Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN ORGANISASI: PENERAPAN METODE AGILE MELALUI TRANSFORMASI INOVASI, BUDAYA ORGANISASI, DIGITALISASI, DAN MANAJEMEN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN Caesar Rismanto; Diksi Metris; Ahmad Rasyiddin; Rofik Priyanto
Al-KALAM : JURNAL KOMUNIKASI, BISNIS DAN MANAJEMEN Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-kalam.v12i1.16352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengembangan organisasi melalui penerapan metode Agile, dengan fokus pada transformasi inovasi, budaya organisasi, digitalisasi, dan manajemen pemasaran untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Agile, sebagai pendekatan yang lincah dan adaptif, dianggap relevan dalam menghadapi tantangan perubahan cepat di lingkungan bisnis. Transformasi inovasi dan budaya organisasi diidentifikasi sebagai elemen krusial yang mendukung keberhasilan penerapan Agile. Selain itu, digitalisasi dan peningkatan strategi pemasaran digital juga dianggap penting untuk memaksimalkan efisiensi dan daya saing perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang penerapan Agile di beberapa perusahaan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana penerapan Agile dapat membantu perusahaan bertransformasi dan meningkatkan kinerja di tengah dinamika pasar yang kompleks.
Optimalisasi Kebijakan Pajak Dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Dan Penerimaan Negara Di Indonesia Hariri Hariri; Nuhfendi Nuhfendi; Caesar Rismanto; Aries Sundoro
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5685

Abstract

Kebijakan pajak memiliki peran krusial dalam mendukung penerimaan negara dan stabilitas ekonomi. Namun, tantangan dalam kepatuhan wajib pajak masih menjadi isu utama yang harus diatasi oleh pemerintah Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak dan efektivitas kebijakan perpajakan yang diterapkan di Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menyoroti berbagai strategi optimalisasi kebijakan pajak guna meningkatkan kepatuhan masyarakat dan penerimaan negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan kebijakan perpajakan yang menekankan simplifikasi regulasi, peningkatan kualitas pelayanan, serta pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi berimplikasi positif terhadap peningkatan kepatuhan wajib pajak dan optimalisasi penerimaan negara.
Transformasi Follower to Leader pada Generasi Muda Bidang Bisnis dan Marketing Febri Sari Siahaan; Amanda Sona Priscillia; Lesna Purnawan; Ayi Krisnha W.A.N; Ulfah Ulfah; Nuhfendi Nuhfendi; Caesar Rismanto; Dedianto Turnip; Rachman Hakim; Dadang Abdullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.1982

Abstract

This community service program was motivated by the low leadership mindset and leadership skills among young people in business and marketing, who tend to remain passive followers. The objective of this program was to enhance participants’ understanding, skills, and leadership attitudes through the from follower to leader approach. The methods applied included community education, science and technology diffusion, experiential learning-based training, mediation, and mentoring implemented through socialization, simulation, and follow-up assistance. The results showed a 37.6% increase in participants’ understanding based on pre-test and post-test scores, along with behavioral changes toward being more proactive, confident, and capable of making decisions. In addition, communication and teamwork skills improved significantly. This program demonstrates that experiential learning is effective in developing youth leadership. Therefore, this model is important to be further developed to enhance competitiveness in business and marketing.
Psychological Safety, Organizational Support, and Employee Well-being: The Moderating Role of Engagement Raden Hasan; Hilda Yuliastuti; Lesna Purnawan; Caesar Rismanto; Febri Sari Siahaan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10619

Abstract

This study examines how psychological safety and perceived organizational support influence employee well-being, while assessing employee engagement as a moderating variable in the manufacturing sector. Employee well-being has become an important concern for manufacturing organizations because employees often face production pressure, repetitive work routines, and demanding operational targets. A quantitative research design with a cross-sectional survey approach was employed. Data were collected from 150 manufacturing employees who had worked in their organizations for at least one year. Respondents were selected using purposive sampling, and the data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling with SmartPLS 4. The measurement model confirmed adequate reliability, convergent validity, and discriminant validity, with all constructs meeting the recommended thresholds. The structural model demonstrated strong explanatory power, with an R-square value of 0.813 for employee well-being and a Q-square value of 0.536, indicating strong predictive relevance. The results show that psychological safety has a positive and significant effect on employee well-being. Perceived organizational support also positively and significantly enhances employee well-being and represents the strongest direct predictor in the model. Furthermore, employee engagement significantly strengthens the relationships between psychological safety and employee well-being, as well as between perceived organizational support and employee well-being. These findings indicate that supportive and psychologically safe workplaces are more effective in improving well-being when employees are highly engaged. The study contributes to employee well-being literature by providing empirical evidence from an underexplored manufacturing context in Indonesia and offers practical implications for human resource managers.