Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kekayaan stilistika dalam kumpulan puisi Hidup Tetap Berjalan dan Kita Telah Lupa Alasannya karya Ibe S. Palogai, dengan fokus pada analisis pemajasan, penyiasatan struktur, dan citraan. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya kajian stilistika komprehensif terhadap puisi kontemporer Indonesia yang memanfaatkan bahasa simbolik dan reflektif secara intens, padahal karya Palogai menawarkan kompleksitas bahasa yang signifikan untuk diurai. Urgensi penelitian ini terletak pada upaya sistematis untuk mengungkap bagaimana estetika kebahasaan penyair, yang merupakan kunci memahami pandangan dunianya, diejawantahkan dalam karya tersebut. Penelitian kkajian kualitatif deskriptif ini menggunakan pendekatan stilistika, dengan data berupa larik, kata, dan struktur kebahasaan yang mengandung unsur gaya bahasa dan imaji sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora merupakan pemajasan yang paling dominan (45 kemunculan), menandai kecenderungan penyair mengolah bahasa secara simbolik untuk makna eksistensial. Pada aspek struktur, hiperbola paling sering digunakan, berfungsi memperkuat intensitas emosi. Sementara itu, citraan visual menjadi citraan yang paling menonjol, menunjukkan kemampuan penyair membangun imaji konkret dan reflektif. Secara keseluruhan, gaya Palogai memperlihatkan perpaduan antara simbolisme, emosionalitas, dan kedalaman filosofis tentang kehidupan manusia.