Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMURNIAN MINYAK IKAN SARDIN (Sardinella sp.) HASIL SAMPING PENEPUNGAN DARI BALI Haryati, Kristina; Jenmau, Irja Sepriyanto; Sinaga, Yohana Yana; Wandikbo, Irfan
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Vol 7 No 2 (2024): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua
Publisher : Cenderawasih University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/acr.v7i2.4208

Abstract

Ikan sardin atau lemuru adalah kelompok dari ikan pelagis yang banyak dijumpai di perairan Selat Bali. Ikan ini dimanfaatkan dalam industri pengalengan maupun industri penepungan, dimana hasil samping pengolahan tersebut menghasilkan limbah berupa minyak ikan. Minyak ikan yang dihasilkan dapat dimanfaatkan kembali, namun memiliki kualitas yang rendah dikarenakan banyaknya komponen pengotor (asam lemak bebas, bilangan peroksida dan sebagainya), sehingga perlu dilakukan pemurnian. Tahapan pemurnian yang dilakukan meliputi degguming, netralisasi, dan bleaching. Tahapan degumming dilakukan untuk menghilangkan senyawa berlendir atau fosfatida dengan menggunakan asam sitrat, tahapan netralisasi untuk menghilangkan asam lemak bebas yang direaksikan dengan NaOH, tahapan bleaching untuk memperbaiki warna dan menghilangkan komponen pengotor yang tidak hilang saat tahapan netralisasi menggunakan magnesol XL. Pengujian parameter oksidasi yang dilakukan meliputi pengujian kadar asam lemak bebas (FFA), bilangan peroksida (PV), bilangan asam (AV), nilai anisidin (AnV), dan total oksidasi (Totox). Hasil menunjukkan bahwa terjadi penurunan nilai parameter oksidasi setelah dilakukan pemurnian yaitu FFA 0,17%; PV 3,99 meq/kg; AV 0,38 mg KOH/g; AnV 8,54 meq/kg; Totox 16,52 meq/kg. Dengan demikian, disimpulkan bahwa serangkaian teknik pemurnian dapat menurunkan nilai parameter oksidasi minyak ikan kasar sehingga memenuhi International Fish Oil Standard (IFOS).
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA NELAYAN PANCING ULUR DI DOK 9 TANJUNG RIA KOTA JAYAPURA Tuhumena, Lolita Constantia; Sinaga, Yohana Yana; Rumahorbo, Basa Tunggul; Warpur, Maklon; Tomasila, Leopold Arthur; Pattinaj, Yvonne Indrajati
PAPALELE (Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan) Vol 10 No 1 (2026): PAPALELE: Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/10.30598/papalele.2026.10.1.18

Abstract

Fishing boat operators at Dock 9 Tanjung Ria, Jayapura City, face various internal and external constraints that affect their productivity and welfare, such as limited capital, low technical knowledge, weather conditions, and fluctuations in the fishing season. This study aims to analyze the social, economic, and technical conditions of fishing boat operators and formulate strategies for developing their businesses. This study uses a survey method with primary data collection through interviews, questionnaires, and observations, as well as secondary data from relevant agencies from August 2025 to January 2026. The research population consisted of 30 longline fishermen who catch yellowfin tuna (Thunnus albacares), as well as descriptive data analysis and SWOT analysis. The results show that longline fishermen are predominantly aged 30 to 39 years old, with a primary school education, 6 to 10 years of business experience, and ≤3 dependents, and they don’t pay any levies to the government. Meanwhile, the recommended development strategies include optimizing the sustainable use of fishing gear, improving facilities and infrastructure, strengthening marketing cooperation, diversifying processed products, and increasing access to capital to improve the welfare of fishermen in Dock 9, Jayapura City, Papua Province.