Akuntabilitas keuangan merupakan aspek penting dalam pengelolaan zakat karena mencerminkan pertanggungjawaban lembaga kepada masyarakat. Akuntabilitas tersebut dapat dipengaruhi oleh efektivitas Pengendalian Internal dan penerapan Good Zakat Governance (GZG). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pengendalian Internal dan Good Zakat Governance (GZG) terhadap Akuntabilitas Keuangan di BAZNAS Kota Bandung, baik secara parsial maupun simultan, serta mengetahui kontribusi kedua variabel dalam menjelaskan variasi akuntabilitas keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Pengujian dilakukan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen dan pengaruh keduanya secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengendalian Internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Akuntabilitas Keuangan, dengan nilai t hitung sebesar 3,124 dan signifikansi 0,004. Good Zakat Governance (GZG) juga berpengaruh positif dan signifikan, dengan nilai t hitung sebesar 2,196 dan signifikansi 0,037. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap Akuntabilitas Keuangan, dengan nilai F hitung sebesar 20,018 dan signifikansi kurang dari 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,567 menunjukkan bahwa Pengendalian Internal dan Good Zakat Governance (GZG) mampu menjelaskan 56,7% variasi Akuntabilitas Keuangan, sedangkan 43,3% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, penguatan pengendalian internal dan penerapan tata kelola zakat yang baik perlu diperhatikan untuk mendukung peningkatan akuntabilitas keuangan BAZNAS Kota Bandung.