Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pertumbuhan Kacang Tanah Di Media Tanam Yang Berbeda (Tanah, Kompos, Dan Pasir) Lilis Sartika Gulo; Enjelita Telaumbanua; Gustin Fanolo Bate'e; Perti Citra Damarni Waruwu; Newyear Risman Jaya Harefa; Yoel Melsaro Larosa
Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Vol. 2 No. 2 (2025): PENARIK - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/penarik.v2i2.625

Abstract

This study aims to evaluate the effects of different growing media—soil, compost, and sand—on the growth of peanut (Arachis hypogaea L.) plants. The experiment was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with three treatments and five replications. Growth parameters including plant height, number of leaves, and root length were observed over an eight-week period. The results indicated that the type of growing medium had a significant effect on all measured parameters. Plants grown in compost exhibited the highest average plant height and number of leaves, followed by those grown in soil. In contrast, sand produced the lowest growth performance. Although the longest root length was observed in plants grown in sand, this was likely a response to water and nutrient stress. Compost proved to be the most effective medium for supporting healthy and uniform peanut growth. These findings suggest that compost, as an organic-rich growing medium, can significantly improve peanut cultivation and serve as a sustainable option for areas with limited fertile soil.
PENYULUHAN PEMANFAATAN PESTISIDA NABATI DAUN SIRIH SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN HAMA ULAT GRAYAK PADA TANAMAN JAGUNG DI DESA TUGALA LAURU KECAMATAN LAHEWA TIMUR KABUPATEN NIAS UTARA Arif Indra Jaya Gea; Iren Forjun Telaumbanua; Martirah Warni Zendrato; Enjel Kristiani Zalukhu; Enjelita Telaumbanua; Namyra Olivia Gulo; Rahmad Winanda Telaumbanua; Romanus Restu Gulo; Feberkat Abdi Mosinema Waruwu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3075-3082

Abstract

Serangan hama ulat greyak (Spodoptera frugiperda) merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya tanaman jagung karena dapat menurunkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Pengendalian hama yang masih didominasi oleh penggunaan pestisida sintetis berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan mengenai pemanfaatan pestisida berbahan daun sirih (Piper betle L.) dilakukan sebagai upaya memperkenalkan alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan kepada petani di Desa Tugala Lauru, Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani mengenai pembuatan dan penggunaan pestisida nabati serta mengkaji penerapannya secara langsung pada tanaman jagung. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan penyuluhan, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani memberikan respon positif terhadap penyuluhan bahan dan mampu memahami proses pembuatan serta aplikasi pestisida nabati daun sirih. Hasil observasi lapangan juga menunjukkan bahwa penerapan pestisida nabati daun sirih berpotensi menekan serangan hama ulat greyak yang ditandai dengan berkurangnya kerusakan daun dan aktivitas larva pada tanaman jagung. Selain mudah diperoleh dan dibuat, pestisida nabati daun sirih dinilai lebih ekonomis dan ramah lingkungan sehingga berpotensi menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pengendalian hama dan penerapan budidaya jagung yang berkelanjutan.