Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGELOLA HUBUNGAN BAIK DENGAN PELANGGAN DALAM MEMPERTAHANKAN LOYALITAS NASABAH BANK SYARIAH Sukma Aulia Dewi; Ritma Lutviandari; Firas Alyon Saputra; Tarisa Adelia Chusna; Binti Nur Asiyah
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v10i7.7258

Abstract

Sektor perbankan di Indonesia semakin berkembang seiring dengan ketatnya persaingan dan lingkungan bisnis yang berubah dengan cepat. Penelitian ini membahas tentang pengelolaan hubungan dengan nasabah dalam menjaga loyalitas nasabah pada Bank syariah. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur, di mana laporan penelitian dikumpulkan dari berbagai sumber jurnal ilmiah, buku dan laporan penelitian yang relevan terkait dengan pengelolaan hubungan baik dengan pelanggan dan menjaga loyalitas pelanggan. Pendekatan kualitatif dipilih untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang cara menjaga loyalitas nasabah di bank syariah berdasarkan analisis literatur yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRM berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan, pangsa pasar, produktivitas dan semangat kerja karyawan, dengan kepuasan sebagai mediatornya. Customer Relationship Management dalam meningkatkan loyalitas melalui kepuasan nasabah dengan mendorong perbankan meningktakna kesadaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Rendahnya kontribusi bank syariah terhadap perbankan nasional menunjukkan rendahnya tingkat loyalitas nasabah terhadap bank syariah.
Penguatan Kesehatan Keluarga melalui Intervensi Partisipatif Berbasis Komunitas: Integrasi Tanaman Obat Keluarga dan Literasi Digital di Desa Karangtalun Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung Mega Tunjung Hapsari; Farhan Reza Fadholi; Azmi Fahrurrizal Amrulloh; M. Krisnanda Saputra; Trisna Sayekti Wijayanti; Winda Kusumaning Tias; Dina Eliyana; Sukma Aulia Dewi
Pemberdayaan Masyarakat : Jurnal Aksi Sosial Vol. 2 No. 4 (2025): Desember: Pemberdayaan Masyarakat : Jurnal Aksi Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksisosial.v2i4.2608

Abstract

Karangtalun Village, located in Kalidawir District, Tulungagung Regency, East Java, has significant potential for developing Family Medicinal Plants (TOGA) to support community-based health practices. However, the utilization of TOGA in daily health care remains limited due to a lack of knowledge and practical skills among residents. At the same time, the community faces a growing social challenge—digital exposure among young children, which negatively affects their physical, psychological, and social well-being. To address these issues, a capacity-building program was implemented for women involved in the Integrated Guidance Post (Posbindu) through training on TOGA cultivation and digital literacy education using the Community-Based Participatory Research (CBPR) approach. This participatory model actively engaged community members in the planning, implementation, and evaluation stages. The program results showed an increase in participants’ understanding of TOGA as an alternative for self-care and traditional medicine, greater awareness of the adverse effects of excessive gadget use among children, and positive behavioral changes in parenting, such as setting screen-time limits and replacing gadget use with creative family activities. These findings demonstrate that integrating local wisdom–based education with digital literacy can effectively strengthen family resilience and promote sustainable well-being in the digital era.