Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PKM SOSIALISASI DAN EDUKASI DETERJEN RAMAH LINGKUNGAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DAN KELURAHAN SUKATANI TAPOS DEPOK Anik Pujiati; Kasih Haryo Basuki; Nurdeni Nurdeni
Jubaedah : Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah)
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jub.v4i1.159

Abstract

Environmental problems are global problems that require a helping hand from all the people of the earth. Water, air and land pollution is increasing due to human behavior. Detergent in everyday life is a basic need for all citizens. Sometimes people do not feel guilty if it turns out that detergent waste can contribute to environmental pollution. Even though there have been many discoveries and journals that discuss the damage caused and there are other alternatives that are more environmentally friendly. So, this community service program aims to provide education and outreach about environmentally friendly detergents that are also pocket friendly. By practicing together to make detergent like this, it is hoped that PKK women can apply the knowledge they have gained so that they can make their own detergent according to their needs and also an environmentally friendly detergent. People can save more and their waste products are also safe and reduce environmental pollution
Pengaruh Model Pembelajaran Terbimbing terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Sari, Ilmala Febita; Wiratomo, Yogi; Pujiati, Anik
Himpunan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2023): Himpunan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika yang dimiliki oleh peserta didik khususnya dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas X SMK. Metode penelitian kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan sampel eksperimen yaitu peserta didik kelas X yang diajarkan dengan model pembelajaran penemuan terbimbing dan sampel kontrol yaitu peserta didik kelas X yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan uji normalitas data menggunakan uji Chi Kuadrat menunjukkan bahwa data atau sampel berdistribusi normal. Pada hasil perhitungan uji homogenitas data menggunakan uji Fisher menunjukkan bahwa variansi kedua data atau sampel homogen. Hasil penelitian menyimpulkan terdapat penaruh model pembelajaran penemuan terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel yaitu 5,32 > 1,671.
PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK PRODUK RAMAH LINGKUNGAN DI SMKN 25 JAKARTA Basuki, Kasih Haryo; Pujiati, Anik; Kristiyanto, Kristiyanto
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i4.1144

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMKN 25 Jakarta merupakan undangan kerjasama dari sekolah kepada tim pengadian masyarakat. Pada saat guru dan peserta didik akan mengikuti sebuah agenda lomba karya ilmiah maka guru mencari narasumber yang memahami konsep mengenai pengolahan limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai, sehingga bertemu dengan tim pengabdian masyarakat. Maka selaras dengan tujuan dari tim kegiatan pengadian ini memasyarakatkan cinta lingkungan pada peserta didik. Pelatihan terdiri dimulai dari penyuluhan pemanfaatan limbah jelantah, bagaimana mekanisme pengumpulan di masyarakat sampai praktek pengolahan minyak jelantah menjadi produk yaitu sabun batang dan lilin aromaterapi. Hasil penyuluhan peserta didik sangat antusias dengan kegiatan diketahui dari diskusi dan banyaknya pertanyaan kritis para peserta didik, dari hasil survei bisa diketahui peserta didik senang dengan ilmu baru yang didapat dan juga cara penyampaian dan bisa praktek bersama. Harapannya dari kegiatan ini bukan menang kalahnya peserta didik dalam mengikuti lomba tapi melatih kesadaran dan keterampilan peserta didik dalam pemanfaaatan limbah di keluarga masing-masing.
Gerakan Cinta Lingkungan Melalui Kegiatan Green School di SDS Arruhaniyah 2 Jakarta Utara Nurdeni, Nurdeni; Pujiati, Anik; Napis, Napis; Susanto, Novita
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v3i2.252

Abstract

Green school merupakan program suatu lembaga pendidikan yang bertujuan untuk menjaga, memelihara, dan membangun lingkungan hijau di sekolah. Salah satu kegiatannya adalah penghijauan sekolah. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu (1) masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan mengenai penghijauan sekolah, (2) masih kurangnya kesadaran dan kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan hidup, (3) belum adanya pelatihan dan sosialisasi tentang gerakan penghijauan dan budidaya tanaman hias. Tim pengabdian kepada masyarakat program studi pendidikan Matematika FMIPA Universitas Indraprasta PGRI, mencoba menawarkan solusi penyuluhan serta demonstrasi atau aplikasi tata cara penanaman yang baik melalui kegiatan ini tentang green school kepada keluarga besar SDS Arruhaniyah 2 Jakarta Utara. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi atau pemantauan. Hasil yang dicapai yaitu warga sekolah, terutama siswa mendapatkan pengetahuan tentang tata cara menanam tanaman hias yang tidak memakan ruang atau tempat yang luas, tetapi bisa memanfaatkan ruang atau lahan yang sempit atau terbatas, yaitu dengan menanam tanaman hias yang digantung. Konsep green school tidak hanya yang memiliki banyak tanaman penghijauan, namun lebih dari itu mencakup konsep pengelolaan lingkungan, pengelolaan sampah sekolah, seluruh warga sekolah harus terlibat dalam menjaga kebersihan dan penghijauan lingkungan sekolah, upaya agar lingkungan sekolah tidak banyak menghasilkan sisa konsumsi, dengan mengolah sisa konsumsi seluruhwarga sekolah sehingga menjadi sekolah yang benar-benar green school.
Resiliensi dan Disposisi Matematis Mahasiswa Pendidikan Matematika Retariandalas, Retariandalas; Pujiati, Anik
Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Derivat (Desember 2023)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jderivat.v10i3.5096

Abstract

Disposisi dan resiliensi matematis mempunyai peran penting dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan disposisi matematis dan resiliensi matematis mahasiswa pendidikan matematika dan korelasinya. Sampel pada penelitian yaitu mahasiswa program studi pendidikan matematika semester 4 yang berjumlah 114 orang diambil secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor disposisi dan resiliensi matematis mahasiswa masuk dalam golongan sedang. Dari hasil analisis korelasional menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang lemah antar kedua variabel. Untuk hasil regresi diperoleh nilai sig kurang dari 0,05 maka secara regresi dapat diketahui terdapat pengaruh antara variabel disposisi dan resiliensi matematis.
PELATIHAN DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK SABUN RAMAH LINGKUNGAN Kristiyanto, Kristiyanto; Pujiati, Anik; Retariandalas, Retariandalas
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/vmne0x37

Abstract

Hidup sehat menjadi tolok ukur bagaimana masyarakat menerapkan tata cara dalam kehidupannya sehari-hari, terutama dalam menggunakan bahan-bahan non pangan. Salah satunya adalah membuat dan mengembangkan sabun (herbal) yang ramah lingkungan. Jenis sabun ini, menjadi bagian dari respon atas semakin meluasnya penggunaan sabun yang berbahan kimia berbahaya, karena jenis sabun ini, tidak hanya berdampak negatif terhadap kulit atau badan, tetapi juga bagi lingkungan sekitarnya. Sehingga untuk mengurangi dampak negatif tersebut, sabun ramah lingkungan dapat menjadi salah satu solusinya. Oleh karena itu, sosialisasi dengan melakukan pelatihan dan praktik cara atau proses pembuatannya menjadi tahapan strategis. Selain sosialisasi, perlu  juga memahamkan atau menguatkan kembali ranah pengetahun lokal masyarakat (local knowledge), terutama dikalangan peserta didik sekolah, agar kedepannya mereka bisa memanfaatkan kembali bahan-bahan lokal sekitarnya, yang sudah tersedia secara cuma-cuma sebagai bahan untuk sabun atau sejenisnya yang tentunya memiliki kandungan yang ramah lingkungan dan baik bagi kesehatan badan serta lingkungan sekitar.
Dinamika Pola Adaptasi dan Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Sistem Jamban (Konservasi Air) Kristiyanto, Kristiyanto; Pujiati, Anik; Retariandalas, Retariandalas
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 3 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i3.16646

Abstract

Kekeringan salah satu masalah di pedesaan, di mana masalah ini berdampak pada produktivitas pertanian dan lainnya, terutama hilangnya pendapatan lokal masyarakat, sehingga banyak masyarakat lokal mengadu nasib ke kota. Sebagaimana diketahui bersama, bahwasanya kekeringan bagian dari adanya dampak perubahan iklim dan penggunaan lahan, di mana berdampak atau menyebabkan hilangnya sumber daya air, yang seharusnya areal pedesaan ini, termasuk ekosistem hutan atau dataran tinggi. Oleh karena itu, tujuan dari studi ini, lebih memahami respon masyarakat lokal dalam menghadapi masalah kekeringan, di samping bagaimana pola adaptasi yang telah dilakukan, sehingga metode yang digunakan dengan melakukan pengamatan langsung dan interview, dengan melakukan FGD, yang di dalamnya terdapat beberapa masyarakat petani dan tokoh masyarakat setempat, kurang lebih 10 orang. Hasil dalam studi ini, menunjukkan bahwa masyarakat lokal terus berupaya secara aktif dan dinamis, satu di antaranya dengan metode tangkap air atau sistem Jamban di sekitarnya, metode ini digunakan untuk menanggapi dampak perubahan iklim dan perubahan penggunaan lahan dalam memperoleh ketersediaan air dalam kehidupannya, di samping digunakan sebagai irigasi untuk lahan pertanian secara kontinu dan berkelanjutan untuk memperoleh hasil produktivitas pertanian yang tinggi. Oleh karena itu, sistem Jamban salah satu solusi alternatif dalam menanggapi dampak perubahan iklim dan penggunaan lahan di pedesaan, dan menjadi satu bentuk paradigma konservasi air dalam menyuplai lahan pertanian, dan lainnya secara baik, hal ini, terutama untuk mengembangkan ekonomi lokal masyarakat dalam mencapai kesejahteraan di pedesaan.