Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DI PT. UTAMA INTI HASIL KIMIA INDUSTRI MEDAN Sari, Inggrit Puspita; Ningsih, Siska Dwi; Diafatma, Jihan; Hulu, Kristiani Herliani
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmm.v9i2.5455

Abstract

Employees are the main wealth in a company, because without their participation, activities cannot be carried out. Each employee will pursue their work a     nd demonstrate behavior in order to gain acceptance or social support and individual status, motivated to be able to meet their personal standards and pursue work that requires special abilities, individuals will further pursue the goals of their company and will then demonstrate good citizenship behavior within the company. Employee behavior outside the duties stated in the job description is called organizational citizenship behavior. One of the factors that influences organizational citizenship behavior is transformational leadership. Transformational leadership is leadership that plays a role in organizational improvement. This research aims to determine the effect of transformational leadership on organizational citizenship behavior in PT employees. Main Core Medan Industrial Chemical Results. The method used in this research is quantitative research. The place of research was carried out at PT. Main Core Medan Industrial Chemical Results. In this study, researchers distributed questionnaires to 73 employees. The research results show that there is an influence of transformational leadership on organizational citizenship behavior in employees at PT. Main Core Results of Medan Industrial Chemistry with a termination coefficient (R2) value of 0.220 showing the influence of transformational leadership of 22% on organizational citizenship behavior with a value of sig. equal to 0.000 ≤ 0.05.
PENGARUH KONSEP DIRI TERHADAP PRILAKU BULLYING PADA SISWA DI SEKOLAH SMK NEGERI 3 MEDAN Wulandari, Tri; Diafatma, Jihan
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/psikologi.v7i1.5257

Abstract

Bullying dapat didefinisikan sebagai perlakuan atau tindakan buruk terhadap seseorang dengan niat baik secara mental maupun fisik terhadap pelakunya. Bullying juga merupakan salah satu masalah sosial yang paling umum terjadi pada anak sekolah. Studi ini berjudul Pengaruh Konsep Diri Terhadap Perilaku Bullying Siswa SMK Negeri 3 Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah konsep diri mempengaruhi perilaku terhadap pelaku pelecehan. Studi ini dilakukan di kelas XI SMK Negeri 3 Medan, di mana 57 siswa menjadi sampel dari total 378 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan model skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri memengaruhi perilaku pelecehan dengan kategorisasi korelasi yang tinggi. Penemuan tersebut juga menunjukkan bahwa pengaruh konsep diri terhadap perilaku pelecehan memiliki nilai korelasi/hubungan (R) sebesar 0,935. Selain itu, koefisien determinasi, yang merupakan konsekuensi dari suatu variabel bebas, dihitung. Ketika R dikurangi, kita mendapatkan R square (R2) sebesar 0,874, yang menunjukkan bahwa konsep diri mempengaruhi 8,74% varians perilaku bullying pada siswa SMK Negeri 3 Medan, sedangkan faktor lain mempengaruhi sebesar 12,6%.
PERBEDAAN TINGKAT PROKRASTINASI AKADEMIK DALAM MENYELESAIKAN STUDI ANTARA MAHASISWA PERANTAU DAN MAHASISWA NON PERANTAU PADA PROGRAM STUDI KEPERAWATAN FAKULTAS FARMASI DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA Lase, Nof Aldin Putra; Diafatma, Jihan
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/psikologi.v5i2.5232

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan permasalahan yang umumnya dialami oleh para pelajar, tidak terkecuali mahasiswa perantau maupun non perantau. Prokrastinasi Akademik adalah kecenderungan untuk menunda atau penghindaran penuh terhadap suatu tugas akademik oleh individu secara sadar. Perilaku ini tidak hanya memengaruhi nilai, tetapi juga kinerja akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan prokrastinasi akademik antara mahasiswa perantau dan mahasiswa non perantau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis komparatif. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Sari Mutiara Indonesia berjumlah 60 mahasiswa (30 Mahasiswa Perantau dan 30 Mahasiswa Non Perantau). Hasil analisis data menggunakan Mann Whitney U test dengan nilai signifikansi (p)=0,185 (p>0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan prokrastinasi akademik antara mahasiswa perantau dan mahasiswa non perantau. Tidak adanya perbedaan prokrastinasi akademik pada mahasiswa dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran diri individu serta dampak buruk prokrastinasi tersebut. Faktor lain tidak adanya perbedaan prokrastinasi akademik pada mahasiswa karena dipengaruhi oleh lingkungan yang dapat memberikan dampak buruk pada diri individu.
PENGARUH PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA SMA KARTIKA I-2 MEDAN Siswanto, Khaulah Aisyah Putri; Diafatma, Jihan; Meliala, Sinarsi; Girsang, Erika
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/psikologi.v8i2.6866

Abstract

Latar belakang: Pendidikan merupakan proses yang berfungsi untuk membentuk kemampuan individu dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan serta meningkatkan kualitas hidupnya. Sebagai lembaga pendidikan resmi, sekolah sangat penting untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pengembangan karakter kepada para siswa. Dalam situasi ini, motivasi siswa memiliki dampak besar pada prestasi belajar. Baik faktor internal maupun lingkungan yang memotivasi siswa untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan mencapai hasil terbaik disebut sebagai motivasi belajar. Tujuan: Untuk mengetahui apakah fungsi guru bimbingan dan konseling memengaruhi motivasi belajar siswa di SMA Kartika I-2 Medan. Metode: Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif, dengan populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI, dengan sampel sebanyak 61 siswa sebagai. Prosedur pengambilan sampel dalam penelitian ini mengguanakan non-probability sampling. Kuesioner skala Likert digunakan sebagai instrumen penelitian, dan uji regresi linier sederhana digunakan untuk menganalisis data. Hasil: Hasil uji regresi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara peran guru bimbingan konseling terhadap motivasi belajar siswa. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,000 (<0,05), yang berarti hipotesis diterima. Koefisien determinasi (R²) senilai 0,299 yang menunjukkan bahwa variabel peran guru bimbingan konseling memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, semakin baik peran guru, semakin tinggi pula motivasi belajar siswa di SMA Kartika I-2 Medan. Kesimpulan: bahwa sekolah harus terus mempromosikan penggunaan peran guru bimbingan dan konseling sebaik mungkin melalui dukungan fasilitas, pengembangan kompetensi, dan pelatihan. Guru bimbingan dan konseling juga didorong untuk menemukan cara-cara yang lebih inovatif dalam memberikan bimbingan, misalnya melalui konseling berbasis teknologi, pendekatan kolaboratif dengan orang tua, dan integrasi kegiatan motivasional dalam proses pembelajaran