Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Jarak Tanam Pada Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Pisang Di Lahan Terbuka Silvia siska Halawa; Namyra Olivia Gulo; Darma Sah Tatema Laoli; Yakin Anugerah Laoli; Oscar Zemen Zebua; Yoel Melsaro Larosa
Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Vol. 2 No. 2 (2025): PENARIK - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/penarik.v2i2.642

Abstract

This study aims to determine the effect of different planting distances on the growth and yield of banana plants in open fields. The research was conducted experimentally using a Randomized Complete Block Design (RCBD) with four spacing treatments: 2 x 2 m, 2.5 x 2.5 m, 3 x 3 m, and 3.5 x 3.5 m, each repeated four times. Observed parameters included plant height, number of leaves, stem diameter, number of bunches, bunch weight, and number of fruits per bunch. The results showed that planting distance significantly affected banana plant growth and yield. The 3 x 3 m spacing treatment produced the best vegetative growth and the highest yield compared to the other treatments. Therefore, a 3 x 3 m spacing is recommended for banana cultivation in open fields to achieve optimal results.
PENYULUHAN PEMANFAATAN PESTISIDA NABATI DAUN SIRIH SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN HAMA ULAT GRAYAK PADA TANAMAN JAGUNG DI DESA TUGALA LAURU KECAMATAN LAHEWA TIMUR KABUPATEN NIAS UTARA Arif Indra Jaya Gea; Iren Forjun Telaumbanua; Martirah Warni Zendrato; Enjel Kristiani Zalukhu; Enjelita Telaumbanua; Namyra Olivia Gulo; Rahmad Winanda Telaumbanua; Romanus Restu Gulo; Feberkat Abdi Mosinema Waruwu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3075-3082

Abstract

Serangan hama ulat greyak (Spodoptera frugiperda) merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya tanaman jagung karena dapat menurunkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Pengendalian hama yang masih didominasi oleh penggunaan pestisida sintetis berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan mengenai pemanfaatan pestisida berbahan daun sirih (Piper betle L.) dilakukan sebagai upaya memperkenalkan alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan kepada petani di Desa Tugala Lauru, Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani mengenai pembuatan dan penggunaan pestisida nabati serta mengkaji penerapannya secara langsung pada tanaman jagung. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan penyuluhan, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani memberikan respon positif terhadap penyuluhan bahan dan mampu memahami proses pembuatan serta aplikasi pestisida nabati daun sirih. Hasil observasi lapangan juga menunjukkan bahwa penerapan pestisida nabati daun sirih berpotensi menekan serangan hama ulat greyak yang ditandai dengan berkurangnya kerusakan daun dan aktivitas larva pada tanaman jagung. Selain mudah diperoleh dan dibuat, pestisida nabati daun sirih dinilai lebih ekonomis dan ramah lingkungan sehingga berpotensi menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pengendalian hama dan penerapan budidaya jagung yang berkelanjutan.