Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Akuisisi Perusahaan Menurut Hukum Persaingan Usaha dan Pengaruhnya terhadap Profitabilitas Perusahaan Musyafak, Zabrina Hijriani; Atriani, Dina Maya; Hasanah, Diana Uswatun; Sari, Ayu Yolanda; Astarina, Yennita
Indonesian Journal of Law and Justice Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijlj.v1i4.2668

Abstract

Hasil penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuisisi perusahaan menurut hukum persaingan usaha dan pengaruhnya terhadap profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bersifat yuridis-normatif. Penelitian hukum yuridis-normatif digunakan untuk menganalisis peraturan perundang-undangan tentang akuisisi dan juga dari hukum persaingan usaha. Jenis data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang diperoleh dari peraturan perundang-undangan dan peraturan-peraturan lain di bawah undang-undang yang masih relevan, buku, jurnal, website, serta dokumen dan data-data penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen dan studi kepustakaan untuk penelitian pertanggungjawaban terhadap literatur yang diperlukan untuk mencari sumber-sumber hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen yang efektif dan kepemimpinan politik dalam proses akuisisi merupakan kunci utama untuk menghindari kegagalan akuisisi dan mencegah terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat. Perjanjian diperlukan untuk mewujudkan sinergi, efisiensi, dan keseimbangan pasar yang pada akhirnya akan meningkatkan profitabilitas perusahaan. Oleh karena itu, sudah seharusnya dengan lahirnya undang-undang dan pengawasan yang ketat dari pihak yang berwenang seperti komisi pengawas persaingan usaha bersama menciptakan iklim usaha yang sehat sesuai amanat konstitusi.
Kontroversi Pertambangan Illegal Pada Tanah Ulayat Kutai Barat (Studi Kasus PT. Trubaindo Coal Mining) Budhaeri, Lida Khalisa; Maharani, Citra Ayu Deswina; Afifah, Hautami Nadia Zahratul; Pribadi, Ghanis Bintang Desyanur; Astarina, Yennita; Subroto, Aryo; Kuspraningrum, Emilda
UNES Journal of Swara Justisia Vol 9 No 1 (2025): Unes Journal of Swara Justisia (April 2025)
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jb7bdk15

Abstract

PT. Trubaindo Coal Mining (PT. TCM) dianggap telah melakukan pertambangan ilegal karena telah memanfaatkan tanah ulayat tanpa izin masyarakat adat setempat. Karena itu, penulis membuat jurnal dengan judul “Kontroversi Pertambangan Ilegal Pada Tanah Ulayat Warga Kutai Barat (Studi Kasus Pada PT Trubaindo Coal Mining (TCM))”. Penelitian ini menggunakkan metode pendekatan yuridis normatif. Hasil yang didapati dari penelitian yang dilakukan ialah didapati bahwa penyalahgunaan tanah ulayat ini sering terjadi akibat ketidakjelasan Pasal 135 Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Karena itu, dilakukan penelitian untuk membahas terkait implikasi hukum pertambangan ilegal tersebut serta bagaimana peran pemerintah dalam menindaklanjuti konflik tersebut.
The Legal Position and Urgency of Postnuptial Agreements in the Perspective of Civil Law and Islamic Law Hediati, Febri Noor; Kasanah, Alimatu Mahfudhotin; Astarina, Yennita
Jurnal Independent Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Independent
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ji.v13i2.382

Abstract

Marriage, a fundamental human right, establishes a legal bond between a man and a woman, a bond that is recorded by the state in accordance with their respective religions and beliefs. Throughout the duration of a marital relationship, a variety of domestic issues may emerge. In recent times, domestic issues such as infidelity, online gambling, and domestic violence (DV) have become increasingly prevalent. The present study employs a doctrinal legal research method, utilizing both primary and secondary data sources. The primary sources consulted for this study include Law No. 1 of 1974, the Indonesian Civil Code (KUHPerdata), and the Compilation of Islamic Law. The secondary sources, which consist of supporting materials such as books, journals, and websites related to marital agreements, were also reviewed. The initial research finding indicates that, after the Constitutional Court Decision No. 69/PUU-XIII/2015, marital agreements can be executed not only prior to or concurrently with the initiation of marriage but also after the formal establishment of marital bonds. This signifies that postnuptial agreements are legally acknowledged and can be utilized to regulate the management of property and the responsibilities of spouses during marriage. A postnuptial agreement plays a crucial role in modifying legal provisions related to the separation of premarital property and inherited property within marriage. Marital agreements regulate wealth and may include additional clauses based on the principle of freedom of contract, if they do not contradict statutory law as specified in Article 1338(1) of the Civil Code. The second research finding indicates that the provisions of a postnuptial agreement offer numerous advantages under both positive law and the concept of maqasid al-syari’ah. These advantages include the protection of each spouse's assets, the prevention of financially detrimental actions, and the mitigation of the repercussions of domestic disputes.