Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Stop Gadget dalam Meningkatkan Kesadaran Penggunaan Gadget pada Siswa Sekolah Dasar Nur Hazizah; Mutmainnah; Nuranisa; Ainul Hayati; Harmilawati
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.456

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi digital. Meskipun gadget memberikan berbagai manfaat, seperti kemudahan akses informasi dan peningkatan literasi digital, penggunaan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan perilaku anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai penggunaan gadget secara bijak melalui program sosialisasi “Stop Gadget”. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari 2026 di tiga sekolah dasar di Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, yaitu SD Negeri 37 Bua, SD Negeri 163 Lempangan, dan SD Negeri 195 Balangpangi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif yang meliputi penyampaian materi, pemutaran video edukatif, permainan edukatif, serta simulasi aktivitas non-gadget. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, di mana skor rata-rata pre-test sebesar 24,53 (61,32%) meningkat menjadi 32,37 (80,97%) pada post-test. Siswa mulai menyadari dampak negatif penggunaan gadget serta munculnya kesadaran untuk mengurangi penggunaan. Selain itu, siswa juga mulai mengenal alternatif kegiatan positif tanpa gadget. Program ini terbukti efektif dalam menanamkan kesadaran dini dan mengubah pola pikir siswa terhadap teknologi. Pentingnya kegiatan ini terletak pada kemampuannya membangun ekosistem digital yang sehat bagi anak melalui pendekatan edukasi yang menyenangkan, yang diharapkan dapat berkelanjutan dengan dukungan guru dan orang tua untuk mencegah ketergantungan gadget jangka panjang.
Pelatihan Bimbingan Konseling Pada Kader PIK M di Kampus UIAD Sinjai Dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Suriyati; Suriati; Rahmatullah; Mutmainnah; Riska
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 3 No 2 (2024): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v3i2.3087

Abstract

Self-confidence is a positive evaluation of oneself, including attitudes towards personal beliefs and abilities in facing life as well as a comprehensive view of oneself. Self-confidence shows a positive assessment of an individual's competence or skills. Therefore, holding a counseling guidance training for PIK M cadres to increase self-confidence. The objectives to be achieved in this research are: (1) increase cadres' understanding of self-confidence, (2) cadres can have self-confidence, (3) can solve problems experienced by cadres in terms of lack of self-confidence through counseling guidance. Researchers use the Service learning method with three stages: planning stage, implementation stage, reflection stage. The solution given is to give appreciation to the cadres, suggesting that they continue to practice, increase their reading and vocabulary. The results of this training show that the implementation was carried out from start to finish, cadres already understood what self-confidence is like, and there were several cadres who were able to prove their self-confidence by appearing to speak in public