Rumahorbo, Basa Tunggul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KERAGAAN SOCIAL-ECOLOGICAL SYSTEM SUMBER DAYA PESISIR DAN LAUT DI TELUK YOTEFA, KOTA JAYAPURA, INDONESIA Paulangan, Yunus Pajanjan; Warpur, Maklon; Manalu, Khristhoper Aris Arianto; Barapadang, Barnabas; Tangkelayuk, Herman; Hisyam, Muhammad; Rumahorbo, Basa Tunggul; Ramba, Fitria Yunia; Kainama, Tamara Louraine Jeanette; Baransano, Natan
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 21, No 2 (2025): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.21.2.97-106

Abstract

Social-Ecological System (SES) sebagai konsep interaksi manusia dan alam sangat penting dalam konteks pengelolaan sumber daya di kawasan pesisir secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pemahaman terhadap komponen dan pola interaksi sebagai bagian dari konsep SES sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik SES, yakni komponen dan pola interaksinya di Kawasan Teluk Yotefa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui survey langsung di lapangan dengan cara observasi dan wawancara.  Wawancara dilakukan terhadap 120 responden yang mewakili masyarakat kampung terpilih, instansi pemerintah,  swasta dan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang dipilih secara purposive sampling. Data sekunder diperoleh melalui studi literatur dari berbagai jurnal, laporan penelitian dan sumber data ilmiah lainnya yang relevan dengan kajian. Data yang telah dikumpulkan dibahas secara deskriptif dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan keragaan SES yang cukup beragam, yakni terdapat 6 (enam) komponen pembentuk SES di Teluk Yotefa dengan pola interaksi yang kompleks dan saling ketergantungan, dimana masyarakat sangat tergantung pada sumber daya yang ada di kawasan Teluk Yotefa, dan sebaliknya keberadaan dan kualitas sumber daya dipengaruhi oleh kondisi dan keberadaan masyarakat. Penelitian ini menunjukkan interaksi yang kuat dan saling bergantung antara manusia dan sumber daya alam sehingga perlu pengelolaan yang mampu meningkatkan ketahanan dalam kerangka SES. Oleh karena itu, perlu dukungan melalui peran pemerintah, swasta dan NGO dalam merespon kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya tanpa merusak lingkungan.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA NELAYAN PANCING ULUR DI DOK 9 TANJUNG RIA KOTA JAYAPURA Tuhumena, Lolita Constantia; Sinaga, Yohana Yana; Rumahorbo, Basa Tunggul; Warpur, Maklon; Tomasila, Leopold Arthur; Pattinaj, Yvonne Indrajati
PAPALELE (Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan) Vol 10 No 1 (2026): PAPALELE: Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/10.30598/papalele.2026.10.1.18

Abstract

Fishing boat operators at Dock 9 Tanjung Ria, Jayapura City, face various internal and external constraints that affect their productivity and welfare, such as limited capital, low technical knowledge, weather conditions, and fluctuations in the fishing season. This study aims to analyze the social, economic, and technical conditions of fishing boat operators and formulate strategies for developing their businesses. This study uses a survey method with primary data collection through interviews, questionnaires, and observations, as well as secondary data from relevant agencies from August 2025 to January 2026. The research population consisted of 30 longline fishermen who catch yellowfin tuna (Thunnus albacares), as well as descriptive data analysis and SWOT analysis. The results show that longline fishermen are predominantly aged 30 to 39 years old, with a primary school education, 6 to 10 years of business experience, and ≤3 dependents, and they don’t pay any levies to the government. Meanwhile, the recommended development strategies include optimizing the sustainable use of fishing gear, improving facilities and infrastructure, strengthening marketing cooperation, diversifying processed products, and increasing access to capital to improve the welfare of fishermen in Dock 9, Jayapura City, Papua Province.