Dwi Warna Aju Fatmawati
Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENERAPAN PENCEGAHAN COVID-19 DALAM MENJAGA POLA HIDUP SEHAT MASYARAKAT KELURAHAN SEKARPUTIH Agustin Wulan Suci Dharmayanti; Fajar Risqi Zaenulloh; Tecky Indriana; Dina Tsalis Wildana; Dwi Warna Aju Fatmawati; Lusi Hidayati
Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jember Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jember
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpmunej.v1i2.186

Abstract

Coronavirus is a new type of virus that originated in the Chinese city of Wuhan and infected almost all residents worldwide. Coronavirus has a good and bad impact on social life. One of the good effects is the reduced use of motorized vehicles and air pollution, but the bad impact that is caused is the bad effect, namely that many people have been affected by this pandemic, such as the middle- and lower-class people because the economic factor is one of the most important problems. The spread of this virus is not only limited to the physical but also impacts a person's psychology. We did community service activities in Sekarputih Village, Tegalampel District, Bondowoso Regency. The activities included surveying community needs, program planning, and implementation stages. One of the implementations of breaking the spread of Covid-19 was implementing a healthy lifestyle by utilizing the yard for planting toga plants (family medicinal plants) and providing information related to Covid-19 to the community. This activity was assisted by the RT.02 RW.01 Sekarputih Village community. In addition to this implementation, this activity is expected to prepare Sekarputih Village for the provincial-level radiant village and tough village competitions to represent Bondowoso Regency
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Guna Mencegah Penyebaran Infeksi Virus Hanif Mufti Al Islam; Agustin Wulan Suci Dharmayanti; Dwi Warna Aju Fatmawati; Tecky Indriana; Dina Tsalist Wildana; Ali Badrudin
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi virus masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena tingginya risiko penularan serta dampaknya terhadap morbiditas, mortalitas, dan produktivitas. Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu strategi efektif untuk mencegah penyebaran infeksi virus, namun tingkat pengetahuan masyarakat masih perlu ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan perilaku masyarakat dalam menerapkan PHBS sebagai upaya pencegahan infeksi virus di Perumahan Mangga 5 Gang 1, Desa Prajekan Kidul, Kabupaten Bondowoso. Metode yang digunakan adalah Action Research dengan pendekatan Participatory Action Program selama 45 hari yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Edukasi diberikan melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, poster, infografis, dan video pengingat melalui grup WhatsApp. Materi mencakup enam langkah cuci tangan pakai sabun, etika batuk, dan pola hidup sehat. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi serta observasi terhadap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesiapan perilaku pada seluruh aspek yang dievaluasi. Sebelum edukasi, sebagian besar peserta hanya memahami materi secara terbatas, sedangkan setelah edukasi peserta mampu memahami dan menerapkan praktik PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan perilaku terlihat dari meningkatnya kebiasaan mencuci tangan dengan benar, menerapkan etika batuk, serta menjalankan pola hidup sehat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi PHBS secara partisipatif efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapan masyarakat dalam mencegah penyebaran infeksi virus sehingga berpotensi mendukung upaya pencegahan penyakit menular di tingkat komunitas.