Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agribis

STRATEGI PEMASARAN PRODUK HORTIKULTURA DI ERA DIGITAL, STUDI KASUS USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PERTANIAN DI DESA MAJARAN, SALAWATI, KABUPATEN SORONG PAPUA BARAT DAYA Afriandi; Aci Aprianto; Anggita Ekaningtyas Hermawan
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pjx47z59

Abstract

Studi ini menyoroti analisis penerapan strategi pemasaran digital oleh UMKM hortikultura yang berada di Desa Majaran, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Studi ini berupaya untuk meningkatkan pemahaman tentang bagaimana platform digital berkontribusi terhadap upaya pemasaran, memperluas keterlibatan konsumen, dan meningkatkan daya saing bisnis. Metodologi deskriptif kualitatif digunakan, yang melibatkan wawancara menyeluruh, observasi lapangan, dan tinjauan dokumentasi. Analisis SWOT dilakukan untuk mengungkap kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan risiko eksternal yang berdampak pada hasil pemasaran digital UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa pemasaran digital sangat penting untuk meningkatkan efisiensi promosi; Namun demikian, masih terdapat kendala seperti kurangnya literasi digital, kualitas kemasan yang buruk, akses internet yang tidak konsisten, dan strategi promosi yang tidak terorganisir. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya program peningkatan kapasitas, perbaikan strategi branding, serta penguatan akses pasar berbasis digital guna meningkatkan daya saing UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi praktis untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital pada sektor hortikultura di wilayah perdesaan.
PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI CABAI PETANI  BIOSAKA DAN  NON-BIOSAKA  DI TIGA DISTRIK KABUPATEN SORONG Wiwin Setiawati; Aci Aprianto; Hendra Sudirman
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/04pkw783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan produksi, biaya produksi, harga jual, dan pendapatan usahatani cabai antara petani Biosaka dan Non-Biosaka di Distrik Mayamuk, Distrik Mariat, dan Distrik Salawati Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Sampel penelitian terdiri atas dua kelompok. Kelompok pertama adalah petani pengguna Biosaka yang berjumlah 30 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel dengan menggunakan metode total sampling. Kelompok kedua adalah petani Non-Biosaka, dari populasi yang lebih besar dipilih secara acak sebanyak 30 orang untuk dijadikan kelompok pembanding. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ketiga Distrik Kabupaten Sorong, produksi petani Biosaka lebih tinggi dibandingkan Non-Biosaka. Pendapatan petani Biosaka di setiap distrik juga lebih tinggi, didukung oleh biaya produksi yang lebih efisien dibandingkan petani Non-Biosaka. Berdasarkan Hasil uji Mann-Whitney, terdapat perbedaan signifikan pada variabel produksi, biaya dan pendapatan antar dua kelompok, sementara itu harga jual tidak menunjukan perbedaan signifikan karena harga lebih di pengaruhi oleh kondisi pasar. Secara keseluruhan, penggunaan Biosaka mampu meningkatkan efisiensi biaya, produktivitas, dan pendapatan petani, sekaligus mengurangi penggunaan pestisida kimia sehingga lebih menguntungkan bagi petani cabai di Kabupaten Sorong.