Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moringa and Seaweed Noodles: Nutritional Pillars for Eastern Indonesia Community: Mie Kelor dan Rumput Laut: Pilar Nutrisi untuk Indonesia Timur Himawan; Yohanis Irenius Mandik; Imam Mishbach; Frans Augusthinus Asmuruf; Marlin Megalestin Raunsai; Nada Pertiwi Paprian; Liyatin Gea
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 9 No. 4 (2025): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : DPD Jatim Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aimed to enhance the utilization of local resources, namely Moringa oleifera leaves and Eucheuma cottonii seaweed, as functional food through the innovation of healthy noodles. The activity was carried out at Raudhatul Jannah Mosque, involving 40 participants, the majority of whom were housewives and small-scale entrepreneurs. The implementation method included training in the production of moringa and seaweed flour, noodle formulation, organoleptic (hedonic) testing, shelf-life evaluation, and nutrition education. The results showed that noodles formulated with 15% moringa flour and 15% seaweed flour achieved the highest scores across all sensory attributes taste, texture, aroma, and color with an average rating of 4.35 out of 5. Shelf-life evaluation indicated that the noodles remained physically and sensorily stable for up to two weeks when stored in airtight packaging at room temperature, with no mold growth or significant deterioration. This program improved participants’ understanding of functional food (80% of participants), enhanced noodle production skills (20 participants became proficient), and opened opportunities for micro-enterprises based on local food innovation. The moringa–seaweed noodle innovation has the potential to support food security and improve community nutrition in Eastern Indonesia.
Pengenalan Desain Prototipe Alat Pembuat Pakan Ikan bagi Kelompok Oblokhouw Sejahtera Mandiri di Papua Imam Mishbach; Himawan Himawan; Pisi Bethania Titalessy; Lolita Tuhumena; Hardi Hamzah; Nicea Roona Paranoan
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4904

Abstract

Papua memiliki potensi besar dalam sektor perikanan budidaya, tetapi kendala utama yang dihadapi adalah harga pakan yang tinggi dan distribusi yang sulit. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan pengenalan desain prototipe alat pembuat pakan ikan bagi Kelompok Oblokhouw Sejahtera Mandiri di Papua. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang desain alat yang memungkinkan pembudidaya memproduksi pakan secara mandiri dengan bahan baku lokal. Metode kegiatan mencakup survei kebutuhan, sosialisasi konsep desain, diskusi teknis, serta evaluasi kelayakan desain. Kegiatan ini dilaksanakan pada Oktober 2024 di Kampung Yoka dengan melibatkan 11 orang, terdiri dari pembudidaya skala kecil hingga menengah. Sosialisasi memberikan wawasan mengenai pentingnya produksi pakan mandiri, sedangkan diskusi teknis bertujuan menyempurnakan desain agar sesuai dengan kebutuhan pembudidaya. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta, dengan masukan penting terkait kemudahan operasional, sumber energi, dan efisiensi alat. Evaluasi desain mengindikasikan bahwa alat ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada pakan komersial serta meningkatkan keberlanjutan usaha budidaya ikan di Papua. Diharapkan desain prototipe ini dapat menjadi solusi bagi pembudidaya untuk mengakses pakan alternatif yang lebih murah dan mudah diproduksi.