Putra, Farras Handyra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Durasi Tidur dengan Memori Jangka Pendek pada Siswa Sekolah Dasar Putra, Farras Handyra; Umma, Husnia Auliyatul; Moelyo, Annang Giri
Sari Pediatri Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp26.3.2024.152-7

Abstract

Latar belakang. Fungsi tidur secara tepat hingga kini masih belum jelas, tetapi dipercaya bahwa kekurangan durasi tidur dapat menurunkan kinerja kognitif memori jangka pendek. Namun, hasil beberapa penelitian yang sudah dilaksanakan tidak sejalan dengan teori tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara durasi tidur dan memori jangka pendek, dengan harapan mendapatkan hasil yang baru dan signifikan yang sejalan dengan teori yang sudah ada.Tujuan. Mengetahui hubungan antara durasi tidur dengan memori jangka pendek pada siswa SD Al-Islam 2 Jamsaren Surakarta.Metode. Penelitian ini menggunakan studi analitik cross-sectional dengan sampel siswa tingkat sekolah dasar kelas 4-6 SD Al-Islam 2 Jamsaren Surakarta. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner SDSC untuk mengetahui durasi tidur dan tes FDST untuk menentukan kualitas memori jangka pendek anak. Teknik analisis yang digunakan adalah uji analisis chi-square dan uji multivariat regresi logistik. Jika pada analisis bivariat terdapat lebih dari 1 variabel bebas/perancu yang signifikan (p<0.25), maka dilanjutkan dengan analisis multivariat. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logistik dengan signifikansi statistik p<0,05. Hasil. Hasil uji bivariat yang signifikan (p<0,05) didapatkan pada uji chi-square durasi tidur dengan memori jangka pendek.Kesimpulan. Terdapat hubungan antara durasi tidur dengan memori jangka pendek pada siswa tingkat sekolah dasar. 
Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini Munawaroh, Siti; Putra, Farras Handyra; Az Zakiya, Aisyah Shabrina; Pramuni, Anggriyani Widya; Felisha, Davina Shinta; Shalihah, Farah; Paramesti, Khansa Firyalelly; Albashiry, Muhammad Iqbal; Ajingga, Octavia Jihan; Septiana, Sativa; Hasna, Zahra Roidah Amalia
Smart Society Empowerment Journal Vol 3, No 3 (2023): November
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v3i3.79055

Abstract

Pendahuluan: Berdasarkan data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2018, persentase perempuan usia 20-24 tahun yang melangsungkan pernikahan pertama baik kurang dari usia 15 tahun adalah 0,56% sedangkan yang di bawah usia 18 tahun adalah sebesar 11,21%. Pernikahan dini dapat memberikan pengaruh buruk bagi remaja yang menjalaninya atau anak yang dikandungnya. Organ reproduksi belum matang di masa remaja sehingga akan berisiko apabila seorang remaja perempuan mengandung anaknya. Maka dari itu, perlu dilakukan sosialisasi kepada para remaja mengenai kesehatan reproduksi sedini mungkin. Dengan adanya pengetahuan terkait kesehatan reproduksi yang adekuat, maka remaja akan lebih paham mengenai apa yang terjadi dalam dirinya pada masa remaja, pentingnya menjaga organ reproduksi, dan dampak yang akan terjadi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kehamilan di masa remaja.Metode: Sosialisasi dilakukan di posyandu Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Sosialisasi diawali dengan pengerjaan pretest kemudian dilanjutkan edukasi terkait kesehatan reproduksi remaja. Pengerjaan posttest dilakukan setelahnya dengan harapan tercapainya output dari edukasi yaitu peningkatan nilai tes dengan rata-rata nilai di atas 80.Hasil dan pembahasan: Rata-rata nilai yang didapatkan para peserta sebesar 87,2 sehingga sudah mencapai rata-rata nilai target yang ditetapkan,Kesimpulan: Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Gawan, Tanon, Sragen sudah terlaksana dengan baik.