Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Psychological Safety, Organizational Support, and Employee Well-being: The Moderating Role of Engagement Raden Hasan; Hilda Yuliastuti; Lesna Purnawan; Caesar Rismanto; Febri Sari Siahaan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10619

Abstract

This study examines how psychological safety and perceived organizational support influence employee well-being, while assessing employee engagement as a moderating variable in the manufacturing sector. Employee well-being has become an important concern for manufacturing organizations because employees often face production pressure, repetitive work routines, and demanding operational targets. A quantitative research design with a cross-sectional survey approach was employed. Data were collected from 150 manufacturing employees who had worked in their organizations for at least one year. Respondents were selected using purposive sampling, and the data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling with SmartPLS 4. The measurement model confirmed adequate reliability, convergent validity, and discriminant validity, with all constructs meeting the recommended thresholds. The structural model demonstrated strong explanatory power, with an R-square value of 0.813 for employee well-being and a Q-square value of 0.536, indicating strong predictive relevance. The results show that psychological safety has a positive and significant effect on employee well-being. Perceived organizational support also positively and significantly enhances employee well-being and represents the strongest direct predictor in the model. Furthermore, employee engagement significantly strengthens the relationships between psychological safety and employee well-being, as well as between perceived organizational support and employee well-being. These findings indicate that supportive and psychologically safe workplaces are more effective in improving well-being when employees are highly engaged. The study contributes to employee well-being literature by providing empirical evidence from an underexplored manufacturing context in Indonesia and offers practical implications for human resource managers.
Perancangan Sistem Inventory Marketplace dengan Executive Dashboard Menggunakan Waterfall Toni Hadi Prasetyo; Saryani Saryani; Raden Hasan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11631

Abstract

PT KSI Home Appliances menghadapi ketidaksesuaian data persediaan karena pencatatan stok, item masuk, item keluar, dan distribusi ke marketplace masih bergantung pada spreadsheet serta dokumen manual. Kondisi tersebut berisiko menimbulkan keterlambatan pembaruan data, kesalahan pencatatan, perbedaan antara stok tercatat dan stok fisik, kesulitan penelusuran transaksi, serta keterlambatan penyusunan laporan. Penelitian ini bertujuan merancang aplikasi sistem inventory marketplace berbasis web yang dilengkapi Executive Dashboard untuk mendukung pemantauan kondisi stok dan aktivitas operasional secara terpusat. Data dikumpulkan melalui observasi pada area gudang, packing marketplace, dan administrasi, wawancara dengan petugas gudang serta divisi IT, dan dokumentasi proses kerja di PT KSI Home Appliances. Pengembangan sistem menerapkan metode Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian berupa aplikasi dengan autentikasi berbasis peran, pengelolaan data master admin, petugas, marketplace, rak, dan item, pencatatan item masuk dan item keluar, ajuan item, laporan inventory, log aktivitas, serta dashboard monitoring. Executive Dashboard menyajikan ringkasan total stok, stok yang perlu diperiksa, transaksi masuk dan keluar, ajuan item, distribusi per marketplace, aktivitas terbaru, dan grafik perbandingan transaksi. Pengujian Black Box terhadap 24 skenario menunjukkan seluruh fungsi menghasilkan keluaran sesuai harapan. Rancangan ini mendukung pencatatan yang lebih terstruktur, keterlacakan transaksi, pemantauan stok yang lebih mudah, dan penyediaan informasi operasional bagi admin maupun manajemen. Integrasi API marketplace, notifikasi stok minimum, serta pengujian performa dan keamanan dapat dikembangkan pada penelitian berikutnya.
Perancangan Sistem Informasi Portal Desa Dan Digitalisasi Pelayanan Masyarakat Berbasis Website Menggunakan Metode Agile Di Desa Pabuaran Eka Purwanti; Saryani Saryani; Raden Hasan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1633

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi digital dalam berbagai sektor, termasuk pelayanan publik di tingkat desa. Desa Pabuaran sebagai salah satu desa di Kabupaten Tangerang masih menghadapi kendala dalam penyampaian informasi dan pelayanan administrasi yang sebagian besar dilakukan secara manual. Proses tersebut menyebabkan pelayanan menjadi kurang efektif, memakan waktu, serta membatasi akses masyarakat terhadap informasi dan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Portal Informasi dan Digitalisasi Pelayanan Masyarakat Berbasis Website di Desa Pabuaran. Digitalisasi pelayanan dalam penelitian ini difokuskan pada layanan surat menyurat yang paling sering digunakan oleh masyarakat, yaitu surat domisili, surat kehilangan, surat pengantar KTP/Kartu Keluarga (KK), serta surat pengantar SKCK. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Agile, yang memungkinkan proses pengembangan dilakukan secara bertahap, fleksibel, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Selain itu, analisis sistem dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif dan metode PIECES untuk mengidentifikasi permasalahan pada sistem yang sedang berjalan. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP Native dengan dukungan HTML, CSS, dan Bootstrap sebagai antarmuka pengguna, serta MySQL sebagai basis data. Sistem ini menyediakan fitur informasi desa, pengajuan layanan administrasi secara online, serta pengelolaan data oleh admin. Pengujian sistem dilakukan untuk memastikan bahwa sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Informasi Portal Informasi dan Digitalisasi Pelayanan Masyarakat Berbasis Website mampu meningkatkan efisiensi pelayanan, mempercepat proses administrasi, serta mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan tanpa harus datang langsung ke kantor desa. Selain itu, sistem ini juga meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan publik di Desa Pabuaran.