Khasanah, Mafrihatul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat oleh BUMDes Mandiri Sejahtera Tengki di Desa Tengki Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes Khasanah, Mafrihatul; Fauzi, Lukman Munawar; Wulandari, Widuri
Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM) Vol 6, No 2 (2024): JIPIKOM OKTOBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jipikom.v6i2.5211

Abstract

This research aims to determine and analyze community empowerment by BUMDes Mandiri Sejahtera Tengki in Tengki Village, Brebes District, Brebes Regency. The existing problem is that community empowerment through BUMDes carried out by the Tengki Village Government is not optimal, this can be seen from the management of BUMDes not fully involving the community.  This research method is qualitative and data collection techniques are carried out using observation, interviews, and documentation. The results of this research show that the community empowerment carried out by BUMDes Mandiri Sejahtera Tengki in Tengki Village, Brebes District, Brebes Regency has not been implemented optimally in terms of several aspects, namely: Human development has not provided training or guidance to the community and only focuses on training BUMDes administrators; community business development is only involved to the extent of borrowing funds from BUMDes savings and loans; environmental development has not been able to accommodate the village's potential; and institutional development is constrained by the implementation of the vision and mission and organizational structure and work procedures so that the main tasks are only adjusted to the AD/ART. The researcher's suggestion for BUMDes Mandiri Sejahtera Tengki is to take part in training related to BUMDes, community empowerment, or training related to organizational development. Apart from that, BUMDes can also take other steps by collaborating with many parties.
ALIH FUNGSI LAHAN RESAPAN AIR MENJADI PEMUKIMAN DI KAWASAN BANDUNG UTARA (STUDI KASUS KELURAHAN CIPAGERAN DAN KELURAHAN CITEREUP) Khasanah, Mafrihatul; Rahmatillah, Saeful Anwar; Haryono, Budi; Nurhaliza, Amelia Putri; Putri, Chairika Ananda; Fujilestari, Noer Apptika

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v6i2.1158

Abstract

Alih fungsi lahan resapan air menjadi pemukiman merupakan fenomena yang sering kali terjadi di suatu wilayah, seperti Kelurahan Cipageran dan Kelurahan Citeureup di Kawasan Bandung Utara. Kawasan Bandung Utara merupakan suatu wilayah yang dikembangkan sebagai kawasan lindung atau kawasan konservasi yang diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengendalian Kawasan Resapan Air sebagai Kawasan Strategis Provinsi Jawa Barat. Fenomena yang terjadi di lapangan adalah maraknya alih fungsi lahan resapan air menjadi pemukiman masyarakat yang tidak mengikuti prosedur perizinan mendirikan bangunan. Hal tersebut berdampak pada aspek sosial seperti menjadi pusat keramaian maupun aspek lingkungan seperti banjir maupun kekeringan, sehingga kawasan resapan air tidak berfungsi secara optimal. Alih fungsi lahan resapan air menjadi pemukiman dapat dilihat melalui tiga aspek, yaitu kondisi hidrogeologi, kondisi morfologi, serta tata guna lahan. Dalam hal ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dan menerapkan metode deskriptif dalam meneliti bagaimana alih fungsi lahan resapan air menjadi pemukiman di Kawasan Bandung Utara (Studi Kasus Kelurahan Cipageran dan Kelurahan Citeureup).