Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor Determinan Strategi Bisnis Usaha Kopra Putih di Katumbangan Lemo Noor Hasana Hakim; Putra, Nur Astaman
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies Vol. 4 No. 2 (2023): VOL. 4, NO. 2 (2023): JE3S, DESEMBER 2023
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/je3s.v4i2.3010

Abstract

This research aims to determine the business determinants of white copra in katumbangan lemo, polewali mandar regency, west sulawesi. The method used in this research is a qualitative method, namely field research, then the results are analyzed descriptively and arranged systematically. The research results show that the determinant factors consist of two things. First, the supporting factors are: (1) investors’ interest in profit sharing in this whitw copra business, (2) farmers’ capital needs which increase during the harvest process, (3) labor intensive, and (4) farmers’ mindset regarding differences prices between white copra managers and businessman who are intermediaries. Second, the inhibiting factors are: (1) many farmers choose to take out loans from banks, (2) capital turnover is not smooth, and (3) white Kopra is very dependent on sungliht.
INTEGRATION OF SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) IN SOCIAL ENTREPRENEURSHIP PRACTICES IN MAROS REGENCY Hidayat, Rahmat; Hakim, Noor Hasana; Muh Syata, Wahyu
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 5 No 1 (2026): hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61912/jeinsa.v5i1.352

Abstract

Penelitian ini menganalisis integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam praktik kewirausahaan sosial serta pengaruhnya terhadap kinerja keberlanjutan di Kabupaten Maros. Kewirausahaan sosial semakin dipandang sebagai instrumen strategis pembangunan daerah, namun bukti empiris mengenai operasionalisasi SDGs pada level kabupaten masih terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan pengumpulan data melalui survei kepada pelaku usaha sosial dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi SDGs berpengaruh signifikan terhadap kinerja keberlanjutan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui orientasi inovasi sebagai variabel mediasi parsial. Pelaku usaha yang menginternalisasi prinsip SDGs terutama pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, pengurangan ketimpangan, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab menunjukkan kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan yang lebih kuat. Orientasi inovasi berperan penting dalam menerjemahkan komitmen normatif SDGs menjadi capaian kinerja yang terukur. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model empiris integrasi SDGs dalam kewirausahaan sosial berbasis konteks lokal serta menegaskan pentingnya dukungan kebijakan dan ekosistem inovasi untuk memperkuat pembangunan daerah berkelanjutan.
Intensi Kewirausahaan Hijau dalam Ekonomi AI: Peran Pendidikan Ekonomi Berorientasi Keberlanjutan, Literasi Keuangan Digital, dan Pola Pikir Eko-Inovasi pada Generasi Z: Green Entrepreneurship Intentions in the AI ​​Economy: The Role of Sustainability-Oriented Economic Education, Digital Financial Literacy, and Eco-Innovation Mindset in Generation Z Habie, Rahmawati Sarizki; Syam, Andi Zulitsnayarti Mardhani; Damasinta, Alfiana; Hakim, Noor Hasana
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 8 No. 2 (2026): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v8i2.3322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan model intensi berwirausaha hijau pada Generasi Z dalam konteks AI economy dengan menguji pengaruh Sustainability-Oriented Economic Education, digital financial literacy, dan eco-innovation mindset. Penelitian ini hadir untuk menjawab kesenjangan dari studi terdahulu yang masih banyak membahas pendidikan kewirausahaan, literasi keuangan, dan Green entrepreneurship secara terpisah, padahal mahasiswa saat ini mengambil keputusan ekonomi langsung di dalam ekosistem platform digital, fintech, kecerdasan buatan, dan tuntutan keberlanjutan lingkungan. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan responden sebanyak 420 mahasiswa dari program studi Pendidikan Ekonomi, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, dan Kewirausahaan di kawasan Indonesia Timur. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode PLS-SEM melalui proses bootstrapping 5.000 subsampel. Hasil pengujian model pengukuran menunjukkan nilai reliabilitas dan validitas yang memadai, dengan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,846–0,889, composite reliability 0,891–0,918, dan AVE 0,621–0,691. Hasil pengujian model struktural membuktikan bahwa Sustainability-Oriented Economic Education dan digital financial literacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap eco-innovation mindset serta Green entrepreneurial intention. Variabel eco-innovation mindset memiliki pengaruh langsung paling kuat terhadap Green entrepreneurial intention sekaligus bertindak sebagai mediator parsial pada kedua hubungan anteseden tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa intensi berwirausaha hijau tidak sekadar dibentuk oleh paparan pengetahuan ekonomi, melainkan sangat ditentukan oleh kapasitas kognitif mahasiswa untuk membayangkan peluang penciptaan nilai ekologis berbasis pemanfaatan teknologi digital.