Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Leverage Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Agustina Dianova; R Paulus Widyalasmono WS
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6916

Abstract

Kompetitifnya era persaingan industri membuat perusahaan harus berusaha dalam menjaga keberlangsungan hidupnya. Salah satu cara untuk menjaga keberlangsungan hidup perusahaan yaitu dengan meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif. Penelitian ini menggunakan perusahaan sektor Consumer Non Cyclical yang terdaftar dis BEI Periode 2020-2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Diperoleh data penelitian berjumlah 330 sampel. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: uji statistik deskriptif, outer model, inner model serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage dan profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Tingginya leverage dapat meningkatkan nilai perusahaan. Investor memiliki pandangan baik terhadap manajemen untuk mengelola perusahaan yang mendapatkan dana melalui hutang, sehingga semakin meningkatnya hutang maka nilai perusahaan juga semakin meningkat. Pada sisi profitabilitas, tingginya profitabilitas menunjukkan kinerja perusahaan yang baik yaitu dengan menghasilkan laba yang maksimal. Adanya laba yang maksimal dapat menarik investor untuk berinvestasi sehingga meningkatkan harga saham yang berimbas pada meningkatnya nilai perusahaan.
Dampak Narsisme CEO dan (Environment, Social, Governance) ESG Terhadap Nilai Perusahaan: Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Agustina Dianova
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh narsisme Chief Executive Officer (CEO) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap nilai perusahaan pada sektor manufaktur sektor makanan dan minuman di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 135 sampel perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2023. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narsisme CEO berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan praktik ESG berpengaruh positif signifikan. CEO dengan tingkat narsisme tinggi cenderung mengambil keputusan yang berisiko dan berorientasi pada diri sendiri, sehingga berdampak negatif terhadap kepercayaan pasar dan nilai perusahaan. Sebaliknya, perusahaan yang menerapkan praktik ESG secara konsisten mampu memperkuat reputasi, membangun kepercayaan investor, dan meningkatkan nilai pasar mereka.
Dampak Narsisme CEO dan (Environment, Social, Governance) ESG Terhadap Nilai Perusahaan: Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Agustina Dianova
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1538

Abstract

and Governance (ESG) terhadap nilai perusahaan pada sektor manufaktur sektor makanan dan minuman di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 135 sampel perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2023. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narsisme CEO berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan praktik ESG berpengaruh positif signifikan. CEO dengan tingkat narsisme tinggi cenderung mengambil keputusan yang berisiko dan berorientasi pada diri sendiri, sehingga berdampak negatif terhadap kepercayaan pasar dan nilai perusahaan. Sebaliknya, perusahaan yang menerapkan praktik ESG secara konsisten mampu memperkuat reputasi, membangun kepercayaan investor, dan meningkatkan nilai pasar mereka