Jauhar Hatta
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis I’jaz Lughawy dalam Surah Al-Ikhlas: Telaah Keindahan Struktur Bahasa Al-Qur’an Ahya Dita Satiarmia L; Jauhar Hatta; Nasiruddin; Mufidah Asri Azizah; Azmalia Anastasya Marcella
Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam Vol. 6 No. 3 (2025): Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the linguistic miracle in Surah Al-Ikhlas, focusing on the linguistic structure and rhetorical devices that form its linguistic miracle. Unlike previous studies, which generally emphasize theological dimensions and thematic interpretations, this study affirms its contribution by combining modern linguistic analysis and classical balāghah theory to read Surah Al-Ikhlas more systematically. This study uses a qualitative descriptive approach through textual analysis of diction choices, phonetic rhythm, and rhetorical devices such as ījāz, ṭibāq, and taqdīm–ta’khīr, supported by classical and contemporary exegetical references. The results show that Surah Al-Ikhlas has a very concise yet precise, harmonious, and richly meaningful linguistic construction, thus confirming the i'jāz lughawī character that is the main feature of the miraculous nature of the Qur'an. These findings show that the power of the message of tawhid in Surah Al-Ikhlas lies not only in its meaning but also in its structured and effective linguistic design.
Integrasi Asbab Al-Nuzul, Muhkam Mutasyabih, dan Nilai Pendidikan dalam Pengembangan Tafsir Tarbawi Royhan Ikhwan; Ru'uliyanah Sabrianti; Mahmud Arif; Jauhar Hatta
Journal Review of Islamic and Social Studies Vol. 1 No. 2 (2025): Journal Review of Islamic and Social Studies
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/riss.v1i2.100

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai teks-teks ethico-legal dan hirarki nilai Abdullah Saeed dalam menafsirkan teks ethico legal. Makalah ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan literatur buku Interpreting The Qur’an: Towards a Contemporary Approach karya Abdullah Saeed. Teks ethico-legal meliputi teks perintah hukum, hukuman terhadap kejahatan, sistem keyakinan, praktik ibadah, dan nilai-nilai universal (kulliyat al khams) seperti pemeliharaan agama, akal, jiwa, keturunan dan harta. Menginterpretasikan teks ethico-legal menurut Abdullah Saeed adalah hal sulit karena membutuhkan konsiderasi tidak hanya aspek linguistik teks tetapi juga dimensi sosio-historis. Dimana interpretasi sosio-historis sekaligus bisa menyingkap dimensi etis teks. Muatan etis seringkali diabaikan oleh mufasir dan orientasi hukum lebih mendominasi penafsiran mereka. Teks atau ayat dipahami secara harfiah terlepas dari pesan normatif-etis ayat. Teks hukum dalam Al-Qur’an disampaikan secara tidak terperinci, kecuali yang berkaitan dengan ayat-ayat ibadah. Untuk membantu menginterpretasikan teks ethico-legal, Saeed merumuskan apa yang dinamakan dengan hirarki nilai yang meliputi nilai-nilai fundamental (obligatory values), nilai-nilai fundamental (fundamental values), nilai-nilai perlindungan (protectional values), nilai-nilai implementasi (implementation values) dan nilai-nilai instruksional (instructional values).
Pendidikan Islam Berdasarkan Al-Qur’an: Kajian Perspektif Pendidikan Atas Q.S. Al-Mumtahanah Ayat 8-9 Ru'uliyanah Sabrianti; Royhan Ikhwan; Mahmud Arif; Jauhar Hatta
Journal Review of Islamic and Social Studies Vol. 1 No. 2 (2025): Journal Review of Islamic and Social Studies
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/riss.v1i2.103

Abstract

Makalah ini mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam dalam Q.S. Al-Mumtahannah ayat 8–9 melalui pendekatan studi kepustakaan. Ayat tersebut memberikan pedoman etis mengenai hubungan sosial antara Muslim dan non-Muslim, terutama terkait prinsip toleransi, keadilan, kewaspadaan, dan keteguhan iman. Ayat ke-8 menegaskan anjuran untuk berbuat baik dan berlaku adil kepada pihak yang tidak memusuhi umat Islam, sementara ayat ke-9 memberikan batasan agar tidak menjalin loyalitas dengan pihak yang memerangi atau menindas umat Islam. Melalui analisis konseptual, historis, dan tafsir, makalah ini menunjukkan bahwa kedua ayat ini relevan dalam menjawab tantangan pendidikan Islam kontemporer, termasuk isu moderasi beragama, keragaman sosial, dan penguatan karakter. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi nilai toleransi, keadilan, dan kewaspadaan iman dapat memperkuat tujuan pendidikan Islam dalam membentuk peserta didik yang moderat, berakhlak mulia, dan mampu hidup harmonis dalam masyarakat multicultural.