Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Actuating Berbasis Motivasi Spiritual dalam Meningkatkan Loyalitas Karyawan Kafe Pena Rasa Ramadhani, Nur Rizkiyah; Fidausi, Zahra Jannatul; Rohmatika, Fina; Ramadhani, Fidya Puji; Aziz, Ahmad Amirul; Zubaidah, Siti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jekobs.v4i4.14835

Abstract

This study aims to examine the application of spiritual motivation-based actuating in increasing employee loyalty at Kafe Pena Rasa, an SME near Trunojoyo University Madura. Using a descriptive qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and documentation. The results show that despite limited resources, low wages, and indirect supervision—conditions that usually cause high employee turnover—employees remain loyal. This loyalty is built through spiritual practices by instilling the intention to work as a form of worship, providing prayer facilities, closing on Fridays, a family culture, and an Islamic work ethic such as muraqabah. This fosters affective loyalty based on emotional bonds and value alignment rather than transactional loyalty based on salary. From the discussion results, it can be concluded that the application of actuating based on spiritual motivation at Kafe Pena Rasa contributes significantly to increasing employee loyalty, even though this effort is still relatively new and faces resource constraints. Therefore, spiritual motivation can be used as an alternative strategy in human resource management in the MSME sector, especially when financial support and material compensation are still limited.   Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan actuating berbasis motivasi spiritual dalam meningkatkan loyalitas karyawan di Kafe Pena Rasa, UMKM di sekitar Universitas Trunojoyo Madura. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa meski sumber daya terbatas, upah rendah, dan pengawasan tidak langsung kondisi yang biasanya menyebabkan turnover tinggi karyawan tetap loyal. Loyalitas ini dibangun melalui praktik spiritual dengan menanamkan niat bekerja sebagai ibadah, menyediakan fasilitas salat, menutup saat Jumat, budaya kekeluargaan, dan etos kerja Islami seperti muraqabah. Hal ini menumbuhkan loyalitas afektif berdasarkan ikatan emosional dan keselarasan nilai bukan loyalitas transaksional berbasis gaji. Dari hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan actuating berbasis motivasi spiritual di Kafe Pena Rasa memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan loyalitas karyawan, meskipun usaha ini masih tergolong baru dan menghadapi keterbatasan sumber daya sehingga motivasi spiritual dapat dijadikan strategi alternatif dalam pengelolaan sumber daya manusia pada sektor UMKM, khususnya ketika dukungan finansial maupun kompensasi material masih terbatas.  
Perkembangan Motorik pada Anak Speech Delay Rohmatika, Fina; Ifadah, Ayunda Sayyidatul; Lilawati, Rr.Agustin
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.3102

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia 4–5 tahun dengan speech delay. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada satu subjek di TK Muslimat NU 27 Yosowilangun, data dikumpulkan melalui observasi partisipan terbatas, dokumentasi, dan klarifikasi dengan guru, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik anak berada pada kategori Mulai Berkembang, dengan peningkatan yang tampak setelah latihan berulang dan pendampingan guru. Hambatan bahasa memengaruhi pemahaman instruksi, perhatian, dan kemampuan menirukan gerakan, sehingga berdampak pada koordinasi, keseimbangan, dan kontrol motorik halus. Temuan ini menegaskan bahwa speech delay tidak hanya memengaruhi komunikasi, tetapi juga perkembangan motorik, sehingga menekankan perlunya intervensi pedagogis terstruktur, stimulasi motorik, dan penggunaan instruksi visual yang disesuaikan kemampuan anak. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan pemahaman interaksi dinamis antara bahasa dan motorik dalam perkembangan anak usia dini, sekaligus memberikan dasar bagi strategi pembelajaran yang holistik dan responsif terhadap kebutuhan anak dengan speech delay.