Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PARENTING (RITSUKI) DALAM PERKEMBANGAN KOGNITIF DALAM VLOG EUNO FAMILY JAPAN Lailatul Munawaroh; Tri Utami
LENTERA ANAK Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025 : Lentera Anak
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jla.v6i2.8200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pengasuhan (parenting) yang diterapkan oleh Uma Mega dalam vlog Euno Family Japan dan dampaknya terhadap perkembangan kognitif anak, khususnya Ritsuki. Fokus kajian ini berada pada episode "Bikin Bolu Pisang Resep dari Bestie Online", di mana kegiatan memasak dijadikan sarana stimulasi perkembangan kognitif anak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis konten dari tayangan vlog yang diamati langsung oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuhan yang diterapkan Uma Mega tidak hanya membentuk karakter positif anak, tetapi juga menstimulasi kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, serta pengembangan bahasa dan sosial. Dengan pendekatan yang penuh kasih sayang namun tegas, Uma Mega berhasil menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan mendidik bagi anak usia dini. Penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan orang tua secara aktif dan positif sangat berpengaruh terhadap optimalisasi perkembangan kognitif anak.
Enhancing Early Childhood Cognitive Skills Through Patterned Meronce Activities with Loose Parts Mudrikah Dhiaulhaq; Tri Utami; Ayu Nabila Akifah Noor
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v3i1.12513

Abstract

This study aims to improve cognitive abilities through patterned beading activities using loose parts in children aged 4-5 years. This research employs Classroom Action Research (CAR). The study was conducted in two cycles, each comprising four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques used in this research include observation, interviews, performance assessments, and documentation. The results show that learning activities aimed at enhancing cognitive abilities through patterned beading with loose parts can effectively improve cognitive skills in recognizing patterns, particularly ABC-ABC patterns. The improvement is evident as the pre-cycle activities showed that the percentage of pattern recognition skills in the BSH and BSB categories was only 14.28%. In Cycle I, this increased to 50% in the BSH and BSB categories. Subsequently, in Cycle II, cognitive abilities in pattern recognition within the BSH and BSB categories further increased to 78.57%. These findings imply that incorporating loose parts in patterned beading activities can be a valuable strategy in early childhood education to enhance cognitive development.  
Penerapan Metode Read Aloud untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Fitria Dwi Nur’aini; Tri Utami
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 3 No. 01 (2022): Early Childhood Islamic Education Journal
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58176/eciejournal.v3i01.862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode read aloud untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak kelompok A di TK ABA Imam Syuhodo Polokarto. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, bertempat di TK ABA Imam Syuhodo Polokarto. Subjek penelitian adalah guru kelas A2, sedangkan informan dalam penelitian ini Kepala TK ABA Imam Syuhodo Polokarto dan Guru kelas A2 TK ABA Imam Syuhodo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak kelompok A di TK ABA Imam Syuhodo pada kemampuan berbicara anak dilakukan melalui tahapan yaitu dari persiapan pelaksanaan penerapan metode read aloud, memilih buku sesuai dengan tingkat perkembangan anak, memperkenalkan buku dengan menggunakan ilustrasi buku, membacakan buku dengan menyisipkan kosa kata baru, guru menceritakan dengan menggunakan intonasi yang jelas, melakukan diskusi dengan anak sesudah membacakan buku, memberikan kesimpulan cerita yang dibacakan dan guru memberikan penilaian pemahaman anak. Setelah tahap pelaksanaan selesai, guru melakukan evaluasi dengan menggunakan catatan ceklis. Kemampuan berbicara anak di TK ABA Imam Syuhodo dengan menerapkan metode read aloud ini berkembang baik sesuai dengan tingkat bicara anak dan di TK ABA Imam Syuhodo Polokarto terjadi modifikasi atau kebaharuan dalam penerapan pelaksanaan metode read aloud yaitu yang membaca keras bukan anak tapi guru, setiap ada kata atau ungkapan baru guru berhenti dan mengulagnya dengan dikuti anak.
Preparation of Community-Based Merdeka Curriculum Teaching Modules for The Association of Raudlatul Athfal Teachers (IGRA) in Surakarta City Khasan Ubaidillah; Tri Utami; Mila Faila Shofa; Hanik Fitriyatun; Nurul Afiyah; Salamah Az Zahra; Hilma Aziza
Transformatif: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tranformatif.v7i1.14602

Abstract

The lack of training facilities regarding the implementation of the Merdeka Curriculum for Raudlatul Athfal (RA) teachers constitutes a significant obstacle in curriculum adoption. This community service program aims to develop community-based Merdeka Curriculum teaching modules for the Association of RA Teachers (IGRA) in Surakarta City. Employing a qualitative descriptive method with a Community Based Research (CBR) approach, the program actively involved 67 RA teachers from 33 institutions under IGRA Surakarta. Data were collected through interviews, Focus Group Discussions (FGD), observation, and pre-test/post-test assessments. The results demonstrate that the CBR approach effectively enhanced teacher competence, with overall understanding improving by 51%, particularly in teaching module components (from 20% to 90%). The program produced 67 teaching modules, 33 P5PPRA modules, and 33 sets of assessment instruments, with 80% of modules achieving "Good" or "Excellent" quality ratings. The success of the program underscores the importance of strategies, training, continuous mentoring, human resource strengthening, and collaboration with relevant stakeholders. This participatory approach successfully provided in-depth understanding and practical skills to RA teachers, enabling them to develop teaching modules relevant to early childhood developmental needs.
Integrating Humanism Values in Early Childhood Education for the Development of a Peace-Loving Generation Nurul Qomariah; Eka Saptaning Pratiwi; Tri Utami; Mila Faila Shofa
ABNA Journal of Islamic Early Childhood Education Vol. 7 No. 1 (2026): ABNA : Journal of Islamic Early Childhood Education
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/abna.v7i1.14377

Abstract

Perubahan sosial yang dipengaruhi oleh globalisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan pola interaksi masyarakat telah memunculkan berbagai tantangan dalam pembentukan karakter anak, termasuk menurunnya sikap empati, toleransi, dan tanggung jawab sosial. Kondisi ini menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai humanisme sejak usia dini sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang cinta damai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai humanisme dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta kontribusinya dalam menumbuhkan karakter cinta damai pada anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 10 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2018–2025 dipilih melalui proses identifikasi, penyaringan, dan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Data dianalisis menggunakan analisis konten tematik melalui tahap reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai humanisme diintegrasikan dalam PAUD melalui kurikulum, kegiatan pembelajaran, keteladanan guru, serta budaya sekolah. Integrasi nilai-nilai tersebut berkontribusi terhadap pengembangan karakter cinta damai yang ditandai dengan meningkatnya toleransi, kemampuan penyelesaian konflik secara konstruktif, tanggung jawab sosial, dan hubungan interpersonal yang harmonis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai humanisme dalam PAUD merupakan strategi efektif untuk membentuk generasi yang cinta damai dan memperkuat harmoni sosial sejak usia dini. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan praktik pendidikan yang lebih humanis dan berorientasi pada pembangunan budaya damai. Kata Kunci : Nilai Humanisme, Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Cinta  Damai. Social changes influenced by globalization, technological developments, and changes in societal interaction patterns have given rise to various challenges in the development of children's character, including a decline in empathy, tolerance, and social responsibility. This situation emphasizes the importance of strengthening humanist values ​​from an early age as a foundation for developing a peace-loving generation. This study aims to analyze the integration of humanist values ​​in early childhood education and its contribution to fostering a peace-loving character in children. The study used a qualitative approach with the Systematic Literature Review (SLR) method. A total of 10 scientific articles published in the 2018–2025 period were selected through a process of identification, screening, and selection based on predetermined inclusion and exclusion criteria. Data were analyzed using thematic content analysis through the stages of data reduction, categorization, interpretation, and synthesis of findings. The results show that humanist values ​​are integrated in PAUD through the curriculum, learning activities, teacher role models, and school culture. The integration of these values ​​contributes to the development of a peace-loving character characterized by increased tolerance, the ability to resolve conflicts constructively, social responsibility, and harmonious interpersonal relationships. This study concludes that integrating humanist values ​​into early childhood education is an effective strategy for developing a peace-loving generation and strengthening social harmony from an early age. These findings have implications for developing more humanistic educational practices oriented toward fostering a culture of peace. Keywords : Humanism Values, Early Childhood Education, Peace Education.