Amliansyah Amliansyah
Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA GASING MELALUI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA SISWA KELAS V SDN.100206 PINTU PADANG Afdhal Ilahi; Nurbaiti Nurbaiti; Zulfadli Zulfadli; Mira Yanti Siregar; Nurmaisyah Pulungan; Amliansyah Amliansyah
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 1 (2024): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i1.1

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pengenalan model pembelajaran untuk materi matematika perkalian bagi peserta didik tingkat Sekolah Dasar. Tujuan dari penggunaan metode pembelajaran ini adalah untuk membantu Peserta didik memahami dan meningkatkan prestasi peserta didik pada materi matematika perkalian dengan menggunakan matode gasing dan membuat Peserta didik lebih partisipatif dalam pembelajaran. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Peserta didik sekolah dasar negeri 100206 Pintu Padang kelas V yang berjumlah 30 Peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan model Quantum Teaching, yakni guru dan siswa melakukan pembelajaran dengan cara bermain sambil belajar. Metode yang digunakan dalam penyampaian pembelajaran adalah dengan metode Gasing, yaitu dengan melibatkan peserta didik secara aktif dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran ini, Pengajar menyampaikan sekilas tentang materi perkalian. Selain untuk mereview kembali ingatan Peserta didik, hal ini juga dimaksudkan untuk mengetahui seberapa dalam pengetahuan Peserta didik pada materi ini. Metode Gasing yaitu pelibatan Peserta didik dalam , dimulai dari membangun pertanyaan yang mengarahkan Peserta didik mendefinisikan sendiri konsep pangkat dua, melibatkan Peserta didik secara aktif dalam pengoperasian media pembelajaran, hingga menilai sendiri jawaban Peserta didik dalam pemberian soal dan menyimpulkan hasil pembelajaran Peserta didik. Manfaat yang dapat diperoleh oleh peserta didik dari kegiatan PKM ini antara lain dapat menciptakan suasana belajar yang berbeda, karena biasanya pembelajaran matematika di sekolah dasar disampaikan dengan ceramah saja, sementara pada pembelajaran ini digunakan media pembelajaran yang mendukung Peserta didik untuk menyentuh, merasakan sendiri dan mencari solusi secara mandiri. Proses pembelajaran yang melibatkan Peserta didik secara langsung dan menyenangkan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman Peserta didik dan secara otomatis hasil belajar Peserta didik juga akan meningkat.
The Swiftlet Nest Business of Gua Sibarasok: A Historical Study in Pasar II Singkuang Village, Muara Batang Gadis District, Mandailing Natal Regency (1989-2020) Amliansyah Amliansyah; Ulfah Nury Batubara; Deka Maita Sandi; Henry Harahap
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 7, No 1 (2025): May 2025
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v7i1.9954

Abstract

This study investigates the history of the swiftlet nest business at Gua Sibarasok in Pasar II Singkuang Village, Muara Batang Gadis District, Mandailing Natal Regency. It aims to describe the historical background of the business's emergence and analyze its socio-economic impact on the community. This qualitative study employs a historical method encompassing four stages: heuristic, source criticism, interpretation, and historiography. Findings reveal that the swiftlet nest business at Gua Sibarasok originated from the cave's discovery in 1989. Initially, it was privately managed. However, in 1990, the Singkuang Village community claimed rights to Gua Sibarasok, establishing it as a community-owned enterprise with management subsequently transferred to PT Mujur Timber. In 1993, the Singkuang Village community formed KUD Singkuang to manage Sibarasok Cave. Yet, in 1999, KUD Singkuang handed over management to PT Anugerah Langkat Makmur, which continues to manage it today. The presence of Sibarasok Cave, containing high-quality swiftlet nests, has significantly contributed to improving the economy and generating employment for the residents of Pasar II Singkuang Village. Despite these positive contributions, the swiftlet nest business at Sibarasok Cave has also led to negative impacts, including various community conflicts and environmental degradation.