Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Budaya Organisasi dan Perilaku Organisasi Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Bima Marwan Marwan; Abdur Rahman
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 3, No 01 (2022): Mei 2022
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v3i01.113

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan korelasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) menganalisis dan mendeskriptifkan besarnya pengaruh budaya organisasi di kantor sekretariat daerah kabupaten Bima. (2) Menganalisis dan mendeskriptifkan besarnya pengaruh perilaku organisasi di daerah Kabupaten Bima, (3) Menganalisis dan mendeskriptifkan besarnya pengaruh budaya organisasi dan perilaku organisasi terhadap kinerja ASN di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Bima.(4) Menganalisis dan mendeskriptifkan budaya organisasi di sekretariat daerah Kabupaten Bima, (5) Menganalisis dan mendeskriptifkan perilaku organisasi di sekretariat daerah kabupaten Bima,(6) Menganalisis dan mendeskriptifkan kinerja pegawai ASN di kantor sekretariat daerah kabupaten Bima. Sampel sebanyak 75 pegawai ditarik dengan klaster random sampling ditentukan dengan menggunakan tabel Issac dan Michael.Variabel terikat adalah kinerja guru sedangkan variabel bebas adalah Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Model analisis inferensial adalah regresi sederhana dan regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan; (1) Besar pengaruh budaya organisa    si terhadap kinerja ASN Di kantor sekretariat daerah kabupaten Bima kategori cukup tinggi. (2) Besar pengaruh perilaku organisasi terhadap kinerja ASN di kantor sekretariat daerah kabupaten Bima kategori cukup tinggi (3) Besar pengaruh budaya organisasi dan perilaku organisasi terhadap kinerja ASN dikantor sekretariat daerah kabupaten Bima sangat tinggi. (4) Budaya organisasi di sekretariat daerah kabupaten Bima, berada pada kategori cukup tinggi (5) Perilaku organisasi di sekretariat daerah kabupaten Bima, berada pada kategori cukup tinggi. (6) Kinerja pegawai ASN di sekretariat daerah kabupaten Bima, berada pada kategori cukup tinggi. 
Sinergitas Organisasi Pokdarwis Mada Oi Tampuro dan Mahasiswa KKN Tematik Kampus Stipar Soromandi Bima Dalam Mengembangkan Potensi Wisata Oi Tampuro Desa Piong Kecamatan Sanggar Marwan, Marwan; Abdurrahman, Abdurrahman; Najamudin, Najamudin
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 21, No 2 (2024): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/da.v21i2.418

Abstract

Research synergy between the tourism village management organization (pokdarwis) oi Tampuro and thematic real work lecture (KKN) students of STIPAR Soromandi Bima campus in developing the tourism potential of Piong Village, District. The synergy of the two parties is an important key in efforts to maximize the local potential owned by Piong Village. This study uses a qualitative approach with a case study method, which is collected through interviews, observations, and documentation. The results of the study show that the synergy between pokdarwis Oi Tampuro and KKN students plays a very important role in developing tourism in Piong Village, especially in aspects of human resource development, promotion, and management of local natural and cultural potential.
Pelatihan Administrasi: Meningkatkan Kemampuan Organisasi BEM REWA di Kampus STIPAR Soromandi Bima Marwan, Marwan
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.877

Abstract

Kampus STIPAR Soromandi Bima menunjukkan struktur administrasi yang ideal dari tingkat yayasan Al AFIF Bima hingga struktur kampus STIPAR Soromandi dan organisasi kemahasiswaan. Dalam konteks ini, peran kepemimpinan yang efektif dari Ketua STIPAR menjadi langkah kongkrit dalam memastikan koordinasi, komunikasi, dan kebijakan yang mempercepat perkembangan organisasi internal, baik di antara dosen dan staf maupun di kalangan mahasiswa. Namun, keberadaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) REWA sebagai lembaga penghubung antara mahasiswa dan pihak kampus masih menghadapi tantangan administrasi yang signifikan. Meskipun usianya baru empat tahun dan memiliki nama yang unik, BEM REWA perlu meningkatkan tatanan administrasinya agar dapat secara efektif mewakili dan menyuarakan aspirasi mahasiswa di kampus STIPAR Soromandi Bima. Melalui pengabdian ini, upaya meningkatkan kualitas administrasi dan pengembangan tata kelola organisasi kemahasiswaan dilakukan. Pelatihan administrasi yang mencakup manajemen waktu, pengelolaan dokumen, komunikasi efektif, dan pemecahan masalah dirancang untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengelola administrasi. Diharapkan, hasil dari pelatihan ini akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi BEM REWA dalam meningkatkan keterampilan administrasi dan memperdalam kemampuan organisasinya di kampus STIPAR Soromandi Bima. Kata Kunci: Administrasi Kampus, Tata Kelola Organisasi, Pelatihan Administrasi, Kepemimpinan Efektif
STUDI PARTISIPASI PEMUDA DESA MBAWA DALAM PENGEMBANGAN TRADISI RAJU SEBAGAI ATRAKSI WISATA Feriyadin, Feriyadin; Anisa, Anisa; Najamudin, Najamudin; Nurahayu Apriani, Ade; Marwan, Marwan
Jurnal Industri Parawisata Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Industri Pariwisata JULY 2025
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v8i1.2943

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk partisipasi pemuda, faktor pendukung, dan penghambat dalam pengembangan Tradisi Raju sebagai atraksi wisata. Metode kualitatif-deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap informan (tokoh adat, pemuda, petani, dan akademisi), serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi pemuda dalam pelaksanaan Tradisi Raju sangat aktif, terutama dalam ritual berburu (Nggalo), persiapan sesajen, dan tarian Kalero, didorong oleh kesadaran kultural endogen dan dukungan masyarakat. Namun, partisipasi dalam pengelolaan wisata masih pasif akibat rendahnya literasi pariwisata dan minimnya dukungan kelembagaan pemerintah desa. Faktor pendukung meliputi komitmen pelestarian budaya, momentum tahunan, dan peran pemuda sebagai agen perubahan. Studi ini menyimpulkan bahwa pengoptimalan potensi Tradisi Raju memerlukan pendekatan community-based tourism yang mengintegrasikan pelatihan kapasitas pemuda, peningkatan promosi, dan sinergi antar-pemangku kepentingan. Implikasi praktisnya adalah perlunya model pengelolaan wisata berbasis partisipasi generasi muda yang memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong ekonomi lokal. Penelitian ini berkontribusi pada literasi pariwisata budaya di Bima dan penguatan peran pemuda dalam transformasi tradisi lokal menjadi produk wisata berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Pelatihan Promosi Kesehatan untuk Mengubah Perilaku Pengelolaan Sampah di Desa Wisata Oi Marai Tambora Mahfud Mahfud; Marwan Marwan
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i5.2385

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pelatihan promosi kesehatan dalam pemberdayaan masyarakat lokal untuk mengubah perilaku pengelolaan sampah di Desa Wisata Oi Marai Tambora. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan sistematis terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional periode 2020–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect. Hasil kajian menunjukkan bahwa promosi kesehatan berbasis partisipasi masyarakat efektif meningkatkan literasi kesehatan lingkungan, kesadaran ekologis, dan perilaku pengelolaan sampah berkelanjutan. Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Participatory Action Research (PAR) mampu memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pemilahan, pengolahan, dan pengawasan sampah secara mandiri. Keberhasilan program juga dipengaruhi oleh dukungan sarana fisik, edukasi berkelanjutan, penguatan kelembagaan lokal, serta kolaborasi lintas sektor antara pemerintah desa, Pokdarwis, perguruan tinggi, dan masyarakat. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, program pelatihan berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan ecological citizenship mampu menciptakan peluang ekonomi kreatif melalui pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomis. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting dalam mewujudkan desa wisata yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.
Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Peningkatan Konsentrasi dan Prestasi Belajar Siswa SMA Mahfud; Marwan
JANAH: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) "AMANAH"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/janah.v2i2.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gizi seimbang berbasis digital terhadap peningkatan konsentrasi dan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Soromandi Kabupaten Bima. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain convergent parallel, menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif secara simultan. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI (n = 128), dengan sampel 80 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling, serta informan kualitatif berupa 10 siswa, 5 guru, dan 1 guru BK melalui purposive sampling. Data kuantitatif dikumpulkan melalui pretest dan posttest pengetahuan gizi dan konsentrasi belajar, serta dokumentasi nilai akademik. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara, focus group discussion (FGD), dan observasi partisipatif. Analisis kuantitatif menggunakan uji t berpasangan dan korelasi Pearson, sedangkan analisis kualitatif menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan gizi (62,45 menjadi 81,32) dan konsentrasi belajar (58,88 menjadi 76,54), dengan korelasi yang kuat antara kedua variabel (r = 0,613; p < 0,05). Data kualitatif menegaskan adanya perubahan perilaku siswa, motivasi belajar yang meningkat, serta efektivitas media digital dalam pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi gizi seimbang berbasis digital efektif meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar siswa, sekaligus membangun budaya sekolah sehat.
Youth-Led Community-Based Tourism as a Catalyst for Destination Image Reconstruction: Evidence from Wane Beach, Indonesia Feriyadin; Marwan; Abustam; Muzdalifah; Ade Rahayu Apriani
Jurnal Internasional Riset Bisnis Pariwisata Vol 5 No 1 (2026): International Journal of Tourism Business Research (INTOUR)
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/intour.v5i1.3042

Abstract

This study examines the transformation of Wane Beach in Bima Regency from a poorly-managed and insecure area into an emerging tourist destination. The purpose of this research is to analyze the revitalization process through a community-based tourism framework. The research employs a qualitative method with a case study design, focusing on the voluntary initiatives and collective actions spearheaded by local youth from Tolotangga and Tolouwi Villages. The results show that the transformation was achieved through a series of tangible, community-driven improvements. These included enhancing cleanliness, organizing parking areas and micro-enterprise stalls, providing basic facilities, constructing a prayer room, and strengthening security and visitor hospitality systems. The study concludes that the community-based tourism approach, fueled by the awareness and concern of local youth, has effectively reshaped both the image and reality of Wane Beach. This shift has turned a once-neglected location into a safe and comfortable destination, generating new economic prospects for the local community. The primary novelty of this research lies in documenting a grassroot, youth-led model for destination turnaround, demonstrating how community initiative can establish a foundational framework for sustainable tourism development without relying on top-down interventions.
Pengaruh Penerapan Model Experiential Learning terhadap Peningkatan Ekonomi Keluarga melalui Pelatihan Kewirausahaan Produk Lokal oleh PKK Pokja II Desa Soritatanga Lasamin Lamanday; Furkan Furkan; Marwan Marwan; Abustam Abustam
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3915

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis: 1) gambaran penerapan model experiential learning melalui pelatihan kewirausahaan berbasis produk lokal oleh PKK pokja II Desa Soritatanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu. 2) gambaran peningkatan ekonomi keluarga melalui pelatihan kewirausahaan berbasis produk lokal oleh PKK pokja II Desa Soritatanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu. 3) pengaruh penerapan model experiential learning terhadap peningkatan ekonomi keluarga melalui pelatihan kewirausahaan berbasis produk lokal oleh PKK pokja II Desa Soritatanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan bentuk Quasi Experimental Design. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 15 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan angket, kemudian dianalisis dengan uji-t sampel independen (independent samples t-test). Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Gambaran Penerapan Model Experiential Learning melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Produk Lokal oleh PKK POKJA II Desa Soritatanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu terlaksana dengan sangat baik sebesar 88,97%. 2) Gambaran peningkatan ekonomi keluarga melalui pelatihan kewirausahaan berbasis produk lokal oleh PKK POKJA II Desa Soritatanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu sebelum penerapan model Experiential Learning diperoleh sebagian besar berada pada kategori kadang-kadang dengan rata-rata 23,93 dan setelah penerapan model Experiential Learning diperoleh sebagian besar berada pada kategori selalu dengan rata-rata 33,93. 3) Terdapat pengaruh penerapan model experiential learning terhadap peningkatan ekonomi keluarga melalui pelatihan kewirausahaan berbasis produk lokal oleh PKK pokja II Desa Soritatanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu.