Latar belakang penelitian ini didasarkan pada keterbatasan fasilitas perpustakaan dan buku paket pelajaran biologi yang membuat proses pembelajaran menjadi kurang optimal dan cenderung pasif. Kurangnya fasilitas buku paket dan perpustakaan menghambat pemahaman siswa dalam pelajaran Biologi. Solusinya adalah mengembangkan media pembelajaran inovatif dan praktis yang mendorong siswa belajar secara aktif dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta kepraktisan bahan ajar berupa buku saku biologi berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk siswa kelas XI semester genap di SMA Nurul Yaqin Proppo Pamekasan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE diterapkan untuk memandu seluruh proses penelitian, mulai dari tahap analisis hingga evaluasi. Evaluasi tingkat kelayakan dan kepraktisan produk didasarkan pada analisis deskriptif terhadap data hasil validasi ahli media, ahli materi, serta angket keterterapan dari guru dan siswa. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku yang dikembangkan dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli media sebesar 79% dan ahli materi sebesar 88%. Selanjutnya, uji kepraktisan oleh guru mata pelajaran biologi memperoleh skor sebesar 97,36% (sangat layak) , serta uji respon dari siswa memperoleh rata-rata skor sebesar 80% (sangat layak). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku saku biologi berbasis PBL ini sangat layak dan praktis digunakan sebagai media penunujang pembelajaran aktif dan mandiri siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas buku saku berbasis PBL secara eksperimental dengan cakupan sampel yang lebih luas dan bervariasi. Pengembangan media juga dapat diperluas dengan mengintegrasikan teknologi digital interaktif untuk memaksimalkan efektivitas serta kemandirian belajar siswa.
Copyrights © 2026