Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) di PAUD Cempaka Desa Pantai Labu Pekan Siti Khodijah Lubis; Elya Siska Anggraini; Aman Simaremare; Sariana Marbun; Wan Nova Listia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34097

Abstract

Abstrak Alat Permainan Edukatif (APE) menjadi salah satu sarana penting dalam media pembelajaran anak usia dini, namun masih banyak guru PAUD yang menghadapi keterbatasan dalam kreativitas mengembangkan dan memanfaatkannya secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pengalaman, keterampilan, dan sikap guru PAUD Cempaka Desa Pantai Labu Pekan melalui kegiatan pendampingan pembuatan APE. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Mitra sasaran terdiri atas 11 guru PAUD Cempaka Desa Pantai Labu Pekan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata post-test dibandingkan pre-test, serta uji Wilcoxon mengonfirmasi terdapat perbedaan signifikan. Perihal ini menunjukkan bahwa pendampingan pembuatan APE efektif meningkatkan pengetahuan, pengalaman, keterampilan, dan sikap guru PAUD. Pendekatan berbasis praktik dan kolaborasi terbukti memperkuat kompetensi guru serta mendukung pembelajaran yang lebih kreatif dan sesuai kebutuhan anak usia dini. Kata kunci: pendampingan; pembuatan; alat permainan edukatif; anak usia dini. Abstract Educational Toys (APE) are an important tool in early childhood education, but many early childhood teachers still face limitations in their creativity in developing and utilizing them optimally. This community service activity aims to enhance the knowledge, experience, skills, and attitudes of early childhood education teachers at Cempaka PAUD, Pantai Labu Pekan, through a mentoring program for the creation of APE. The implementation method comprises three stages: preparation, activity execution, and evaluation. The target participants consist of 11 early childhood education teachers at Cempaka PAUD, Pantai Labu Pekan. The results showed an increase in the average post-test score compared to the pre-test, and the Wilcoxon test confirmed a significant difference. This indicates that the APE creation mentoring program effectively improved the knowledge, experience, skills, and attitudes of early childhood education teachers. The practice-based and collaborative approach proved to strengthen teachers' competencies and support more creative and child-centered learning. Keywords: mentoring; creation; educational toys; early childhood.
Implementation of Content Differentiation in Early Childhood Education Learning at Medan City Sekolah Penggerak Siti Khodijah Lubis; Wan Nova Listia; Dwi Septi Anjas Wulan; Elya Siska Anggraini; Sariana Marbun
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 3 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i3.6023

Abstract

This research aims to investigate the implementation of content differentiation in early childhood education at Medan City Medan Sekolah Penggerak. The method employed is qualitative research, utilizing purposive sampling. Interviews, observations, and documentation were conducted as data collection techniques. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification, while for data validity, source triangulation is used. The results showed that PAUD units in Medan City Sekolah Penggerak have implemented content differentiation by adjusting teaching materials based on children's readiness, interests, and learning styles. Teachers utilize various learning media and technology and provide space for children's active participation. Challenges faced by teachers include limited time, children's abilities, facilities, and teachers' skills in creating varied materials. Training, improved facilities, and collaboration between teachers are needed to optimize the implementation of content differentiation.
Evaluasi Program Hut RI di TK Negeri Pembina Sunggal Melalui Model CIPP Nabila Riyani; Anita Yus; Yakesih Wibawa; Siti Khodijah Lubis; Puan Audia; Meri Rajaguguk; Ni Nyoman
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4864

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan paradigma evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk menilai program perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT) di TK Negeri Pembina Sunggal. Dalam penelitian ini, metodologi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengamatan partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan program digunakan untuk mengumpulkan data. Berdasarkan temuan penelitian, program ini sejalan dengan tujuan pendidikan anak usia dini, yang mencakup pembinaan rasa kerja sama dan nilai-nilai kebangsaan. Meskipun memiliki fasilitas dan sumber daya manusia yang memadai, terdapat sejumlah tantangan dalam hal manajemen waktu dan pembagian tugas. Meskipun anak-anak berpartisipasi aktif dalam kegiatan dan terlibat, koordinasi proses antara orang tua dan guru belum maksimal. Program ini berhasil membantu anak-anak memahami semangat kemandirian, tetapi masih perlu ditingkatkan dalam hal keberlanjutan dan penciptaan kegiatan yang inovatif. Penelitian ini menyarankan keterlibatan aktif yang lebih besar dari semua pemangku kepentingan dalam perencanaan dan implementasi program. Penggunaan model CIPP untuk penilaian program telah berhasil menentukan kelebihan dan kekurangan program sehingga dapat berfungsi sebagai panduan untuk pengembangan program di masa mendatang.
Evaluasi Program Manasik Haji di TK Swasta Al Ihsan Kecamatan Medan Petisah Sumatera Utara Azivah Zahrianis; Angelica Angelica; Luruh Dwi Khinanti; Widy Farah Muthiah Siregar; Anita Yus; Siti Khodijah Lubis
Journal of Citizen Research and Development Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program manasik haji di TK Swasta Al Ihsan, Medan Petisah. Program ini dirancang untuk mengenalkan anak-anak pada konsep dan tata cara ibadah haji melalui metode yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP  (Context, Input, Process, Product) dan metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan angket yang melibatkan 15 responden, termasuk kepala sekolah, guru, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program manasik haji mendapatkan penilaian positif dengan rata-rata kepuasan responden sebesar 76,3%, yang mengindikasikan bahwa program tersebut tergolong "baik". Meskipun demikian, ada beberapa area yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan efektivitas program di masa mendatang.