Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Materi Koloid di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta Muryadi; Sulistyaningsih; Ainun Nisa, Syarafina; Rahmawan, Setia
PendIPA Journal of Science Education Vol 8 No 2 (2024): June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.8.2.243-252

Abstract

Penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat meningkatkan motivasi belajar, hasil belajar, serta keterampilan kognitif dan sosial siswa secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa kelas XI MIPA 1 SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada mata pelajaran kimia setelah menerapkan model pembelajaran Learning Cycle 5E pada materi koloid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan dua siklus pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 1 SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta tahun pelajaran 2023/2024. Sumber data penelitian berasal dari guru dan siswa yang didapatkan melalui proses observasi, wawancara, dan angket. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode angket. Berdasarkan data yang diperoleh,  diketahui bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di mana pada siklus I rata-rata motivasi peserta didik sebesar 72,23% meningkat menjadi 76,00% pada siklus II. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model Learning Cycle 5E menjadi salah satu upaya yang dapat diterapkan oleh guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama pada mata pelajaran kimia sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik.  
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi Keragaman Sebagai Sunnatullah Melalui Model InquiryBerbantuan Media Audio Visual Di Kelas IV UPTD SD Negeri 3 Peusangan Selatan Muryadi
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi karena hasil belajar siswa rendah disebabkan penjelasan guru pada materi Keragaman sebagai Sunnatullah, siswa kurang memahami penjelasan guru, maka peneliti menggunakan model pembelajaran Inquiri. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: peningkatkan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa serta respon siswa kelas IV UPTD SD Negeri 3 Peusangan Selatan pada materi Keragaman sebagai Sunnatullah dengan model Pembelajaran Inquiri. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IV UPTD SD Negeri 3 Peusangan Selatan berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data. Teknik analisis data adalah tes hasil belajar, tes aktivitas guru dan siswa dan tes respon siswa. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa: Peningkatan hasil belajar siswa terjadi peningkatan mulai dari Siklus I sebesar 55,55% menjadi 88,88% pada Siklus II, dari hal tersebut diperoleh bahawa tingkat peningkatan sebesar 33,33%. Peningkatan aktivitas belajar mengajar antara guru dan siswa telah berlangsung dengan baik. Ini terlihat dari hasil observasi Siklus I dan II mengalami peningkatan dari pihak guru pada Siklus I persentase sebesar 81% pada Siklus II naik menjadi 92%. Sedangkan dari pihak siswa pada Siklus I 78% juga mengalami peningkatan pada Siklus II menjadi 91%. Peningkatan hasil analisis respon siswa secara umum siswa menyukai belajar dengan strategi pembelajaran Inquiry. Dimana kriteria ya diperoleh nilai rata sebesar 78,67%, dan pada kriteria tidak diperoleh 12,17%. Maka secara keseluruh diperoleh bahwa respon siswa pada pembelajaran yang dilaksanakan peneliti menggunakan strategi inquiry sangat disukai oleh siswa.
Bantuan Hukum Terhadap Guru Dalam Penyelenggara Pendidikan Berdasarkan Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen Muryadi; Ngadiyan
Legalita Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Hukum Legalita
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/legalita.v7i2.2025

Abstract

Guru sebagai ujung tombak pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi bangsa. Namun, dalam praktik penyelenggaraan pendidikan, tidak jarang guru menghadapi permasalahan hukum sebagai akibat dari tindakan profesional yang dilakukannya, seperti tindakan disipliner terhadap siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan implementasi bantuan hukum terhadap guru berdasarkan ketentuan undang-undang tersebut, dengan studi kasus guru SDN Tiuhbalak Baradatu di Way Kanan, Lampung, yang dilaporkan ke polisi karena mencubit siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif, didukung oleh studi literatur kasus. Meskipun terdapat landasan hukum yang menjamin bantuan hukum bagi guru, pelaksanaannya di lapangan masih lemah akibat kurangnya sosialisasi, tidak adanya mekanisme pendampingan hukum yang jelas, serta minimnya peran lembaga pendidikan dan organisasi profesi dalam memberikan perlindungan hukum secara konkret. Studi ini merekomendasikan perlunya regulasi turunan yang mengatur mekanisme bantuan hukum bagi guru serta peningkatan peran dinas pendidikan dan organisasi profesi dalam menjamin hak-hak hukum guru.
Krisis Etika dalam Keseimbangan Spiritual dan Material (Tawazun) dalam Pendidikan Islam Modern: Perspektif Nilai Klasik dan Tinjauan Hukum Ngadiyan; Muryadi
Legalita Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Hukum Legalita
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/legalita.v7i2.2106

Abstract

The ethical crisis in modern education has become a significant phenomenon in Muslim societies facing the pressures of globalization, digitalization, and materialistic orientation. In the context of Islamic education in Indonesia, particularly in Muhammadiyah institutions, there is a challenge to maintain the spiritual and material balance of the concept of tawazun, which has long been the foundation of classical educational values. This study aims to examine the forms of ethical crises that have emerged, their causes, and the urgency of reintegrating tawazun values ​​into the modern Islamic education system. The research method used a literature review of journals and articles published between 2020 and 2024, as well as an analysis of curriculum documents and educational policies in modern Islamic institutions. The results of the study indicate that the dominance of academic and material orientations (achievement, accreditation, facilities) has shifted the focus away from spiritual character formation; this has led to a decline in students' moral quality, an increase in pragmatic behavior, and a weakening of their sense of social and religious responsibility. The discussion suggests that reintegrating tawazun through curriculum reconstruction, strengthening character and moral education, and implementing a holistic approach to Imtaq Iptek is crucial. This article emphasizes that modern Islamic education must return to the essence of spiritual-material balance in order to be able to produce progressive people who are not only intelligent but also have noble morals.