Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI ROUTING STATIC MULTI HOP PADA PERANGKAT LORA Astarina, Raditia; Akbar, Lalu A. Syamsul Irfan; Budiman, Djul Fikry
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.5228

Abstract

Di era digital yang semakin berkembang, teknologi Low Power Wide Area Network (LPWAN) seperti LoRa menjadi solusi utama untuk komunikasi nirkabel jarak jauh berdaya rendah. Penelitian ini mengkaji penerapan statistik routing multi-hop pada jaringan LoRa dan menganalisis pengaruh jarak antar node terhadap kinerja jaringan, seperti Packet Delivery Ratio (PDR) dan kekuatan sinyal (RSSI). Pengujian ini menggunakan metode uji coba yang telah dilakukan di jalur bypass yakni dengan menempatkan node 1 pada jarak 100 meter dari node 2 dan node 3 yang bertindak sebagai node perantara juga berada pada jarak 100 dari node 4 yang berfungsi sebagai receiver akhir. Jarak antar node kemudian diperpanjang dari 100 meter hingga 500 meter. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa peningkatan jarak antar node dari 100 hingga 500 meter menurunkan kualitas komunikasi secara signifikan, dengan PDR turun dari 95% menjadi 45% dan error rate meningkat hingga 55%. Selain itu, jarak yang lebih jauh mempengaruhi kekuatan dan sinyal transmisi data, diperburuk oleh interferensi dan hambatan fisik. Strategi mitigasi seperti routing multi-hop dan jalur alternatif terbukti efektif dalam meningkatkan jangkauan, stabilitas, dan keberlanjutan komunikasi.
RUMAH BIBIT HORTUKULTURA SEBAGAI SOLUSI KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI DESA SAMA GUNA KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK UTARA NUSA TENGGARA BARAT Aryana, I Gusti Putu Muliarta; Alfitmatun, Alfitmatun; Putri, Aulia Shara; Khilafatulqudduus, Ghalby; Nensi, Baiq Arya; Ramdani, Wahyu; Astarina, Raditia; Kumairah, Titi; Agustina, Agustina; Puspitasari, Apin; Wikanto, Aditya Kusuma
Jurnal Wicara Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v1i1.2549

Abstract

The construction of seed houses is a solution to meet family food needs. Nurseries are a way of implementing sustainable agriculture, nurseries are made so that seed germination can take place under controlled climatic conditions. This is necessary for plant growth, namely by paying attention to temperature, calculating light transmission and adjusting air humidity evenly according to plant needs. The problem experienced by most people is the lack of supply of ready-to-plant seeds. Therefore, the aim of this activity is the formation of quality horticultural seed houses and seeds, namely chilies, mustard greens and kale. The method of implementing the activity is carried out in 3 stages, namely site surveys, outreach and building seedling houses as well as planting and caring for seedlings. The results of the activity show that a horticultural nursery has been formed and the results of chili, mustard and kale nurseries that can meet the community's supply needs for better quality horticultural seeds.
IMPLEMENTASI ROUTING STATIC MULTI HOP PADA PERANGKAT LORA Astarina, Raditia; Akbar, Lalu A. Syamsul Irfan; Budiman, Djul Fikry
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.5228

Abstract

Di era digital yang semakin berkembang, teknologi Low Power Wide Area Network (LPWAN) seperti LoRa menjadi solusi utama untuk komunikasi nirkabel jarak jauh berdaya rendah. Penelitian ini mengkaji penerapan statistik routing multi-hop pada jaringan LoRa dan menganalisis pengaruh jarak antar node terhadap kinerja jaringan, seperti Packet Delivery Ratio (PDR) dan kekuatan sinyal (RSSI). Pengujian ini menggunakan metode uji coba yang telah dilakukan di jalur bypass yakni dengan menempatkan node 1 pada jarak 100 meter dari node 2 dan node 3 yang bertindak sebagai node perantara juga berada pada jarak 100 dari node 4 yang berfungsi sebagai receiver akhir. Jarak antar node kemudian diperpanjang dari 100 meter hingga 500 meter. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa peningkatan jarak antar node dari 100 hingga 500 meter menurunkan kualitas komunikasi secara signifikan, dengan PDR turun dari 95% menjadi 45% dan error rate meningkat hingga 55%. Selain itu, jarak yang lebih jauh mempengaruhi kekuatan dan sinyal transmisi data, diperburuk oleh interferensi dan hambatan fisik. Strategi mitigasi seperti routing multi-hop dan jalur alternatif terbukti efektif dalam meningkatkan jangkauan, stabilitas, dan keberlanjutan komunikasi.