Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Risk Management: Challenges For Village Government in Managing Village Funds, in Indonesia Arwanto Harimas Ginting; Yetty Sembiring
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 29, No 2 (2025): November
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.101444

Abstract

This study reviews the challenges in implementing risk management for village fund management and provides insights based on current practices. Risk management provides a process for addressing risks associated with managing village funds; however, it faces barriers, particularly at the village level within government organizations. The work background and educational experience of village heads and officials are key obstacles in applying the RM village fund management. The study uses a qualitative, descriptive approach; locations were selected based on established criteria for independent villages in mountainous areas. Data collection involved interviews, searching documents for regulations, followed by analysis through preparation, reading, viewing, coding and interpretation. This study identified eight types of risk, categorized into two groups, during the implementation of risk management for the misuse of village funds. Therefore, providing socialization to village governments on training, policy setting, and local government support is crucial to solve challenges in village funds management. The research is limited to two villages in the mountainous region. The findings are useful for developing government science, particularly in local government management, and are necessary to achieve effective small-scale governance and development. Challenges come from both internal and external sources within the village government during risk management implementation. 
Perancangan Sistem Informasi Pembayaran Pajak (SIPP) Berbasis Mobile di Kecamatan Karawang Timur: Perancangan Sistem Informasi Pembayaran Pajak (SIPP) Ezra Siregar; rotzami; rozali ilham; yetty sembiring
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 12 No 1 (2026): Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/positif.v12i1.15271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pembayaran pajak berbasis mobile di tingkat kecamatan, dengan studi kasus pada Kecamatan Karawang Timur. Keberadaan sistem informasi ini berperan penting dalam pengelolaan transaksi dan pelayanan publik, termasuk dalam administrasi perpajakan. Di era digital ini, pemanfaatan teknologi dipandang sebagai solusi dalam meningkatkan efektivitas perolehan pajak daerah yang selama ini masih terkendala oleh metode konvensional. Pajak sebagai salah satu sumber pendapatan negara, memerlukan pengelolaan yang efektif dan akuntabel guna mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. Penelitian terdahulu telah menunjukkan adanya pengaruh positif sistem pembayaran daring terhadap kepatuhan wajib pajak, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan negara. Dengan perancangan sistem yang komprehensif, penelitian ini tidak hanya menghasilkan model aplikasi mobile yang memudahkan dan mempercepat proses pembayaran pajak bagi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi dalam mengoptimalkan pendapatan pajak daerah.
PENGELOLAAN ASET MELALUI SIMBADA DI KECAMATAN MEDAN BARU Elisha Stacia Janrika Surbakti; Yetty Sembiring; Ardieansyah Ardieansyah; Elvira Mulya Nalien
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Dalam konteks pengelolaan keuangan negara, aset daerah merupakan salah satu komponen penting yang perlu dikelola secara efektif dan efisien. Aset daerah merupakan sumber daya ekonomi yang dikuasai dan/atau dimiliki oleh pemerintah daerah sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi dan/atau sosial di masa depan diharapkan dapat diperoleh, baik oleh pemerintah daerah maupun oleh masyarakat. Tujuan: Menganalisis implementasi Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA) dalam pengelolaan aset di Kecamatan Medan Baru, Mengidentifikasi tantangan dan kendala dalam penggunaan SIMBADA untuk pengelolaan aset di tingkat kecamatan dan Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi pengelolaan aset melalui SIMBADA di Kecamatan Medan Baru dibandingkan dengan sistem pengelolaan aset konvensional. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah metode kualitatif. Hasil dan Pembahasan: Proses implementasi SIMBADA di Kecamatan Medan Baru dimulai dengan sosialisasi dan pelatihan bagi para petugas pengelola aset. Tantangan yang dihadapi dalam implementasi SIvvMBADA adalah: kesulitan dalam mengoreksi kesalahan input data yang mengharuskan penginputan ulang dari awal, kebutuhan akan format laporan khusus yang tidak tersedia di sistem, dan beban kerja tambahan ketika pihak keuangan meminta laporan manual di luar SIMBADA. Kendala ini menimbulkan inefisiensi tertentu meskipun sistem secara keseluruhan memberikan manfaat. Kesimpulan: Implementasi SIMBADA di Kecamatan Medan Baru telah mengubah pengelolaan aset dari sistem manual berbasis Excel menjadi sistem terintegrasi berbasis web, SIMBADA terbukti lebih unggul dibandingkan sistem pengelolaan aset konvensional menggunakan Excel.