Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN DINAS SOSIAL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM MENANGANI KEKERASAN TERHADAP ANAK DI KABUPATEN TANAH DATAR Puja Ayuni Bestary; Ahmad Averus Toana; Elvira Mulya Nalien
Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Vol 48 No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan (LRPSP), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jipwp.v48i2.2835

Abstract

Kekerasan terhadap anak di Kabupaten Tanah Datar termasuk dalam angka krisis, dimana kasus kekerasan terhadap anak terus meningkat setiap tahunnya, dalam lima tahun terakhir total kasus kekerasan terhadap anak terdapat 331 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran yang dijalankan dinas dalam menangani kekerasan terhadap anak di Kabupaten Tanah Datar, faktor yang menyebabkan terhambatnya proses penanganan dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Sementara itu, Teknik Analisis Data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian , penulis menyimpulkan bahwa dinas dalam menangani kekerasan terhadap anak belum optimal. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya aparatur dan fasilitas penunjang anak, belum terbentuknya Lembaga Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di semua desa, terhambatnya hubungan komunikasi antara dinas dengan aparat desa dan juga masyarakat, serta pandemi yang melanda saat ini. Dari penelitian ini diharapkan dinas dapat kembali menyusun analisis kebutuhan pegawai, dan analisis kebutuhan sarana dan prasarana penunjang perlindungan anak baik di kantor maupun di Kabupaten Tanah Datar, perlunya membangun komunikasi dengan masyarakat dengan sosialisasi melalui media cetak atau elektronik, radio, brosur, film pendek serta Forum Group Discussion dan mengajukan usulan kepada pemerintah daerah maupun provinsi untuk membangun rumah singgah yang berfungsi sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah. Kata Kunci: Anak; Kekerasan; Peran.
Menganalisis Kebijakan Fiskal dan Moneter: Dampaknya terhadap Stabilitas Ekonomi Ira Meiyenti; Ika Agustina; Erry Fitrya Primadhany; Tumija Tumija; Elvira Mulya Nalien
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 1 No 03 (2023): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v1i03.503

Abstract

Makalah penelitian ini menyajikan analisis bibliometrik terhadap literatur mengenai kebijakan fiskal dan moneter serta dampaknya terhadap stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren, pola, dan kesenjangan pengetahuan dalam bidang penelitian ini. Analisis bibliometrik memungkinkan penilaian sistematis dan kuantitatif terhadap publikasi, memberikan wawasan tentang pertumbuhan literatur, penulis yang berpengaruh, jurnal-jurnal terkemuka, dan keseluruhan struktur intelektual bidang ini. Dengan menganalisis sejumlah besar artikel ilmiah, penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih baik mengenai hubungan antara kebijakan fiskal dan moneter dan stabilitas ekonomi.
PENGELOLAAN ASET MELALUI SIMBADA DI KECAMATAN MEDAN BARU Elisha Stacia Janrika Surbakti; Yetty Sembiring; Ardieansyah Ardieansyah; Elvira Mulya Nalien
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Dalam konteks pengelolaan keuangan negara, aset daerah merupakan salah satu komponen penting yang perlu dikelola secara efektif dan efisien. Aset daerah merupakan sumber daya ekonomi yang dikuasai dan/atau dimiliki oleh pemerintah daerah sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi dan/atau sosial di masa depan diharapkan dapat diperoleh, baik oleh pemerintah daerah maupun oleh masyarakat. Tujuan: Menganalisis implementasi Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA) dalam pengelolaan aset di Kecamatan Medan Baru, Mengidentifikasi tantangan dan kendala dalam penggunaan SIMBADA untuk pengelolaan aset di tingkat kecamatan dan Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi pengelolaan aset melalui SIMBADA di Kecamatan Medan Baru dibandingkan dengan sistem pengelolaan aset konvensional. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah metode kualitatif. Hasil dan Pembahasan: Proses implementasi SIMBADA di Kecamatan Medan Baru dimulai dengan sosialisasi dan pelatihan bagi para petugas pengelola aset. Tantangan yang dihadapi dalam implementasi SIvvMBADA adalah: kesulitan dalam mengoreksi kesalahan input data yang mengharuskan penginputan ulang dari awal, kebutuhan akan format laporan khusus yang tidak tersedia di sistem, dan beban kerja tambahan ketika pihak keuangan meminta laporan manual di luar SIMBADA. Kendala ini menimbulkan inefisiensi tertentu meskipun sistem secara keseluruhan memberikan manfaat. Kesimpulan: Implementasi SIMBADA di Kecamatan Medan Baru telah mengubah pengelolaan aset dari sistem manual berbasis Excel menjadi sistem terintegrasi berbasis web, SIMBADA terbukti lebih unggul dibandingkan sistem pengelolaan aset konvensional menggunakan Excel.
STRATEGI PENGELOLAAN ASET TETAP DI KECAMATAN PANAKKUKANG KOTA MAKASSAR Andi Reskia Nurhidayah Abbas; Decky Dwi Utomo; Ardieansyah Ardieansyah; Elvira Mulya Nalien
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Aset tetap merupakan elemen penting dalam struktur penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik. Aset tetap memerlukan strategi pengelolaan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel untuk menunjang optimalisasi kinerja dan menjamin kelangsungan peran dan fungsi pemerintah untuk pelayanan publik yang lebih optimal. Tujuan: untuk mendeskripsikan strategi pengelolaan aset tetap di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Metode: Metode yang digunakan dalam pelaporan ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan aparatur kecamatan dan masyarakat, serta studi dokumen. Hasil dan Pembahasan: strategi pengelolaan aset tetap di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar yaitu pengangkatan pengurus barang, konsistensi dalam pencatatan dan pelaporan, pembinaan teknis, sosialisasi pengelolaan aset tetap, pelaksanaan Sensus Barang berbasis E-System, dan Peningkatan Sarana dan Prasarana. Kesimpulan: strategi pengelolaan aset tetap di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar terbagi atas enam, yaitu pengangkatan pengurus barang, konsistensi dalam pencatatan dan pelaporan, pembinaan teknis, sosialisasi pengelolaan aset tetap, pelaksanaan Sensus Barang berbasis E-System, dan Peningkatan Sarana dan Prasarana. Namun, dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari beberapa kendala seperti, keterbatasan sumber daya manusia, keberadaan aset lama, dan kurangnya pembaruan data dan perubahan fisik aset.