Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan kemampuan membaca Al-Quran pada anak melalui bimbingan mengaji di taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Darul Mubtadi’ Desa Masbagik Utara Achmad Abdul Hawabi; Khosiah Khosiah; Raden Sudarwo; Irma Setiawan; Miftahul Jannah; Samsinari Samsinari; Nurmawarti Nurmawarti; Puput Bestar; Debi Yatri; Herlina Eva Cahya Trisnawati Dewi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27238

Abstract

Abstrak Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) merupakan suatu institusi atau komunitas dalam masyarakat yang mengorganisir pendidikan non-formal dalam bidang keagamaan Islam, dengan tujuan mengajarkan keterampilan membaca Al-Qur'an kepada individu mulai dari usia taman kanak-kanak hingga tingkat pendidikan menengah atas. Tujuan penerapan program mengar mengaji, diselenggarakan sebagai bentuk upaya peningkatan kemampuan membaca Al-Quran pada anak-anak di TPQ Darul Mubtadi’ Dusun Karang Baru, Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam penelitiaan ini yaitu melakukan survey lokasi dan berkeordinasi pada pihak TPQ untuk mendapatkan data-data dan system pembelajaran yang digunakan. Jumlah siswa yang iut dalam program ini yaitu 70 orang, Iqro ada 58 orang anak, tingkat Al-Qur'an 12 orang anak dan 1 orang tenaga pengajar. Kegiatan awal belajara mengaji adalah membaca surat-surat pendek dan dilanjutkan dengan membaca Iqro Maupun Al-Quran. Hasil dari penerapan program ini, anak-anak mampu membaca Iqro dalam kurun waktu 1-2 bulan.  Belajar mengaji merupakan program Mahasiswa KKN-DIK Pelatihan ini bertujuan untuk peningkatan kemampuan membaca Al-Quran pada anak-anak memberikan. Kata kunci: Al- Quran; kemampuan membaca; bimbingan anak-anak Abstract Al-Qur'an Education Park (TPQ) is an institution or community in society that organizes non-formal education in the field of Islamic religion, with the aim of teaching Al-Qur'an reading skills to individuals ranging from kindergarten age to senior high education level. The purpose of implementing the mengar mengaji program is held as a form of effort to improve the ability to read the Koran to children at TPQ Darul Mubtadi' Karang Baru Hamlet, East Lombok. The method used in this research is to conduct a location survey and coordinate with the TPQ to obtain data and the learning system used. The number of students in this program is 70 people, Iqro there are 58 children, Al-Qur'an level 12 children and 1 teacher. The initial activity of learning the Koran is reading short letters and continued with reading Iqro and the Koran. As a result of implementing this program, children are able to read Iqro within 1-2 months.  Learning to recite the Koran is a KKN-DIK Student Program This training aims to improve the ability to read the Koran in children to provide. Keywords: Al-Quran; ability reading; guidance children
Analisis Dampak Aplikasi Tik Tok Terhadap Kemampuan Fokus Belajar Siswa Sekolah Dasar Miftahul Jannah; Haifaturrahmah; Nursina Sari
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 1 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i1.4617

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dan pembelajaran masyarakat, terutama di kalangan anak-anak usia sekolah dasar. Salah satu platform yang banyak digunakan adalah TikTok, yang menawarkan konten video pendek kreatif namun juga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap perilaku dan moral siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan TikTok terhadap perilaku belajar, konsentrasi, dan pembentukan karakter siswa sekolah dasar di SDN . Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, melibatkan 60 siswa kelas  yang dipilih secara purposif. Data dianalisis secara induktif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memiliki dua sisi pengaruh: positif dan negatif. Di satu sisi, TikTok mendorong kreativitas, kepercayaan diri, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Namun di sisi lain, penggunaannya yang berlebihan tanpa pengawasan dapat menyebabkan penurunan fokus, disiplin, serta munculnya perilaku imitasi negatif. Dengan demikian, diperlukan kolaborasi antara guru dan orang tua untuk mengarahkan penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran kreatif yang tetap berlandaskan nilai moral dan karakter. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengembangkan model intervensi pembentukan karakter berbasis literasi digital di sekolah dasar.
Pelatihan Penulisan dan Penyusunan Mading untuk Meningkatkan Kreativitas Menulis dan Desain Siswa Mahsup Mahsup; Miftahul Jannah; Delista Aprilia; Aldi Surahman; Haerul Wadi; Desta Afriansah; Armin Eryanto; Hasan Basri
Abdimas Mandalika Vol 5, No 4 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i4.29828

Abstract

Abstract:  This community service activity aimed to improve students' literacy skills, writing creativity, and design abilities through wall magazine (Mading) writing and development training at SMP Muhammadiyah Mataram. The program was implemented through three main stages: planning, implementation, and evaluation. The planning stage involved coordination with the school, program preparation, and task distribution among student groups. The implementation stage consisted of delivering materials on the concept of wall magazines, writing techniques, and collaborative practice in designing and organizing wall magazine content. The evaluation stage was conducted through observations of student participation and assessments of the resulting products. The results indicated that students became more active in expressing ideas through writing, were able to select and organize information more systematically, and demonstrated greater creativity in combining visual elements such as layout, colors, and images. In addition, the activity enhanced students’ teamwork, communication skills, and self-confidence in presenting their ideas. Therefore, wall magazine writing and development training can serve as an effective school literacy activity to foster students’ creativity, communication skills, and active participation in literacy-based learning.Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi, kreativitas menulis, dan kemampuan desain siswa melalui pelatihan penulisan dan penyusunan majalah dinding (mading) di SMP Muhammadiyah Mataram. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan dilakukan koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan program, serta pembagian tugas peserta dalam kelompok. Tahap pelaksanaan meliputi penyampaian materi mengenai konsep mading, teknik penulisan, serta praktik penyusunan mading secara kolaboratif. Selanjutnya, tahap evaluasi dilakukan melalui penilaian hasil karya dan observasi keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif dalam menuangkan ide melalui tulisan, mampu memilih dan menyusun informasi secara lebih sistematis, serta lebih kreatif dalam mengombinasikan unsur visual seperti tata letak, warna, dan gambar pada mading. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan kerja sama, komunikasi, dan kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan gagasan. Dengan demikian, pelatihan penulisan dan penyusunan mading dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan literasi sekolah yang efektif untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan komunikasi siswa.