Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PRENATAL YOGA KOMBINASI KOMPRES HANGAT TERHADAP NYERI PUNGGUNG IBU HAMIL TRIMESTER III: THE EFFECT OF PRENATAL YOGA COMBINATION OF WARM COMPRESS ON BACK PAIN IN PREGNANT WOMEN THIRD-TRIMESTER Ariani, Dhea; Wenny Indah Purnama Eka Sari; Almaini, Almaini
Jurnal Online Dengan Open Journal System Vol 5 No 1 (2024): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jmswh.v5i1.1846

Abstract

Kehamilan merupakan suatu siklus fisiologis yang terjadi karena perkembangan dan pertumbuhan bayi. Sendi panggul dan tulang tulang belakang menjadi rileks dan kendur selama trimester III kehamilan, menyebabkan nyeri punggung, karena perubahan muskuloskeletal dan tingginya kadar hormon progesteron. Jika nyeri punggung tidak diatasi akan berdampak buruk. Salah satu upaya mengurangi masalah nyeri punggung dengan prenatal yoga dan kompres hangat. Prenatal yoga terbukti efektif untuk mengatasi nyeri punggung dan berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga kombinasi kompres hangat terhadap nyeri punggung pada Ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Kepahiang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan pendekatan yang digunakan adalah one grup pre-test post test dengan membandingkan nilai pre-test post-test. Sampel penelitian ibu hamil trimester III yang diambil dengan metode purposive test dengan sampel total 26 responden. Pengukuran skala nyeri menggunakan  Numeric Rating Scale. Uji Wilcoxon dan uji T sampel dependen merupakan dua uji non-parametrik yang digunakan dalam metode analisis. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan hasil pre-test dan post-test didapatkan   perbeda rata-rata skala nyeri (p-value = 0,000). Prenatal yoga kombinasi kompres hangat terbukti menurunkan nyeri skala nyeri punggung ibu hamil. Bidan diharapkan dapat meningkatkan skill mengenai prenatal yoga, agar dapat mengajarkan kepada ibu hamil sebagai alternatif dalam mengatasi ketidaknyamanan trimester pada trimester III. Ibu yang sudah mendapatkan edukasi prenatal yoga dan kompres hangat diharapkan dapat melakukannya untuk mengurangi ketidaknyamanan pada trimester III
Hubungan Health Literacy dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Simpang IV Sipin Ariani, Dhea; Rudini, Dini; Sari, Yulia Indah Permata; Martawinarti, Rts Netisa; Sari, Putri Irwanti
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is classified as a non-communicable disease that necessitates prolonged therapeutic management. Adherence to antihypertensive medication is a key determinant in achieving controlled blood pressure levels and preventing potential complications. Health literacy likewise plays a critical role in shaping an individual’s capacity to comprehend medical information and make informed decisions related to treatment. This study was conducted to examine the association between health literacy and medication adherence among individuals with hypertension in the operational area of Puskesmas Simpang IV Sipin. This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 150 participants were recruited using a purposive sampling technique. Data collection utilized the HLS-EU-Q16 and MMAS-8 instruments, while data analysis was performed using Pearson correlation. The findings revealed that the average health literacy score was 10.61, and the average medication adherence score was 5.86. Pearson correlation testing showed a significant relationship between health literacy and medication adherence (p < 0.001) with a correlation coefficient (r = 0.65). These results indicate that higher levels of health literacy are associated with better adherence to antihypertensive therapy. Enhancing patients’ health literacy may therefore serve as an effective strategy to improve adherence to antihypertensive treatment.