Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Simulation of Budget Allocation for Stunting Reduction Programs in West Aceh Regency using a Linear Regression Model Laila Nurzanah; Tia Ramadani; Hartomo Ranomiharjo
Journal of Information Technology and Computer System Vol. 1 No. 2 (2025): December
Publisher : CV. Multimedia Teknologi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65230/jitcos.v1i2.63

Abstract

Stunting remains a national priority issue in Indonesia, and West Aceh Regency is one of the regions facing this challenge. The success of stunting reduction programs heavily depends on effective and well-targeted budget allocation. This study aims to develop a budget allocation simulation model for stunting reduction programs in West Aceh Regency using Multiple Linear Regression. Historical program and budget data from the template-data-kabupaten-aceh-barat-stunting.csv dataset were used to train the model. Features such as year, program category (Infrastructure, Empowerment, Health, Other), program name, and a priority score were analyzed to predict the budget amount. The model fitting results show very high performance, with an Adjusted R-squared of 0.989 and an F-statistic of 298.6 (p < 0.001), indicating the model significantly explains the variability in budget allocation. The prioritas (priority) variable was found to be the most statistically significant predictor (p = 0.000). This model was then used to simulate an optimal budget allocation for 2025, with a total recommended budget of IDR 36.50 Billion. The main recommendation focuses on the "Program for Fulfilling Health Efforts" with a simulated allocation of IDR 33.75 Billion. This research demonstrates the potential of predictive modeling as a data-driven decision-making tool for local governments in planning budgets for stunting interventions. Furthermore, this study underscores the critical importance of shifting from historical-based budgeting to evidence-based allocation methods to accelerate national stunting reduction goals effectively.
Peningkatan Eco-Literacy Siswa Melalui Pemanfaatan Botol Plastik Menjadi Vertical Garden di Desa Ujung Teran Bilbi Huzaimi Mahmuda; Laila Nurzanah
Jurnal Pembina Vol. 2 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Multimedia Teknologi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65230/pembina.v2i1.108

Abstract

Permasalahan akumulasi limbah plastik dan minimnya lahan hijau menjadi tantangan lingkungan di wilayah pedesaan yang sedang berkembang, termasuk di Desa Ujung Teran, Kabupaten Karo. Kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan limbah menyebabkan botol plastik bekas sering kali berakhir sebagai residu yang mencemari lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan (eco-literacy) dan kreativitas siswa sekolah dasar melalui program "Botol Hijau". Program ini melatih siswa mentransformasi limbah botol plastik menjadi media tanam produktif berupa vertical garden. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Service Learning yang meliputi tahapan sosialisasi dampak sampah, pelatihan pembuatan wadah tanam, dan praktik penanaman di MIS Al-Hikmah Desa Ujung Teran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan keberhasilan penciptaan instalasi vertical garden yang memanfaatkan limbah rumah tangga. Secara kognitif dan psikomotorik, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengubah perspektif terhadap sampah menjadi sumber daya yang bernilai guna dan estetika. Program ini efektif sebagai media edukasi lingkungan yang aplikatif untuk membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan.
PERAN KKN UINSU: MEMBANGUN SISWA BERAKHLAK MULIA DAN ANTI-BULLYING DI MIS AL HIKMAH DESA UJUNG TERAN Alwi Andika Panggabean; Safria Andy; Laila Nurzanah; Nabila Tri Ananda; Lutfiah Irwani Saragih
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5080

Abstract

Abstract: This study aims to identify the forms of bullying that occur among elementary school students, measure students' perceptions of bullying, and determine the age group most vulnerable to bullying at MIS Al-Hikmah in Ujung Teran Village, Merdeka District, Karo Regency. Through awareness-raising activities conducted by students from the University of Islam Negeri Sumatera Utara's Community Service Program, it was found that bullying most frequently takes the form of physical and social teasing, particularly among fifth and sixth graders. The majority of students (86%) still view bullying as harmless banter without realizing its negative consequences. This study emphasizes the importance of character education based on noble moral values, enhancing students' understanding of bullying, and the active role of teachers, parents, and the school environment in creating a safe and supportive learning environment. The results of the awareness campaign demonstrate the potential for increasing students' awareness and promoting sustainable bullying prevention in Islamic-based elementary school environments. Keywords: elementary school bullying, awareness campaign character education, islamic education bullying prevention   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk bullying yang terjadi di kalangan siswa sekolah dasar, mengukur persepsi siswa terhadap bullying, serta mengetahui kelompok usia yang paling rentan terhadap perundungan di MIS Al-Hikmah Desa Ujung Teran, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo. Melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, ditemukan bahwa bullying paling sering berbentuk ejekan fisik dan sosial, terutama pada siswa kelas 5 dan 6. Sebagian besar siswa (86%) masih menganggap bullying sebagai candaan tanpa menyadari dampak negatifnya. Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan karakter berbasis nilai akhlak mulia, peningkatan pemahaman siswa mengenai bullying, serta peran aktif guru, orang tua, dan lingkungan sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan suportif. Hasil sosialisasi menunjukkan potensi positif dalam meningkatkan kesadaran siswa dan mendorong pencegahan bullying yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar berbasis pendidikan Islam. Kata kunci: bullying sekolah dasar, sosialisasi pendidikan karakter, pendidikan islam pencegahan bullyingÂ