Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI INTENSITAS MEROKOK PADA SISWA Nasrun Kamarulah; Insan Suwanto; Iip Istirahayu
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) untuk menjelaskan intensitas merokok pada siswa SMA Negeri 4 Singkawang; 2) untuk menjelaskan penerapan Konseling kelompok dengan Teknik Self Management untuk mengurangi intensitas merokok pada siswa SMA Negeri 4 Singkawang; 3) untuk menjelaskan apakah Konseling Kelompok dengan Teknik Self Management dapat mengurangi intensitas merokok pada siswa SMA Negeri 4 Singkawang. Penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-eksperimental design dengan bentuk One Group Pretest -Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singkawang. Sampel penelitian diambil secara purposive dengan jumlah sampel 4 siswa. Teknik Analisis yang digunakan adalah menggunakan perhitungan N-Gain. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada penurunan intensitas merokok siswa setelah diberikan layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Self Management dengan skor N-Gain sebesar 0,29 yang termasuk dalam kategori ringan. Berdasarkan hasil skor N-Gain sebesar 0,29, maka Konseling Kelompok dengan Teknik Self Management dapat mengurangi Intensitas Merokok Pada Siswa SMA Negeri 4 Singkawang.
PENERAPAN SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) UNTUK MENGURANGI STRES AKADEMIK SISWA SMP Slamat Fitriyadi; Abd Basith; Insan Suwanto; Kamaruddin Kamaruddin; Dewi Mariana; Hafiz Astami; Gina Sahara
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.9663

Abstract

Stres akademik adalah tekanan akibat proses pembelajaran yang dihadapi siswa disekolah. SMP Negeri 8 Kota Singkawang merupakan salah satu sekolah terdampak stress akademik yang dialami para siswanya. Banyak siswa mengalami penurunan nilai akademik, melakukan perilaku negatif (mencontek), serta menurunnya motivasi belajar. Untuk mengurangi masalah tersebut dibutuhkan solusi berupa penerapan Spritual Emotional Fredom Technique (SEFT). Tujuan kegiatan pengabdian adalah mengurangi beban stres akademik siswa. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melibatkan jumlah peserta kegiatan yaitu 30 orang siswa yang berasal dari kelas VIII. Kegiatan dilakukan selama 1 kali pertemuan dihari Rabu, 29 Agustus 2025. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah metode partisipasif yang dipadukan dengan strategi pembelajaran berbasis pengalaman yaitu pelibatan siswa secara langsung dari aspek mental dan emosi untuk mengikuti rangkaian tahapan secara maksimal SEFT yang diberikan tim pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar siswa mampu mengikuti dan mempraktikkan tahapan SEFT dengan baik serta melaporkan rasa lebih tenang setelah sesi berlangsung.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V Pada Pembelajaran PPKN SDS Torsina III Singkawang Rotua Kristina Desi. S; Rini Setyowati; Insan Suwanto
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 10, No 1 (2025): VOLUME 10 NUMBER 1 JANUARY 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v10i1.5866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi perbedaan kemampuan berpikir kreatif antara siswa yang mengikuti kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam pembelajaran PPKn di kelas V SDS Torsina III Singkawang, serta 2) Mengevaluasi sejauh mana model pembelajaran Discovery Learning mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran PPKn di kelas tersebut. Penelitian ini menerapkan pendekatan eksperimen dengan metode kuasi-eksperimen, menggunakan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Seluruh siswa kelas V di SDS Torsina III Singkawang menjadi populasi penelitian ini, dengan sampel sebanyak 60 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes esai yang dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa. Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney dan uji Effect Size menggunakan software SPSS 27. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kreatif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam pembelajaran PPKn, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. 2) Model Discovery Learning secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran PPKn, ditunjukkan dengan nilai Cohen's d sebesar 5,467 > 0,8.
Hubungan Penggunaan Tiktok Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas V SDN 89 Singkawang Dayang Teten Sumarni; Evinna Cinda Hendriana; Insan Suwanto
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 10, No 1 (2025): VOLUME 10 NUMBER 1 JANUARY 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v10i1.5817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan penggunaan Tiktok siswa kelas V SDN 89 Singkawang, 2) Mendeskripsikan kepercayaan diri siswa kelas V SDN 89 Singkawang, 3) Mendeskripsikan hubungan penggunaan Tiktok terhadap kepercayaan diri siswa kelas V SDN 89 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 89 Singkawang yang berjumlah 32 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 89 Singkawang yang berjumlah 32 siswa yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket penggunaan Tiktok dan angket kepercayaan diri siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase dan korelasi person product moment yang dianalisis dengan SPSS 23 . Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Penggunaan Tiktok siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 63%, 2) Kepercayaan diri siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82%, 3) Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan Tiktok terhadap kepercayaan diri siswa dengan kategori tinggi/kuat.