Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan melalui Budidaya dan Pasca Panen pada Kopi Endemik Srandil di Desa Tlekung, Kota Batu Ilmam Zul Fahmi; Afifa Husna; Ardik Praharjo
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23518

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang berperan penting dalam perekonomian masyarakat pedesaan, namun pengelolaan perkebunan kopi rakyat masih menghadapi kendala pada aspek pembibitan, budidaya, dan pasca panen sehingga menurunkan produktivitas dan kualitas kopi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas lembaga pengelola hutan desa (LPHD) Sumber Makmur Sembada dalam pengembangan kopi endemik Srandil melalui penerapan teknologi perbanyakan vegetatif, pemangkasan tanaman, serta penggunaan solar dryer. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tlekung, Kota Batu, dengan melibatkan 14 anggota kelompok sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan berbasis praktik, pendampingan lapangan, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman khususnya aspek pascapanen (39%), diikuti perawatan dan pemangkasan (30%) serta perbanyakan tanaman kopi melalui grafting dan stek batang (22%). Penerapan teknologi grafting, stek, dan solar dryer mampu meningkatkan keterampilan teknis peserta serta memberikan pengalaman baru dalam pengelolaan kopi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesiapan kelompok dalam mengadopsi teknologi budidaya dan pengolahan kopi secara mandiri. Kegiatan pengabdian berbasis pelatihan praktik dan pendampingan teknis efektif dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan kelompok tani hutan dalam pengembangan kopi endemik Srandil. Kegiatan lanjutan disarankan untuk memperkuat aspek pengendalian hama terpadu, pengolahan produk, serta penguatan kelembagaan dan pemasaran guna mendukung keberlanjutan program.
Pemanfaatan Kulit Kopi untuk Produksi Kombucha Cascara dan Pupuk Organik sebagai Upaya Kemandirian Desa Tambakasri Afifa Husna; Ilmam Zul Fahmi; Dahlia Elianarni; Nindi Alaida Pramesti
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23528

Abstract

Kulit kopi merupakan limbah utama dari proses pengolahan kopi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani Desa Tambakasri, Kabupaten Malang. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya potensi pencemaran lingkungan serta hilangnya peluang ekonomi tambahan bagi petani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam memanfaatkan kulit kopi menjadi produk bernilai jual berupa minuman fungsional (kombucha cascara) dan pupuk organik sebagai penerapan konsep zero waste pada agroindustri kopi. Mitra kegiatan adalah kelompok tani kopi Sidomulyo, Sidorejo, Sidomakmur, Sumberkembang dan Sumbersekar yang berjumlah 18 orang. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknis, pendampingan produksi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani dan keterampilan dalam pengolahan kulit kopi yang ditandai dengan keberhasilan memproduksi 15 liter kombucha cascara serta 20 liter/ kg pupuk organik. Selain itu, produk hasil pelatihan mendapatkan respon positif dari 97% peserta dan memiliki potensi pemasaran lokal. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan nilai tambah limbah kopi sekaligus mendukung keberlanjutan usaha tani kopi.