Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dampak Penggunaan Gadget Pada Perkembangan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Di Desa Kerukunan Kecamatan Bukit Tusam Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2022 Marini Marini; Yusnika Damayanti; Yessy Syahradesi Br Tambunan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.5933

Abstract

Abstract: Anak usia 5-6 tahun merupakan periode emas bagi orangtua untuk mengembangkan potensi yang dimiliki anak secara optimal.Sehingga pertumbuhan dan perkembangan sosial anak dapat berkembang dengan maksimal. Ketika anak-anak berada di usia emas semua informasi akan diserap dengan cepat. Mereka menjadi peniru yang dapat diandalkan, mereka lebih pintar dari yang kita kira, lebih cerdas dari yang terlihat dan akan menjadi dasar pembentukan karakter, kepribadian, dan kemampuan kognitif mereka. Tujuan penelitian dimaksudkan untuk mengetahui, menganalisis dan mengidentifikasi dampak penggunaan gadget pada perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun di Desa Kerukunan Kecamatan Bukit Tusam Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2022. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan spesifikasi penelitian yang bersifat analisis kuantitatif, menggunakan data primer dan data sekunder, instrument penelitian menggunakan kuesioner dan wawancara dengan jumlah populasi 40 anak dan sampel 36 anak. Analisa data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget pada anak dapat mempengaruhi sosial anak seperti kesehatan anak, pertumbuhan anak, perkembangan anak, dan interaksi sosial anak serta dapat menurukan daya konsentrasi dan mengakibatkan kecanduan jika pikiran, perasaan dan perilaku mereka terpaku pada gadget.
PENYULUHAN KESEHATAN SEKSUAL DAN REPRODUKSI REMAJA DI DESA PULONAS BARU, KECAMATAN LAWE BULAN KABUPATEN ACEH TENGGARA Yessy Syahradesi Br Tambunan; Siska Putri Belangi; Yen Risa Sanputri; Nia Afnita Rizana
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.478

Abstract

Masa remaja adalah periode perkembangan kritis yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang kompleks yang memengaruhi perilaku kesehatan seksual dan reproduksi (KSR). Remaja semakin sering menghadapi tantangan kesehatan seksual dan reproduksi yang rumit, termasuk aktivitas seksual prematur, kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi menular seksual (IMS), dan kekerasan berbasis gender, yang seringkali saling terkait dengan faktor psikologis seperti sikap, efikasi diri, kesehatan mental, dan keterampilan komunikasi. Kesehatan seksual dan reproduksi yang baik adalah keadaan sejahtera fisik, mental, dan sosial secara utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. Tujuan kegiatan ini adalah memberi pengetahuan dan menumbuhkan sikap yang terarah tentang kesehatan seksualitas dan reproduksi dari segi ilmu pengetahuan dan pendekatan keagamaan. Bentuk kegiatan adalah penyuluhan. Sasaran kegiatan yaitu remaja usia 12-15 tahun, dengan jumlah peserta 30 orang. Kegiatan berlangsung kurang lebih selama 60 menit, di Balai Desa Pulonas Baru. Hasil evaluasi kegiatan diketahui tingkat pengetahuan remaja yang diukur dengan rentang baik (80%). Keaktifan remaja dalam interaksi selama kegiatan berlangsung juga menjadi indikator yang baik sebagai respon dimensi sikap peduli pada kesehatan reproduksi. Saran kegiatan selanjutnya adalah pendidikan kesehatan jiwa untuk menghadapi perubahan hormonal yang mengakibatkan perubahan mental dan perilaku pada remaja.
BODY IMAGE AND SELF-ESTEEM AS PSYCHOLOGICAL DETERMINANTS OF WOMEN’S REPRODUCTIVE HEALTH BEHAVIOR: A NARRATIVE REVIEW Siska Putri Belangi; Yessy Syahradesi Br Tambunan; Dina Andriani; Fika Lestari
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.555

Abstract

Women’s reproductive health behavior is influenced not only by biological and social factors but also by psychological determinants such as body image and self-esteem. This study aimed to synthesize scientific evidence on the role of body image and self-esteem as psychological determinants of women’s reproductive health behavior. A narrative review design was used, with a literature search conducted in PubMed, Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar for articles published between 2014 and 2025. Studies were selected based on predefined criteria, including those involving women of reproductive age and examining the relationship between body image and/or self-esteem and reproductive or sexual health outcomes. The findings consistently indicated that positive body image and higher self-esteem were associated with better sexual function, greater sexual satisfaction, improved reproductive well-being, and healthier reproductive decision-making. Conversely, negative body image was linked to poorer psychological and sexual well-being. These results highlight the importance of integrating psychosocial interventions into reproductive health promotion to support women’s overall reproductive health outcomes.
Mapping Peer and Family Support Interventions for Cardiometabolic Management in Adults with Diabetes and/or Hypertension: A Scoping Review Dina Andriani Br Karo; Siska Putri Belangi; Fika Lestari; Yessy Syahradesi Br Tambunan; Indri Putri Sari
An Idea Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v5i2.923

Abstract

Diabetes mellitus and hypertension are major cardiometabolic conditions requiring sustained self-management, in which social support from family and peers may facilitate adherence and improve clinical outcomes. However, evidence on the characteristics and implementation of these support interventions remains fragmented. This scoping review aimed to map peer and family support interventions for cardiometabolic management among adults with diabetes mellitus and/or hypertension. A scoping review was conducted following the Arksey and O’Malley framework, with refinements by Levac et al., and reported according to PRISMA-ScR. Literature published in English from 2021 to 2026 was searched in PubMed, Scopus, Web of Science, CINAHL, and Google Scholar. Eligible studies involved adults with diabetes mellitus and/or hypertension and evaluated peer, family, or combined support interventions targeting cardiometabolic management. Data were synthesized descriptively and narratively. Methodological quality was assessed using the appropriate Joanna Briggs Institute (JBI) critical appraisal tools. Nine studies were included, comprising randomized controlled trials, quasi-experimental studies, and a single-arm interventional study. Five studies were conducted in Indonesia, with others from China, the United States, Iran, and India. Interventions included family self-management programs, health coaching, family empowerment, telenursing, patient-family partnerships, peer support, and community-based education. Reported outcomes included improved glycemic control, blood pressure control, self-management, dietary and sodium adherence, medication adherence, treatment compliance, patient-family engagement, self-care, and quality of life. JBI appraisal scores ranged from 76.9% to 100%. Peer and family support interventions demonstrate potential to improve both clinical and behavioral outcomes in adults with diabetes mellitus and/or hypertension. Their integration into community and healthcare-based cardiometabolic management may strengthen sustained self-management and treatment adherence.