Nurhayati Nurhayati
Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Development Of Wordwall-Based Educational Game Learning Media For Students At SDIT Al Mawaddah Warrahmah Kolaka Yulfina Deki Yulfina; Nurhayati Nurhayati; Hartono Hartono
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 10 No 3 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/88kyn554

Abstract

This study aims to develop Wordwall-based educational game learning media for students at SDIT Al Mawaddah Warrahmah Kolaka and to determine its level of validity, practicality, and effectiveness in improving students’ learning interest and learning outcomes. This research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The study was conducted at SDIT Al Mawaddah Warrahmah Kolaka from January to February 2026, involving elementary school students as research subjects. Data collection techniques included interviews, observations, teacher and student response questionnaires, and learning outcome tests. Data analysis was carried out through validity analysis, practicality analysis, analysis of teacher and student responses, and effectiveness analysis of the learning media. The results showed that the developed Wordwall learning media was categorized as valid, practical, and effective for classroom use. Student responses reached 85.41%, indicating that the media was feasible, while teacher responses reached 90.66%, indicating that the media was highly practical. Furthermore, the effectiveness test result showed a percentage of 68.75%, categorized as effective in improving students’ learning outcomes. Therefore, Wordwall-based educational game media can serve as an engaging and interactive instructional alternative to enhance students’ learning interest and academic achievement in elementary school.
Implementation of Nature-Based Learning in Forming Environmentally Loving Character of Students at Fadilatul As'adiyah Teluno Elementary School Rustan Deki Rustan; Nurhayati Nurhayati; M. Askari Zakariah
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 10 No 3 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/a2q1xt86

Abstract

This study aims to analyze the implementation of nature-based learning in shaping students' environmental character at Madrasah Ibtidaiyah Fadilatul As'adiyah Teluno. This study uses a qualitative approach with a case study design to examine in depth the planning, implementation, and evaluation processes of nature-based learning and its impact on student character formation. Data were collected through semi-structured interviews, direct observation, and documentation involving the principal, fifth-grade teachers, and students. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and concluding using thematic analysis techniques, while data validity was maintained through triangulation of sources and methods. The results of the study indicate that nature-based learning is implemented systematically through integrated planning in learning tools, implementation of experiential learning activities directly in the school environment, and ongoing character evaluation. This implementation has a positive impact on the formation of environmental character as demonstrated by increased awareness, responsibility, initiative, and collective commitment of students in maintaining the cleanliness and sustainability of the school environment. Thus, nature-based learning can be an effective pedagogical strategy in integrating cognitive understanding and character building sustainably at the elementary education level.
Implementasi Pendekatan Humanistik Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam DI SMPN 1 Baula Rusni Rusni; Nurhayati Nurhayati; Haeruddin Haeruddin
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan humanistik dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 1 Baula. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap wakil kepala sekolah, guru PAI, dan lima peserta didik kelas VII selama periode November–Desember 2025. Analisis data dilakukan dengan triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik diterapkan melalui penciptaan suasana kelas yang demokratis, penerimaan tanpa syarat, sikap empatik guru, dan pemberian kebebasan belajar, yang berdampak positif terhadap kemandirian belajar peserta didik, ditandai dengan meningkatnya inisiatif belajar, tanggung jawab, kepercayaan diri, dan kemampuan pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan humanistik efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik pada pembelajaran PAI, meskipun masih dihadapkan pada kendala berupa keterbatasan waktu, sumber daya, serta budaya belajar yang masih cenderung berpusat pada guru, sehingga diperlukan dukungan kebijakan sekolah, pelatihan guru yang berkelanjutan, dan keterlibatan orang tua.
Penggunaan Media Sosial Sebagai Sumber Belajar Pendidikan Agama Islam Bagi Siswa SMA IT Wahdah Islamiyah Pomalaa Aieny Maqhfirah.S; Nurhayati Nurhayati; Haeruddin Haeruddin
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial sebagai sumber belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa SMA IT Wahdah Islamiyah Pomalaa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang bertujuan untuk memahami dan menggambarkan secara mendalam fenomena pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran PAI sebagaimana berlangsung secara alamiah di lingkungan sekolah. Lokasi penelitian ditetapkan di SMA IT Wahdah Islamiyah Pomalaa karena sekolah ini merupakan lembaga pendidikan Islam terpadu yang menempatkan Pendidikan Agama Islam sebagai komponen utama pembelajaran, serta siswanya aktif menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Subjek penelitian meliputi siswa yang memanfaatkan media sosial sebagai sumber belajar PAI dan guru Pendidikan Agama Islam sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi secara berkesinambungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan siswa dan dimanfaatkan secara aktif, khususnya di luar jam pembelajaran formal. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai sumber belajar alternatif untuk mengakses konten keagamaan yang relevan dengan materi PAI. Pemanfaatan media sosial dilakukan secara mandiri oleh siswa untuk menambah pemahaman, mengulang materi, dan memperoleh penjelasan tambahan dengan akses yang fleksibel tanpa terikat ruang dan waktu. Namun, pemanfaatannya masih bersifat informal dan belum terintegrasi secara sistematis dalam pembelajaran formal. Platform yang paling banyak digunakan adalah YouTube, Instagram, dan WhatsApp, yang masing-masing dimanfaatkan sesuai karakteristik dan kebutuhan pembelajaran. Temuan ini menunjukkan potensi besar media sosial dalam mendukung pembelajaran Pendidikan Agama Islam apabila dikelola secara terencana dan terarah.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK MELALUI KEGIATAN HARIAN DI SD ISLAM TERPADU AL MAWADDAH WARRAHMAH KOLAKA Magfira Magfira; Nurhayati Nurhayati; Muhammad Akbar
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akhlak merupakan salah satu aspek fundamental dalam pembentukan karakter peserta didik. Namun, masih ditemukan perilaku yang kurang mencerminkan akhlak mulia, seperti mencela teman, bersikap usil, dan kurang disiplin, meskipun sekolah telah menerapkan berbagai kegiatan harian bernuansa Islami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta mengidentifikasi hambatan dan strategi implementasi pendidikan akhlak melalui kegiatan harian di SD Islam Terpadu Al Mawaddah Warrahmah Kolaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan peserta didik yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan akhlak dilaksanakan secara terencana melalui rapat awal tahun ajaran yang menetapkan program pembiasaan harian, keteladanan guru, serta mekanisme evaluasi. Pelaksanaan pendidikan akhlak diintegrasikan dalam berbagai kegiatan rutin, seperti salam dan sapa, salat Duha dan Zuhur berjamaah, membaca Al-Qur’an, pembacaan al-Asmā’ al-Ḥusnā, doa bersama, makan bersama, serta piket kebersihan. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi, penilaian pembiasaan, dan pelaporan perkembangan akhlak peserta didik. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi perbedaan latar belakang keluarga, pengaruh lingkungan dan media, serta belum konsistennya pembiasaan di rumah. Hambatan tersebut diatasi melalui penguatan komunikasi dan kerja sama antara sekolah dan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pendidikan akhlak melalui kegiatan harian berkontribusi positif dalam membentuk karakter peserta didik apabila didukung oleh perencanaan yang sistematis, keteladanan guru, evaluasi berkelanjutan, dan sinergi antara sekolah dan keluarga.