Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Pelayanan Desa Berbasis Komunikasi Responsif Titin Dunggio; Ghoriqna Fibahril Wahdah; Firyal Kuense; Fitriyani Amran; Handika Syarif; Intan Pratiwi Asira
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 06 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i06.3574

Abstract

Pelayanan publik di tingkat desa memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Namun, masih ditemukan berbagai kendala dalam pelaksanaannya, seperti kurang optimalnya komunikasi aparatur desa, lambatnya respons terhadap kebutuhan masyarakat, serta belum maksimalnya penerapan prinsip pelayanan prima. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan yang mengintegrasikan aspek manajemen pelayanan dan komunikasi responsif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur desa dalam menerapkan manajemen pelayanan desa berbasis komunikasi responsif guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. Kegiatan dilaksanakan di Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango dengan sasaran aparatur desa dan unsur masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, simulasi pelayanan, dan sesi tanya jawab yang dilakukan secara partisipatif. Materi yang diberikan mencakup konsep manajemen pelayanan publik, komunikasi responsif, etika pelayanan, dan pelayanan prima. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Melalui simulasi pelayanan, peserta mampu memahami penerapan komunikasi responsif dalam menghadapi berbagai situasi pelayanan secara lebih efektif. Sementara itu, sesi tanya jawab memberikan ruang bagi peserta untuk mendiskusikan berbagai permasalahan pelayanan yang dihadapi serta memperoleh alternatif solusi yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola pelayanan publik yang lebih profesional, komunikatif, dan responsif. Pelatihan manajemen pelayanan desa berbasis komunikasi responsif dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan aparatur desa dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan.
COMMUNITY SATISFACTION LEVEL WITH THE QUALITY OF PUBLIC SERVICES IN DIMITO VILLAGE Sukrin Badu; Sudarsono; Ghoriqna Fibahril Wahdah
Journal of Economic, Business, and Administration (JEBA) Vol. 5 No. 3 (2024): Journal of Economic, Business and Administration (JEBA)
Publisher : LP2M Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47918/jeba.v4i4.493

Abstract

This study aims to measure the level of community satisfaction, evaluate the quality of public services, and analyze the influence of service quality on community satisfaction in Dimito Village, Wonosari District. This research employs a quantitative approach with a survey design. Data were collected from 80 respondents using research instruments (questionnaires) and analyzed using simple linear regression via SPSS. The results indicate that public service delivery in Dimito Village generally aligns with the Ministry of State Apparatus Empowerment and Bureaucratic Reform Regulation No. 14 of 2017. Dimensions of simplicity and clarity received high appreciation, with 48.8% and 60% of respondents strongly agreeing with the performance in these areas, respectively. However, findings suggest a need for improvement regarding service duration (time efficiency) and security aspects. Statistical analysis confirms a positive and significant influence of service quality on community satisfaction, with a regression coefficient of 0.636. This implies that a 1% improvement in service quality significantly enhances community satisfaction by 63.6%. These results emphasize that optimizing administrative procedures and officer competence is vital for fostering public trust and welfare at the village level.