Immanuel Doclas Belmondo Silitonga
Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Upaya Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Minat Dan Prestasi Belajar Siswa Di UPTD SD Negeri 121142 Pematangsiantar Partohap Saut Raja Sihombing; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga; Tiondina Samosir
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa di UPTD SD Negeri 121142 Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen yang terlihat dari kurangnya antusias siswa, rendahnya partisipasi dalam diskusi, dan hasil belajar yang belum optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sederhana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru Pendidikan Agama Kristen, kepala sekolah, serta siswa kelas V dan VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen melakukan berbagai upaya melalui pembelajaran kontekstual, diskusi kelompok, penggunaan media pembelajaran visual, dan pemberian motivasi kepada siswa. Strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat belajar siswa yang terlihat dari meningkatnya antusias, keaktifan bertanya, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Selain itu, prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan setelah diterapkannya pembelajaran yang lebih aktif dan partisipatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran yang kontekstual dan berpusat pada siswa mampu meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa sekolah dasar.
Pengaruh Metode Pembelajaran VAK (Visual–Auditory–Kinesthetic) Berbantuan Media Powtoon Terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas XI Immanuel Doclas Belmondo Silitonga; Sukardo Sitohang; Jumaria Sirait; Marlina Agkris Tambunan; Partohap Saut Raja Sihombing
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Visual–Auditory–Kinesthetic (VAK) dengan menggunakan media pembelajaran Powtoon terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group design. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 5 Pematangsiantar dengan melibatkan dua kelas XI sebagai sampel penelitian, yaitu kelas eksperimen yang terdiri dari 32 siswa dan kelas kontrol yang terdiri dari 30 siswa. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan metode VAK dengan media Powtoon, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks eksplanasi yang diberikan sebelum perlakuan (pretest) dan setelah perlakuan (posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 66,25 meningkat menjadi 82,80 pada posttest dengan gain score sebesar 16,55. Sementara itu, kelas kontrol mengalami peningkatan dari 65,90 menjadi 72,40 dengan gain score sebesar 6,50. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran VAK dengan media Powtoon memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, penggunaan metode pembelajaran inovatif yang dipadukan dengan media digital dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan keterampilan menulis siswa.
Upaya Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Minat Dan Prestasi Belajar Siswa Di UPTD SD Negeri 121142 Pematangsiantar Partohap Saut Raja Sihombing; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga; Tiondina Samosir
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa di UPTD SD Negeri 121142 Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen yang terlihat dari kurangnya antusias siswa, rendahnya partisipasi dalam diskusi, dan hasil belajar yang belum optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sederhana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru Pendidikan Agama Kristen, kepala sekolah, serta siswa kelas V dan VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen melakukan berbagai upaya melalui pembelajaran kontekstual, diskusi kelompok, penggunaan media pembelajaran visual, dan pemberian motivasi kepada siswa. Strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat belajar siswa yang terlihat dari meningkatnya antusias, keaktifan bertanya, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Selain itu, prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan setelah diterapkannya pembelajaran yang lebih aktif dan partisipatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran yang kontekstual dan berpusat pada siswa mampu meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa sekolah dasar.
Pengalaman Calon Guru di Era Kurikulum Merdeka Intan Cezya Sijabat; Jhon Eliezer Naibaho; Wina Ekayanti Sinaga; Septian Immanuel Sinaga; Ruth Melina Sitohang; Kristin Anggreini Siahaan; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga
Young Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 2 No. 1 (2026): Young Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : Yayasan Bayt Shufiya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66867/yjssh.v2i1.264

Abstract

This study aims to provide an in-depth understanding of the experiences of students from the Program at HKBP Nommensen University Pematangsiantar during their Field Teaching Practice (PPL) at Taman Madya (Private) Tamansiswa Senior High School in the 2025 academic year. Over fourteen weeks (August 20–December 10, 2025), the students engaged in teaching activities, lesson plan development, and non-instructional programs within the framework of the Merdeka Curriculum (Independent Curriculum). Employing a narrative study approach, this research positions student experiences as the primary data source to explore reflective learning processes and the formation of professional teacher identity. The findings reveal that PPL serves as a dialectical space where pedagogical theories learned at the university intersect with the dynamic social realities of the school environment. Three key findings emerged: first, the consistency between theory and practice is expressed through the students’ reflective capacity to interpret and adapt theoretical knowledge to contextual realities; second, the mentoring relationship between student teachers and supervising teachers demonstrates a shift from hierarchical supervision toward collaborative partnership that fosters mutual learning; and third, student teachers’ responses to contemporary educational issues—particularly digitalization and the Merdeka Curriculum—encourage the development of technology-based learning innovations and critical literacy practices. The study concludes that PPL not only equips student teachers with instructional competencies but also cultivates professional awareness, pedagogical autonomy, and social sensitivity—qualities that form the foundation of effective and human-centered teachers in an era of educational transformation.