Nur Laily Hidayati
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DIGITALISASI KEUANGAN SANTRI MELALUI SISTEM E-SANTRI DI BPR SYARIAH LANTABUR TEBUIRENG Shiddiq, Jafar; Rama Sultan Duta Alamsyah; Nur Laily Hidayati
TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Syariah Vol 5 No 01 (2024): Tijatorana : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/tj.v5i01.71

Abstract

Pesantren dan lembaga keuangan memang dua hal yang berbeda akan tetapi pondok pesantren sebagai lembaga yang sudah lama hadir dapat melahirkan lembaga lain selain lembaga pendidikan yakni lembaga keuangan, PT BPR Syariah Lantabur Tebuireng lahir dari rahim pondok pesantren Madrasatul Qur'an dan Pondok Pesantren Tebuireng. Hadirnya lembaga keuangan berbasis syariah ini merupakan wujud implementasi dalam berbuat kebaikan. Lantabur telah menjalankan sistem operasionalnya dengan prinsip syariah yang baik serta ditunjang oleh pegawai profesional dan diawasi oleh dewan pengawas syariah yang kompeten sehingga menjadikan lembaga keuangan syariah ini mendapat perhatian dan apresiasi yang besar dari masyarakat terutama kalangan pesantren. Seiring dengan perkembangan dan tantangan zaman semua lembaga perlu berbenah dan mengikuti perkembangan zaman terutama dalam bidang teknologi keuangan, Lantabur telah melakukan semua hal ini demi menunjang pelayanan yang maksimal dengan salah satunya hadir Lantabur Mobile yang mana aplikasi ini sangat bermanfaat bagi mitra maupun nasabah. Transformasi digital ini juga tidak menjadikan Lantabur lupa akan identitas dirinya yang bersala dari pondok pesantren, oleh karena itu Lantabur membuat sistem yang diberinama E-Santri untuk mengajak tranformasi keuangan digital di lingkup pondok pesantren, hal yang dilakukan dari awal adalah dengan mensosialisasikan kepada pondok-pondok besar yang telah mempunyai ribuan santri kemudian mengajar pondok-pondok tersebut untuk bergabung dalam tranformasi digital dalam bidang keuangan di pondok pesantren, hal ini yang menjadikan Lantabur berbeda dari BPRS Pada umumnya
ANALISIS HAMBATAN DAN PELUANG BAGI PEREMPUAN DALAM MENGAKSES PEMBIAYAAN SYARIAH habibi, rakhmaan; Ahmad Syahni; Nur Laily Hidayati
TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Syariah Vol 5 No 02 (2024): Tijatorana : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/tj.v5i02.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan dan peluang yang dihadapi perempuan dalam mengakses pembiayaan syariah. Dengan memahami tantangan dan peluang ini, diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang dapat membantu meningkatkan akses perempuan terhadap pembiayaan syariah, sehingga mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman dan perspektif perempuan dalam mengakses pembiayaan syariah. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan studi kasus untuk menggali informasi dari beberapa perempuan pengusaha yang telah mencoba mengakses pembiayaan syariah.Dari analisis yang telah dilakukan, terlihat bahwa perempuan menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses pembiayaan syariah, termasuk kurangnya literasi keuangan, proses pengajuan yang rumit, dan stigma sosial. Namun, terdapat peluang yang signifikan untuk meningkatkan akses ini melalui kebijakan yang mendukung, pendidikan yang relevan, dan peran aktif lembaga keuangan. Data menunjukkan bahwa dengan intervensi yang tepat, perempuan dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian melalui usaha mereka.
Economic Transformation In The Digital Era: Opportunities, Challenges And Its Impact On Public Welfare Nur Laily Hidayati; Zakiyyah Ilma Ahmad; Syafiul Umam; Muhammad Farid Al Azhar
TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Syariah Vol 7 No 01 (2026): Tijatorana : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah
Publisher : TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The economic transformation in the digital era has transformed various aspects of people's lives through the increasingly widespread use of information and communication technology. This change creates new opportunities for increasing productivity, efficiency, innovation, and expanding access to digital markets and financial services. However, this transformation also presents various challenges, such as the digital divide, low digital literacy, cybersecurity threats, and changing workforce competency requirements. This study aims to analyze the opportunities, challenges, and impacts of the digital economic transformation on public welfare. The method used is library research with a qualitative descriptive approach through the analysis of various scientific sources, such as journals, books, official reports, and relevant publications. The results show that the digital economic transformation contributes positively to improving public welfare through the creation of new jobs, increased income, easier access to economic services, and encouraging the growth of micro, small, and medium enterprises (MSMEs). However, these benefits have not been felt evenly due to gaps in access to technology and digital capabilities. Therefore, synergy is needed between the government, the business world, and the community to improve digital literacy, expand technological infrastructure, and develop inclusive policies so that the digital economic transformation can achieve sustainable public welfare