Eka Saptaning Pratiwi
Early Childhood Islamic Education Program, STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERENCANAAN PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Eka Saptaning Pratiwi; Ahmad Farid Utsman
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2022): September
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v2i2.881

Abstract

This study aims to explain (1) Teacher Preparation in Early Childhood classroom, (2) Problems in Early Childhood Classroom preparation. This qualitative research uses a case study approach. The data source was obtained by interviewing some preschool teachers who was studying at STIT Muhammadiyah Bojonegoro. This study used a qualitative research approach. Qualitative Research was a type of research which didn’t apply statistics procedure or any other quantitative procedure. Qualitative research is a research approach which tends to let the researcher to understand social phenomenon from the perspective of participant. The results obtained are as follows Early childhood education teachers prepared learning started from the beginning of the semester by preparing semester programs, learning topics, learning resources to daily implementation plans. The problems faced in preparing for learning in early childhood are conditional problems caused by the very diverse characteristics of early childhood.
PERENCANAAN PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Eka Saptaning Pratiwi; Ahmad Farid Utsman
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2022): September
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v2i2.881

Abstract

This study aims to explain (1) Teacher Preparation in Early Childhood classroom, (2) Problems in Early Childhood Classroom preparation. This qualitative research uses a case study approach. The data source was obtained by interviewing some preschool teachers who was studying at STIT Muhammadiyah Bojonegoro. This study used a qualitative research approach. Qualitative Research was a type of research which didn’t apply statistics procedure or any other quantitative procedure. Qualitative research is a research approach which tends to let the researcher to understand social phenomenon from the perspective of participant. The results obtained are as follows Early childhood education teachers prepared learning started from the beginning of the semester by preparing semester programs, learning topics, learning resources to daily implementation plans. The problems faced in preparing for learning in early childhood are conditional problems caused by the very diverse characteristics of early childhood.
A GAYA PENGASUHAN ORANG TUA BERPROFESI SEBAGAI GURU Sriyanti; Eka Saptaning Pratiwi
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya pengasuhan orang tua berprofesi sebagai guru paud di Kecamatan Gayam Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif, adapun teknik yang digunakan adalah purpose sampling. Subyek penelitian terdiri dari sembilan orang guru paud di desa yang berbeda diwilayah kecamatan Gayam Bojonegoro. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya pengasuhan orang tua berprofesi sebagai guru paud diKecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro yakni pertama pola asuh demokratis yang paling dominan diterapkan oleh orang tua dalam hal memberikan berbagai pilihan, menghargai pendapat anak, menghargai dan mengapresiasi sikap positif anak, menghargai kebebasan anak dengan tetap memberikan bimbingan yang penuh pengertian, serta orang tua mengajak anak bekerja sama menyelaraskan kepentingan dan tujuan bersama-sama. Kedua pola asuh permisif yang diterapakan terkait dengan tidak konsisten dengan peraturan yang dibuat, sangat dekat dan menyayangi anak terlihat seperti teman dan bukan orang tua, sangat mendukung dan responsif terhadap anak serta meminta pendapat anak pada keputusan-keputusan besar, dan menggunakan hadiah agar anak melakukan sesuatu ataupun agar anak berperilaku baik. Ketiga pola asuh otoriter yang diterapkan orang tua memiliki aturan dan tanpa adanya kompromi, komunikasi yang diterapkan orang tua satu arah dan tidak bisa dibantah dan orang tua jarang memberikan pujian atas sikap dan perilaku positif yang dilakukan oleh anak.
KONSEP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM ISLAM MENURUT IBNU QOYYIM AL-JAUZIYYAH Nur Mashani; Eka Saptaning Pratiwi
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i2.451

Abstract

This study aims to find out an in-depth picture of the Concept of Islamic Early Childhood Education, especially according to Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah. This study used the literature study method with Tuhfatul Maudud Bi Ahkamil book as the primary sources and written data, books, the results of studies and research,   Ibnu Qayyim Al- Jauziyyah’s other work which talked about education, particularly about early childhood education as the secondary sources. The results of the study showed that the concept of early childhood education according to Ibnu Qayyim Al- Jauziyyah was an early childhood education concept applied to children aged 0-6 years old. Where this characteristic of education according to Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah is the beginning for the further development of children's education. The age stage of 0-2 years as the beginning of the child's life so that the concept of education focuses on when the child is just born, the call to prayer to circumcision. Meanwhile, the age stage of 3-6 years of educational responsibility focuses on faith, moral, social, and intellectual education.Keywords : Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah, Early Childhood Education, Islamic Early Childhood Education, Islamic Studies.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DALAM PENGEMBANGAN ASPEK KOGNITIF ANAK USIA DINI Eka Saptaning Pratiwi; Sriyanti Sriyanti
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021): Desember
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/al-athfal.v2i2.404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran penerapan metode eksperimen dalam pengembangan kognitif   anak usia dini. Peneltian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi di kelompok B TK Dharma Wanita Balenrejo Kecamatan Balen, Bojonegoro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode eksperimen dalam pengembangan kognitif anak usia dini menjadikan anak mampu menunjukkan aktivitas yang eksploratif dan menyelidik. Hal tersebut sesuai dengan hasil observasi ketika salah satu peserta didik mampu melakukan kegiatan sendiri dan terlibat aktif dalam kegiatan, serta antusias dalam melakukan kegiatan yang di berikan dan mampu mengungkapkan tentang hasil yang di dapatkan dari kegiatan tersebut. Hal ini menunjukan bahwa kemampuan kognitif anak dalam menunjukkan aktiivitas yang eksploratif dan menyelidik dapat berkembang sesuai yang di harapkan.Kata Kunci : Pengembangan Kognitif, PAUD, Anak Usia Dini, Metode Eksperimen
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI METODE BERMAIN PERAN DI BA NURUL HIDAYAH SUMBERAGUNG KEPOHBARU BOJONEGORO Sriyanti Sriyanti; Eka Saptaning Pratiwi
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 3 No. 1 (2022): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/al-athfal.v3i1.406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter melalui metode bermain peran di BA Nurul Hidayah, menjelaskan tiga hal : (1) Penerapan Metode Bermain Peran, (2) Perkembangan Pendidikan Karakter (3) Penilaian Perkembangan Karakter Anak. Penelitian deskripstif kualitatif ini menggunakan pendekatan (field research). Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama Kegiatan Bermain Peran tema profesi: (1) Guru   menjelaskan aturan Main, (2) Guru berdialog tentang alat main (3) Guru membagi kelompok peran, (4) Guru mengabsen anak (5) Guru mendampingi bermain peran, (6) Anak bermain sesuai tempatnya. Kedua Pendidikan karakter melalui metode bermain peran: (1) Anak sabar menunggu giliran, (2) Anak tidak berebut (3) Anak meminta maaf saat melakukan kesalahan, (4) Anak menaati aturan main, (5) Anak membereskan mainan, (6) Anak bekerja sama dalam bermain. Ketiga penilaian perkembangan pendidikan karakter anak yang Belum Berkembang(0), Mulai Berkembang (4), Berkembang Sesuai Harapan (9), Berkembang Sangat Baik (6).Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Metode Bermain Peran, Anak Usia Dini.
Pembentukan Karakter Religius Siswa melalui Metode Pembiasaan Puji Astutik; Eka Saptaning Pratiwi; Giska Enny Fauziah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Al-Muharrik : Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1 Nomor 2 September 2
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/y1nx3579

Abstract

Tujuan penelitian pertama Untuk mengetahui Pembentukan karakter religius siswa di MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro.yang ke dua Untuk Mengetahui Pembiasaan amalan Yaumiyah di MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro.dan yang ke tiga Untuk Mengetahui Pembentukan Karakter Religius Siswa melalui Metode Pembiasaan berbasis Amalan Yaumiyah di MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro.adapun Metode penelitian kualitatif, jenis studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan  pada bulan  Juni 2024. Subjek penelitian meliputi: kepala Kepala MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro, guru mata pelajaran fiqih, dan siswa. Teknik Penggalian Data yaitu observasi,wawancara serta dokumentasi. Hasil Penelitian bahwa Pembentukan Karakter Religius Siswa melalui Metode Pembiasaan berbasis Amalan yaumiyah sudah mulai terlaksana. Kesimpulan pertama Pembentukan karakter Religius siswa merupakan upaya untuk menanamkan nilai-nilai dan perilaku berbudi pekerti kepada siswa. tujuannya agar mereka tumbuh menjadi sosok yang berperan bagi bangsa dan negara. ke dua Pembiasaan yaumiyah yang dilakukan di MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro meliputi sholat dhuha,sholat dzuhur berjamaah,membaca Alqur’an serta Membaca Asmaul Husna. ke tiga Pembentukan karakter Religius siswa Melalui pembiasaan yaumiyah peneliti menemukan terdapat beberapa karakter religius dibentuk diantaranya siswa dapat disiplin waktu, disiplin terhadap peraturan, dan pastinya siswa akan mengalami perubahan yang lebih baik. 
Profil Pembelajaran Project Based Learning PadaPembelajaran IPAS Siswa Madrasah Ibtidaiyah Miftakhur Rizki; Eka Saptaning Pratiwi
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Cakrawala: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/n1wdq605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran IPAS siswa Madrasah Ibtidaiyah. Peneltian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di MI Muhammadiyah 18 Sumberrejo yang dilakukan pada kelas IV dengan jumlah peserta didik 28 yang terdiri dari 19 peserta didik perempuan dan 9 peseta didik laki-laki. Hasil penelitian menuntukkan penerapan pembelajaran model pembelajaran project based learning pada mata pelajaran IPAS  Kelas IV di MI 18  Muhammadiyah Sumberrejo menunjukkan tahapan pembelajaran dengan mengadposi dari  sintaks pembelajaran dari Delise yang terdiri dari 6 langkah pembelajaran project based learning dengan hasil penelitian yang menunjukkan rata-rata sintaks pembelajaran project based learning dapat berjalan dengan kategori baik. Kesimpulan pelaksanaan pembelajaran model pembelajaran project based learning pada mata pelajaran IPAS  Kelas IV di MI 18  Muhammadiyah Sumberrejo menunjukkan nilai rata-rata peserta didik mencapai 85.
Project Based Learning ntuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa dalam Mata Kuliah Desain Grafis dan Animasi Aisyah, Rizka; Pratiwi, Eka Saptaning
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30923

Abstract

Kreativitas sangat dibutuhkan oleh semua individu tidak terkecuali mahasiswa. Kurangnya kreativitas mahasiswa, utamanya mahasiswa PIAUD sebagai calon guru akan berdampak pada pembelajaran anak usia dini sesuai tujuan SDGS pendidikan berkualitas dan kompetensi pembelajaran pada abad 21 dimana salah satunya adalah kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas mahasiswa melalui pembelajaran Project Based Learning pada mata kuliah desain grafis dan animasi. Desain penelitian menggunakan One-Shot Case Study dengan subjek penelitian 12 mahasiswa program studi PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro. Data penelitian diperoleh dari analisis lembar observasi kreativitas mahasiswa dalam mendesain media pembelajaran dengan skala berpikir kreatif (Creative Thinking Scale / CTS). Analisis data dengan teknik persentase dan diolah secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kreativitas mahasiswa dalam mendesain media pembelajaran sangat tinggi dengan nilai 95,19%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro dalam matakuliah desain grafis dan animasi.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR BERBASIS KURIKUKULM MERDEKA Rizki, Miftakhur; Rizal, Miftakhul; Saptaning Pratiwi, Eka
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v2i1.504

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Berbasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dilakukan di SDN Tanjungharjo I pada tahun ajaran 2023/2024 semester ganjil. Data primer yang di peroleh peneliti adalah pendidik kelas IV di SDN Tanjungharjo I untuk mengamati proses implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran IPAS. Data skunder pada penelitian ini meliputi dokumentasi sejarah sekolah, kondisi guru, visi dan misi, sarana dan prasarana, prestasi juga non akademik. Hasil penelitian menunjukkan implementasi pembelajaran IPAS dimulai dari merancang perencanaan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum Merdeka, yaitu menganalisis capaian pembelajaran (CP), menyusun tujuan pembelajaran (TP), menyusun alur tujuan pembelajaran (ATP), dan mengembangkan modul ajar, serta merancang pembelajaran berbasis pada scientific. Pelaksanaan pembelajaran berbasis pada scientific membantu guru dalam menciptakan tercapaian tujuan pembelajaran dengan baik dan sesuai dengan kurikulum Merdeka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran IPAS dengan menerapkan kurikulum Merdeka dapat dilaksanakan dengan baik, namun ada beberapa kendala yang dialami oleh pihak sekolah yang bersumber dari peserta didik, guru, dan juga sarana dan prasarana.