Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode PEGAS (Pose, Ekspresi, Gerakan Tangan, Atraktif dan Suara) sebagai Cara Mengatasi Grogi Public Speaking Noerwenda, Fauzi; Rahman, Eva Rufaida; Karima, Nenden Naila; Triwardhani, Ike Junita
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 12 No. 2 (2024): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 12 No. 2 Desember 2024
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMM.033.02

Abstract

Public speaking adalah sebuah core skill atau kemampuan utama yang dibutuhkan pada era digital. Kemampuan public speaking telah dilatih pada pendidikan formal sejak tingkat dasar dengan mulai dituntutnya siswa melakukan presentasi di depan kelas. Public speaking pada pelaksanaannya memiliki tantangan yang sering dirasakan oleh para pembicara, salah satunya adalah munculnya perasaan grogi. Perasaan grogi adalah perasaan yang muncul ketika seorang pembicara merasa canggung ketika tampil dihadapan publik. Perasaan grogi dapat diatasi dengan cara pembicara menerapkan metode PEGAS yang terdiri dari unsur komunikasi dalam kategori non verbal. Tulisan ini memiliki tujuan untuk membuka wawasan dan pengetahuan baru tentang cara mengatasi grogi yang biasa muncul dalam pelaksanaan public speaking dan memperkenalkan Metode PEGAS sebagai salah satu cara dalam mengatasi grogi pada public speaking ke khalayak lebih luas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap ahli/expert dalam bidang public speaking yakni salah satu founder lembaga pelatihan public speaking yang juga sudah sering menjadi seorang pembicara dan juga MC dalam berbagai macam kegiatan. Informan menyebutkan PEGAS merupakan sebuah unsur yang merumuskan secara sederhana mengenai tingkat kemampuan public speaking seseorang. PEGAS adalah singkatan yang terdiri dari pose, eskpresi, gerakan tangan, atraktif dan suara. Unsur PEGAS ini bisa menjadi ciri untuk mengetahui tingkat grogi narasumber bahkan juga bisa menjadi ciri tingkat percaya diri.
Verbal Strategies in Building a Trainer's Impression in the Opening Session of Training Noerwenda, Fauzi; Anne Maryani; Kurniadi, Oji
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 41, No. 2, (December 2025) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v41i2.4529

Abstract

Training sessions are crucial moments for trainers to help participants improve their skills and confidence. Trainers at Persona Public Speaking are responsible for enhancing participants’ speaking abilities to become more effective and impactful. One key aspect of this process is the trainer’s ability to create a strong first impression through verbal communication strategies at the beginning of the session. A positive first impression can establish a comfortable learning atmosphere, motivate participants, and strengthen the trainer’s credibility. This study aims to analyze the verbal strategies used by trainers in creating first impressions during training sessions. Using a descriptive qualitative approach, four trainers from Persona Public Speaking were involved as research subjects. Data was collected through observation and in-depth interviews, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The results show that the use of formal greetings, opening rhymes, analogies, and acronyms forms part of the verbal strategies effectively used to capture attention and foster emotional closeness among participants. Furthermore, diction adjustments based on participant profiles and the influence of role models also shape the trainers’ communication styles. These findings highlight the importance of mastering verbal communication strategies as a core competency for trainers in adult learning contexts, as well as the critical role of early verbal choices in creating positive impressions while providing practical contributions to the development of effective, communication-based training.