Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Melalui Model Pembelajaran TPS Siswa MA AL-Djufri Nafilatun Nisak; Maimon Sumo; Akhmad Fathir; Sulistiana Fajri; M. Royyan
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.208

Abstract

Pendidikan saat ini menekankan kecakapan hidup abad ke- 21 dalam proses pembelajarannya. Pembelajaran di abad ke-21 menantang sekolah untuk bisa mengubah pendekatannya dari pendekatan yang awalnya berpusat pada guru menjadi pendekatan yang berpusat pada siswa. Sesuai dengan kebutuhan masa depan, siswa harus memiliki keterampilan berpikir dan belajar seperti pemecahan masalah, berpikir kritis, kolaborasi dan komunikasi. Untuk mencapai keterampilan tersebut, guru harus menyusun strategi dan model pembelajaran agar siswa terlatih dan mempunyai sikap, yakni sikap yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada materi pergerakan zat melintasi membran sel. Penelitian ini dilakukan di Kelas XI IPA MA. AL-Djufri yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 di MA AL-Djufri dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang diketahui dapat meningkatkan hasil belajar siswa ketika pembelajaran melalui model pembelajaran Think Pair Share. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan penelitian berbasis tindakan yang bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran di kelas. Metode penelitian terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan dengan rata-rata nilai post-test sebesar 53,5 pada Siklus I dan meningkat menjadi 77,43 pada Siklus II. Aktivitas guru juga meningkat menjadi 86% dari 66% pada siklus I, pada siklus II. Sedangkan aktivitas siswa pada siklus II mencapai rata-rata 85%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model TPS efektif meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta menunjukkan pentingnya interaksi dan kolaborasi dalam meningkatkan hasil belajar. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran TPS efektif meningkatkan hasil belajar siswa XI IPA MA. AL-Djufri pada pelajaran biologi
Pengembangan Buku Saku Biologi Berbasis Problem Based Learning (PBL) sebagai Media Pembelajaran bagi Siswa Kelas XI Semester Genap di SMA Nurul Yaqin Proppo Pamekasan M. Royyan; Moch. Haikal; Lukluk Ibana
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5073

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada keterbatasan fasilitas perpustakaan dan buku paket pelajaran biologi yang membuat proses pembelajaran menjadi kurang optimal dan cenderung pasif. Kurangnya fasilitas buku paket dan perpustakaan menghambat pemahaman siswa dalam pelajaran Biologi. Solusinya adalah mengembangkan media pembelajaran inovatif dan praktis yang mendorong siswa belajar secara aktif dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta kepraktisan bahan ajar berupa buku saku biologi berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk siswa kelas XI semester genap di SMA Nurul Yaqin Proppo Pamekasan.  Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE diterapkan untuk memandu seluruh proses penelitian, mulai dari tahap analisis hingga evaluasi. Evaluasi tingkat kelayakan dan kepraktisan produk didasarkan pada analisis deskriptif terhadap data hasil validasi ahli media, ahli materi, serta angket keterterapan dari guru dan siswa. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku yang dikembangkan dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli media sebesar 79% dan ahli materi sebesar 88%. Selanjutnya, uji kepraktisan oleh guru mata pelajaran biologi memperoleh skor sebesar 97,36% (sangat layak) , serta uji respon dari siswa memperoleh rata-rata skor sebesar 80% (sangat layak). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku saku biologi berbasis PBL ini sangat layak dan praktis digunakan sebagai media penunujang pembelajaran aktif dan mandiri siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas buku saku berbasis PBL secara eksperimental dengan cakupan sampel yang lebih luas dan bervariasi. Pengembangan media juga dapat diperluas dengan mengintegrasikan teknologi digital interaktif untuk memaksimalkan efektivitas serta kemandirian belajar siswa.