Sitti Hajarah
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ISLAM DAN TOLERANSI Muhammad Nawir; Nurhasfiati; Sitti Hajarah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4410

Abstract

Toleransi dalam Islam adalah prinsip dasar yang mendasari interaksi sosial dalam masyarakat yang beragam. Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki pemahaman dan praktik toleransi dalam Islam dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan mencakup wawancara mendalam dengan beragam responden, termasuk tokoh agama, akademisi, dan anggota masyarakat, yang memberikan perspektif yang luas mengenai toleransi. Desain penelitian ini adalah studi kasus yang fokus pada analisis tematik untuk mengidentifikasi pola pikir dan pengalaman responden terkait toleransi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi dalam Islam dipahami sebagai sikap saling menghormati dan menerima perbedaan. Responden menekankan pentingnya dialog antaragama dan kolaborasi dalam kegiatan sosial untuk membangun hubungan yang harmonis. Meskipun banyak yang telah menerapkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari, tantangan seperti ekstremisme dan penyalahgunaan ajaran agama tetap menjadi hambatan. Pembahasan artikel ini menekankan bahwa pendidikan agama yang inklusif dan dialog terbuka sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan mengacu pada ajaran Al-Qur'an yang menekankan tidak adanya paksaan dalam beragama, artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan nilai-nilai toleransi dalam masyarakat Muslim sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis. Diharapkan temuan ini dapat menjadi acuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya toleransi dalam kehidupan beragama serta mendorong upaya menuju masyarakat yang lebih inklusif.
Tradisi Ngejot Bentuk Nyata Solidaritas Sosial Antar Umat di Jembrana Bali Sitti Hajarah; Sam'un Mukramin; Kaharuddin Kaharuddin
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 8 No 2 (2026): Article in Press
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v8i2.690

Abstract

This study aims to analyze patterns of social interaction between Muslims and Hindus in fostering harmony, the role of local traditions as a medium for social integration, and the factors that support and hinder harmonious community relations in East Loloan, Jembrana Regency, Bali. This study employs a qualitative approach using the case study method. The results indicate that patterns of social interaction between Muslims and Hindus develop through associative social processes involving cooperation, accommodation, and tolerance in daily life. Local traditions such as Ngejot and gotong royong serve as spaces for social interaction that strengthen interfaith solidarity. Factors supporting interfaith harmony include a shared historical consciousness, the roles of religious and traditional leaders, and intensive social communication, while inhibiting factors include the dynamics of the younger generation, the influence of social media, and social change. This study demonstrates that interfaith harmony in East Loloan is shaped through sustained social interaction supported by local cultural values.