Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMAHAMAN MAHASISWA AKUNTNASI UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA TERHADAP PENGGUNAAN TEKNOLOGI DALAM PROSES PEMBELAJARAN dan Pengabdian Pada Masyarakat, Pusat Penelitian; Yulita Alfonsia Hayon
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v9i2.6272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman mahasiswa Akuntansi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya terhadap penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran. Teknologi memiliki peran yang semakin signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam mendukung pembelajaran akuntansi yang lebih interaktif dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa jurusan Akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memahami pentingnya teknologi seperti aplikasi akuntansi, e-learning, dan perangkat lunak terkait dalam memfasilitasi proses belajar mereka. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam hal aksesibilitas dan penggunaan teknologi secara maksimal. Penelitian ini memberikan wawasan bagi institusi pendidikan untuk lebih memperhatikan penyediaan dan pemanfaatan teknologi guna meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi.
Hubungan Motivasi Belajar dan Prestasi Akademik Mahasiswa Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Yulita Alfonsia Hayon; Hwihanus Hwihanus
Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober: Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jumia.v3i1.3591

Abstract

This research aims to analyze the factors that influence the academic achievement and motivation of students in the Accounting Study Program, Faculty of Economics and Business, University of 17 August 1945 Surabaya. Achievement is one of the important academic indicators in reflecting the success of the learning process in higher education. The research results show that student learning motivation has a significant influence on academic achievement, followed by effective teaching methods and the availability of supporting facilities. Social environmental support, such as the role of family and peers, was also found to have a positive contribution. . These findings have the impact that improving the quality of learning and providing holistic support can help students achieve persistence,
Implementasi Pengelolan APBDES Implementasi Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa Berdasarkan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 pada Pemerintah Desa Dadawea Yulita Alfonsia Hayon; Maulidah Narastri
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 19 No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58431/jumpa.v19i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 pada Pemerintah Desa Dadawea. Pengelolaan APBDes mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kaur Keuangan, serta pihak-pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan APBDes di Desa Dadawea secara umum telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018. Tahap perencanaan dilakukan melalui musyawarah desa yang melibatkan masyarakat, sedangkan pelaksanaan dan penatausahaan keuangan desa telah didukung oleh penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Pelaporan dan pertanggungjawaban juga telah dilakukan sesuai peraturan yang berlaku. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti terbatasnya pendampingan teknis dari pemerintah kabupaten, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum tersedianya website desa sebagai media transparansi informasi kepada masyarakat.