Yusuf Idin Adhar
Universitas Mbojo Bima

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Mendorong Inovasi Perempuan pada Workshop Perempuan Inovasi Muhammad Wardhani; Ariani Rosadi; Yusuf Idin Adhar; Muh Addarunnafis
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jippma.v2i2.1412

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta keterampilan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi perempuan dalam mendukung inovasi dan kemandirian ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk Workshop Perempuan Inovasi yang diselenggarakan oleh Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Universitas Mbojo Bima bekerja sama dengan Markoding Digital Hub. Permasalahan utama yang dihadapi adalah masih rendahnya pemahaman perempuan terhadap teknologi AI serta terbatasnya akses terhadap pelatihan berbasis teknologi terkini. Metode pelaksanaannya meliputi pelatihan konsep, praktik langsung penggunaan tools AI, serta pendampingan dalam pengembangan ide kreatif berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar AI serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi tersebut untuk pembuatan konten, pengembangan usaha, dan pemasaran digital. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam mengadopsi teknologi sebagai sarana inovasi. Dengan demikian, pelatihan ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan perempuan berbasis teknologi serta mendorong terciptanya ekosistem inovasi yang inklusif di era digital.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digitalsertaketerampilanpemanfaatankecerdasanbuatan(ArtificialIntelligence/AI) bagi perempuan dalam mendukung inovasi dan kemandirian ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakandalambentukWorkshopPerempuanInovasiyangdiselenggarakanolehProgramStudiSistemdanTeknologiInformasiUniversitasMbojoBimabekerjasamadengan Markoding Digital Hub. Permasalahan utama yang dihadapi adalah masih rendahnya pemahaman perempuan terhadap teknologi AI serta terbatasnya akses terhadap pelatihan berbasis teknologi terkini. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan konseptual, praktik langsung penggunaan tools AI, serta pendampingan dalam pengembangan ide kreatif berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar AI serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi tersebut untuk pembuatan konten, pengembangan usaha, dan pemasaran digital. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam mengadopsi teknologi sebagai sarana inovasi. Dengan demikian, pelatihan ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan perempuan berbasis teknologi serta mendorong terciptanya ekosistem inovasi yang inklusif di era digital.
Penguatan Literasi Digital Multimodal Melalui Edukasi Public Speaking dan Jurnalistik Bagi Generasi Z Ariani rosadi; Muhammad Wardhani; Yusuf Idin Adhar; Muh. Addarunnafis; Salsabila Juliarti; Aulia Aprioni Putri; Ratu Sabrina; Bahtiar Bahtiar
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jippma.v2i01.1003

Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah cara Generasi Z mengakses, memahami, dan memproduksi informasi melalui berbagai bentuk multimodal yang mengombinasikan teks, visual, audio, dan video. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil penguatan literasi digital multimodal melalui education public speaking dan jurnalistik bagi siswa SMAN 1 Woha Kabupaten Bima. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif partisipatif melalui penguatan literasi, penyampaian materi interaktif, diskusi, serta simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan pemahaman siswa terhadap literasi digital multimodal, kesadaran terhadap bahaya hoaks, serta kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi lisan. Integrasi edukasi public speaking dan jurnalistik terbukti mengubah mindset dalam membangun literasi media yang kritis dan bertanggung jawab bagi Generasi Z di era digital.