Cicilia Kimberly Oldy Saragih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DORONGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA KIP ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Cicilia Kimberly Oldy Saragih; Cindy Silviana Br. Sihotang; Juventus Simangunsong; Berlianti, Berlianti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i7.7195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis motivasi belajar mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Sumatera Utara (USU). Motivasi belajar menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan, terutama bagi mahasiswa dari latar belakang sosial ekonomi rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa KIP Kuliah memiliki tingkat motivasi belajar yang tinggi, dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik muncul dari keinginan untuk meraih prestasi dan memberikan kontribusi sosial, sedangkan motivasi ekstrinsik dipengaruhi oleh syarat IPK minimum dan dukungan finansial dari beasiswa. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai kesulitan yang dihadapi mahasiswa, seperti keterbatasan finansial tambahan dan akses terbatas ke fasilitas. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pihak kampus dan pemerintah dalam upaya meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, serta merekomendasikan pengembangan program dukungan finansial dan manajemen waktu.
Implementasi Program Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) pada Pengemis di Kota Medan Cicilia Kimberly Oldy Saragih; Fajar Utama Ritonga
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v4i1.1420

Abstract

Equal access to health services is a fundamental right of citizens. However, vulnerable groups such as beggars are often neglected because they do not have valid residence documents. The Medan City Government launched the Medan Berkah Health Insurance Program (JKMB) to support universal Health Coverage, allowing free health services only with a Medan ID card. This study aims to assess the implementation of JKMB on beggars in Medan City by using the implementation suitability model from David C. Korten, which emphasizes the relationship between programs, organizations, and beneficiaries. The method used is a descriptive qualitative approach, with data collection through in-depth interviews, observations, and documentation studies. Informants consisted of beggars without identity who had been disciplined by Social Services, program Implementation officers, and academics in the field of social welfare. The results showed that JKMB can only be accessed by beggars while under the supervision of Social Services, through temporary identities such as "Mr. X". After being repatriated (reunification), access to health services cannot be continued due to the absence of An ID. The Program has not been able to reach marginalized groups on an ongoing basis, and there has been no integration of cross-sector data systems. The findings expose the discrepancy between program design and Target conditions, highlighting the importance of more inclusive policy reformulation, facilitation of identity ownership, and inter-agency coordination to create equitable and sustainable health access for all citizens