Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan perikanan budidaya berkelanjutan melalui aplikasi biomonitoring Caulerpa sp. pada kelompok pembudidaya ikan Sipodalle’ Kecamatan Tinambung Fauzia Nur; Adiara Firdhita Alam Nasyrah; Chairul Rusyd Mahfud; Rahmat Januar Noor; Dian Lestari; Istyqamah Muslimin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26788

Abstract

AbstrakKeluhan paling umum terjadi tingginya kandungan limbah organik dan nutrien dari buangan air tambak menyebabkan adanya penurunan kualitas lingkungan perairan. Berdasarkan hasil pemantauan kondisi eksisting ditemukan bahwa selama ini yang dilakukan oleh POKDAKAN Sipodalle’ dalam mengelola limbah hasil kegiatan budidaya ikannya terbilang kurang tepat dikarenakan buangannya langsung ke laut atau perairan sekitar tambak karena tidak adanya pemahaman mengenai dampak pencemaran air dan juga sebuah penggunaan biomonitoring yang diketahui dalam pengelolaan limbah cair. Pengabdian bertujuan adanya peningkatan pemahaman pembudidaya akan dampak pencemaran air dan Adanya pengaplikasian biomonitoring menggunakan Caulerpa sp. di lokasi budidaya Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Sipodalle’ beranggotakan 10 orang. Metode pelaksanaan berawal dari kegiatan edukasi terkait dampak pencemaran perairan khususnya pada lokasi budidaya dilakukan sebanyak 1 (kali). Kegiatan edukasi dilaksanakan dengan metode penyuluhan dengan melibatkan narasumber yang memiliki pengetahuan dan pengalaman praktik terkait pencemaran perairan. Mitra terlibat sebagai peserta pada kegiatan edukasi serta mengundang komunitas serta jaringan kelompok budidaya ikan lainnya dan untuk menggiatkan informasi terkait pentingnya menjaga kualitas air perairan maka diadakan instalasi biomonitoring Caulerpa sp. di lokasi budidaya mitra dan akan dilibatkan bersama mahasiswa dalam proses pengadaan instalasi tersebut serta penggunaan Caulerpa sp. diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu penghasilan tambahan dari budidaya ikan yang dilakukan mitra dalam kegitan tersebut akan dilaksanakan secara kolaboratif antara tim pengusul, mitra, dan mahasiswa. Hasil yang didapatkan Adanya kesadaran pembudidaya ikan untuk lebih memperhatikan lingkungan perairan dan tersedianya biomonitoring yang dapat mengelola limbah hasil budidaya perikanan yang dikelola oleh mitra. Kata kunci: biomonitoring; caulerpa sp.; limbah; mitra; pencemaran. Abstract The most common complaint is that the high content of organic waste and nutrients from pond waste causes a decrease in the quality of the aquatic environment. Based on the results of monitoring existing conditions, it was found that so far what POKDAKAN Sipodalle’ has done in managing waste from its fish farming activities is somewhat inappropriate because the waste goes directly into the sea or waters around the pond because there is no understanding of the impact of water pollution and also the use of biomonitoring which is known in liquid waste management. The service aims to increase farmers’ understanding of the impact of water pollution and the application of biomonitoring using Caulerpa sp. at the Sipodalle’ Fish Farmers Group (POKDAKAN) cultivation location, there are 10 members. The implementation method begins with educational activities related to the impact of water pollution, especially at cultivation location, carried out 1 (time). Educational activities are carried out using the outreach method involving resource persons who have practical knowledge and experience related to water pollution. Pantners are involved as participants in educational activities and invite communities and network of other fish farming group and to increase information regarding the importance of maintaining water quality, a Caulerpa sp. biomonitoring installation will be held at partner cultivation locations and students will be involved in the process of procuring the installation and the of Caulerpa sp. it is hope that it can be used as an additional income from fish farming carrier out by partners. This activity will be carried out collaboratively between the proposing team, partners and students. Result obtained there is awareness of fish farmers to pay more attention to the aquatic environment and the availability of biomonitoring which can manage waste from fish farming managed by partners. Keywords: biomonitoring; caulerpa sp.; partner; pollution; waste
Efek Penambahan Cangkang Telur Ayam Kampung (Gallus gallus domesticus) Terhadap Moulting dan Pertumbuhan Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) Dewi Yuniati; Rizky Aulia Deviyanti; Rahmat Januar Noor; Chairul Rusyd Mahfud; Fauzia Nur; Darsiani Darsiani
Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture Vol 10, No 1 (2026): SAT edisi Maret
Publisher : Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sat.v10i1.28835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan cangkang telur ayam kampung (Gallus gallus domesticus) terhadap moulting dan pertumbuhan lobster air tawar (Cherax quadricarinatus). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli - Agustus 2024, selama 30 hari di Laboratorium Perikanan SMKN Rea Timur, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan meliputi perlakuan A (0% cangkang telur (kontrol), perlakuan B (5% cangkang telur), perlakuan C (10% cangkang telur) dan perlakuan D (15% cangkang telur). Parameter uji yang digunakan meliputi pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, tingkat kelangsungan hidup, frekuensi moulting dan feed convertion ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan cangkang telur ayam kampung memberikan pengaruh nyata terhadap frekuensi moulting lobster air tawar (P<0,05), dan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, tingkat kelangsungan hidup dan feed convertion ratio (P>0,05). Frekuensi moulting tertinggi yaitu pada perlakuan C dengan penambahan 10% cangkang telur yaitu sebesar 1,4 kali/ekor.Kata Kunci: Cangkang Telur Ayam Kampung, Lobster Air Tawar, Kelangsungan Hidup, Moulting, Pertumbuhan