Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN LALAT BUAH RAMAH LINGKUNGAN PADA TANAMAN JERUK DI DESA BOCEK, MALANG Ilmam Zul Fahmi; Sabrina Alvivie Putri; Annisa Nur Ramadhan; Shavira Trihabsari Irmadani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4893

Abstract

Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang merupakan sentra jeruk dengan serangan lalat buah yang tinggi. Petani masih mengandalkan pestisida kimia yang berdampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Sehingga memerlukan alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembuatan serta aplikasi pestisida nabati sebagai solusi pengendalian hama berkelanjutan. Mitra sasaran adalah delapan kelompok tani di Desa Bocek, dengan peserta sebanyak 22 orang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi materi, diskusi interaktif, dan praktik pembuatan pestisida nabati berbasis bahan lokal menggunakan daun mimba, serai merah, daun sirsak, daun sambung nyawa, dan bawang putih. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan 15 soal meliputi konsep pestisida nabati, pengetahuan umum dan prosedur aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman sebesar 23,81% pada aspek konsep pestisida nabati, 28,57% pada pengetahuan umum, dan 19,05% pada prosedur aplikasi. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan bahan lokal sebagai pestisida nabati, sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya pengendalian hama ramah lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kapasitas petani dalam menerapkan praktik pertanian berkelanjutan yang mendukung kesehatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.
Pemanfaatan Kulit Kopi untuk Produksi Kombucha Cascara dan Pupuk Organik sebagai Upaya Kemandirian Desa Tambakasri Afifa Husna; Ilmam Zul Fahmi; Dahlia Elianarni; Nindi Alaida Pramesti
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23528

Abstract

Kulit kopi merupakan limbah utama dari proses pengolahan kopi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani Desa Tambakasri, Kabupaten Malang. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya potensi pencemaran lingkungan serta hilangnya peluang ekonomi tambahan bagi petani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam memanfaatkan kulit kopi menjadi produk bernilai jual berupa minuman fungsional (kombucha cascara) dan pupuk organik sebagai penerapan konsep zero waste pada agroindustri kopi. Mitra kegiatan adalah kelompok tani kopi Sidomulyo, Sidorejo, Sidomakmur, Sumberkembang dan Sumbersekar yang berjumlah 18 orang. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknis, pendampingan produksi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani dan keterampilan dalam pengolahan kulit kopi yang ditandai dengan keberhasilan memproduksi 15 liter kombucha cascara serta 20 liter/ kg pupuk organik. Selain itu, produk hasil pelatihan mendapatkan respon positif dari 97% peserta dan memiliki potensi pemasaran lokal. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan nilai tambah limbah kopi sekaligus mendukung keberlanjutan usaha tani kopi.