Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : prosiding snttm

Analisis pengaruh penggunaan genset tambahan terhadap konsumsi bahan bakar pada kapal Ro-Ro 3500 DWT Muzhoffar, Dimas Angga Fakhri; Santoso, Muhammad Agung; Riadi, Achmad; Nunni, Raffa Bainan; Wiambodo, Arindra Nur Rakhman
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/w96h4a73

Abstract

Dalam industri perkapalan Indonesia, kapal bekas pakai sering kali menjadi pilihan untuk rute tertentu. Kapal-kapal ini kerap dioperasikan melampaui umur ekonomisnya. Kondisi ini mengakibatkan pola operasional yang tidak lagi sesuai dengan spesifikasi mesin bantu (AE), khususnya pada mode idle saat menunggu berlabuh, di mana beban listrik jauh di bawah rentang optimal AE. Sebagai solusi, dilakukan retrofit dengan menginstal genset tambahan (GT) berdaya lebih kecil. Penelitian ini menganalisis data historis konsumsi bahan bakar sebelum dan setelah retrofit untuk mengevaluasi keefektifan langkah tersebut. Hasilnya menunjukkan penghematan bahan bakar yang signifikan. Pendekatan teoritis berdasarkan spesifikasi teknis mesin mengungkap bahwa sebelum retrofit, AE beroperasi di luar area efisiensi optimalnya akibat usia ekonomisnya. Sementara, GT yang masih baru, beroperasi pada rentang beban yang sesuai dengan spesifikasinya, sehingga konsumsi bahan bakarnya lebih efisien. Temuan penelitian ini memberikan kerangka kerja praktis untuk mengidentifikasi ketidakefisienan operasional mesin. Hasil dan pembahasan yang disajikan diharapkan dapat menjadi acuan dalam pemetaan parameter operasi, optimasi kinerja mesin, dan perencanaan retrofit. Akhirnya, penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi operator kapal dalam menyusun strategi operasi yang berkelanjutan, termasuk pengendalian konsumsi bahan bakar dan penetapan target reduksi emisi.
Evaluasi keselamatan kebakaran kendaraan bermotor Nugroho, Yulianto Sulistyo; Nugroho, Reza Adyanto; Adhitya, Mohammad; Santoso, Muhammad Agung
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/qmde8743

Abstract

Risiko kebakaran kendaraan bermotor terus meningkat sejalan dengan meningkatnya populasi kendaraan bermotor serta mobilitas masyarakat. Kebakaran kendaraan bermotor dapat terjadi di perjalanan, di stasiun pengisian bahan bakar umum atau di dalam bangunan saat kendaraan di parkir. Kebakaran kendaraaan bermotor bukan saja menimbulkan kerusakan pada kendaraan, bangunan gedung parkir, tetapi juga dapat mengakibatkan cidera bahkan fatalitas penumpang kendaraan bermotor tersebut. Risiko kebakaran kendaraan bermotor baik berupa kendaraan dengan mesin pembakaran dalam (internal combustion engine - ICE) atau kendaraan listrik (electric vehicle – EV) ditandai dengan laju pelepasan kalor (heat release rate) akibat terbakarnya komponen / bahan mampu bakar yang ada di dalam kendaraan, maupun terbakarnya bahan bakar atau baterei sebagai sumber energi penggerak utama kendaraan bermotor. Untuk memberikan Gambaran mengenai risiko kebakaran kendaraan bermotor, makalah ini menyajikan metode pengukuran laju pelepasan kalor, kaji literatur hasil pengukuran eksperimental, dan evaluasi keselamatan kebakaran kendaraan bermotor sebagai upaya meningkatkan kepedulian dan keselamatan masyarakat pada umumnya.   
Analisis multi-kriteria bahan bakar rendah sulfur untuk mesin diesel kapal tanker: Kinerja, emisi, dan biaya Budiyanto, Muhammad Arif; Hanin Safiya; Santoso, Muhammad Agung
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/c7mkyj59

Abstract

Masalah pencemaran lingkungan akibat aktivitas transportasi laut menjadi perhatian utama bagi International Maritime Organization (IMO) dan para pemangku kepentingan. Untuk mengurangi dampak negatif emisi dari kapal terhadap kualitas udara, IMO menetapkan regulasi global melalui MARPOL 73/78. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif untuk mengevaluasi efektivitas empat jenis bahan bakar berdasarkan kinerja mesin, tingkat emisi, dan aspek biaya. Analisis dilakukan melalui simulasi menggunakan perangkat lunak Diesel-RK serta perhitungan manual pada mesin diesel laut empat langkah tipe C32 ACERT yang umum digunakan pada kapal tanker minyak. Keempat jenis bahan bakar yang diuji, yakni High Sulfur Fuel Oil (HSFO), Low Sulfur Fuel Oil (LSFO), Ultra-Low Sulfur Fuel Oil (ULSFO), dan Biosolar B30, memiliki kadar sulfur yang berbeda namun digunakan pada mesin yang sama. Secara umum, HSFO merupakan bahan bakar dengan harga paling ekonomis dibandingkan ketiga bahan bakar lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biosolar B30 memberikan performa mesin tertinggi dengan capaian sebesar 88,88%. Dari sisi emisi, ULSFO menunjukkan tingkat emisi NOx dan SO₂ paling rendah, masing-masing dengan persentase rata-rata 39,1% dan 0,02% dibandingkan emisi tertinggi. Sementara itu, untuk emisi CO₂, Biosolar B30 menghasilkan emisi paling rendah dengan rata-rata pengurangan sebesar 90%. Di sisi lain, dari aspek biaya operasional tanpa penggunaan scrubber, Biosolar B30 tercatat sebagai bahan bakar dengan harga tertinggi, yakni sebesar 77% dari total biaya operasional.